Jagalah langkahmu, kalau engkau berjalan ke rumah Allah! Menghampiri untuk mendengar adalah lebih baik dari pada mempersembahkan korban yang dilakukan oleh orang-orang bodoh, karena mereka tidak tahu, bahwa mereka berbuat jahat.”
(Pkh. 4: 17)
Banyak orang Kristen menganggap bahwa beribadah atau berbakti kepada Tuhan adalah aktivitas datang kepada Tuhan di gedung gereja, duduk manis menyanyikan nyanyian rohani, mendengarkan firman Tuhan, berdoa dalam kebersamaan, memberikan persembahan dan persepuluhan serta menerima berkat Tuhan melalui Hamba Tuhan di saat akhir ibadah. Waspadalah kalau kita memiliki konsep yang demikian.
Bagian kalimat dari ayat nats ita hari ini, “Jagalah langkahmu, kalau engkau berjalan ke rumah Allah!”, ini bukanlah sekedar peringatan biasa. Penulis kitab Pengkhotbah mengingatkan kita semua agar kita tidak main-main dalam berbakti. Artinya bahwa orang beribadah hendaknya dilakukan dengan motivasi yang benar, dengan maksud dan tujuan yang benar yakni adanya kerinduan untuk mencari hadirat Tuhan. Ingatlah, “ Tuhan ada di dalam bait-Nya yang kudus.” (Mzm.11: 4a). Datang ke Rumah Tuhan berarti akan bertemu dengan Tuhan, menikmati kehadiran-Nya dalam setiap ibadah kita serta merasakan berkat-Nya dalam setiap ibadah kita.
Bagian kalimat dalam ayat nats hari ini mengatakan dengan tegas, “Menghampiri untuk mendengar adalah lebih baik dari pada mempersembahkan korban yang dilakukan oleh orang-orang bodoh.” Ini berarti Tuhan memang menghendaki kesiapan hati dan pikiran kita untuk berjumpa dengan Dia, lebih dari sekedar kita memberi persembahan, lebih dari sekedar hanya “setor muka” agar dilihat banyak orang sebagai anak Tuhan yang rajin dan setia. Jika kita hanya seperti orang pada umumnya itu, lihatlah apa yang dikatakan Tuhan, “karena mereka tidak tahu, bahwa mereka berbuat jahat.” Betapa kasar dan tidak enaknya pernyataan itu, tetapi itu adalah sabda Tuhan, kita tidak bisa mengabaikannya.
Karena itu, di saat kita beribadah atau berbakti di gedung gereja, ingatlah selalu apakah kehadiran kita sudah kita dasari dengan motivasi yang benar untuk bertemu dengan Tuhan, untuk menikmati hadirat-Nya dan untuk menikmati firman-Nya. Jangan main-main dalam beribadah, berbakti kepada Tuhan, agar tujuan kita beribadah dapat kita terima. Tuhan Yesus memberkati, Amin.
(RI12072022)
Pokok Doa:
- Perang Rusia & Ukraina segera berakhir supaya kondisi keamanan dan perekonomian dapat membaik;
- Harga minyak dunia dapat turun kembali supaya sektor usaha yang terdampak harga minyak dunia dapat bertahan;
- Pemerintah dapat mengendalikan harga barang-barang, terutama bahan pokok;
- Kekuatan dan penghiburan bagi keluarga besar Alm. Dwi Kristian yang berpulang ke rumah Bapa di surga pada tanggal 8 Juli 2022.
Pokok Doa Cabang SRIBAWONO, Lampung Timur
- Pelayanan dan kesehatan Gembala Sidang: Pdm. Kadek Teguh Indra serta keluarga;
- Pelayanan baru di Bandar Lampung;
- Jemaat yang sedang belajar bersaksi untuk membawa keluarganya ke gereja dan mengenal Tuhan Yesus.
