“Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku, maka damai sejahteramu akan seperti sungai yang tidak pernah kering, dan kebahagiaanmu akan terus berlimpah seperti gelombang-gelombang laut yag tidak pernah berhenti.”
(Yes. 48: 18)
Dalam khotbah Gereja Baptis Indoneia Kebayoran hari Minggu tanggal 15 Mei 2022 kemarin, firman Tuhan menyatakan bahwa damai sejahtera itu tidak dapat disembunyikan. Artinya seseorang yang dalam keadaan damai sejahtera akan tampak dari perilakunya sehari-hari. Demikian pula damai sejahtera tidak bisa direkayasa, artinya seseorang yang tidak/belum memiliki damai sejahtera berusaha menampilkan damai sejahtera yang dibuat-buat akan kelihatan jelas dari perilakunya sehari-hari.
Yesaya 48: 18 yang merupakan ayat nats kita hari ini, menyatakan dengan jelas bahwa seseorang yang memperhatikan perintah-perintah Tuhan, dalam arti mempelajari, memahami dan melaksanakan firman Tuhan, maka akan mendapatkan damai sejahtera dan kebahagiaan. Ini adalah damai sejahtera sejati dan kebahagiaan sejati yang dialami oleh orang tersebut. Damai sejahtera dan kebahagia yang bagaimana yang diperoleh karena memperhatikan perintah-perintah-Nya? Mari kita simak firman-Nya tersebut:
- Damai sejahtera seperti sungai yang tidak pernah kering. Sungai yang tidak pernah kering berarti sungai tersebut dialiri air dari sumber yang tidak pernah habis airnya. Sungai itu berguna untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar yang dialiri sungai tersebut, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun kebutuhan irigasi pertanian dan sebagainya. Ini berarti bahwa damai sejahtera sejati yang bersumber dari Allah sendiri, bukan hanya bermanfaat untuk diri sendiri, tetapi juga bermanfaat untuk orang yang di sekitar kita. Orang lain dapat merasakan manfaat kehadiran kita di lingkungan di mana kita tinggal dan berkomunitas.
- Kebahagiaan yang seperti gelombang-gelombang laut yang tidak pernah berhenti. Orang yang memiliki damai sejahtera akan tampak dari kehidupannya sehari-hari yang mengalami kebahagiaan. Kebahagiaan itu diumpamakan seperti gelombang laut yang tidak pernah berhenti, artinya gelombang laut itu tidak ada yang dapat menghentikannya. Demikian juga kebahagiaan orang yang memiliki damai sejahtera itu tidak akan terhenti karena peristiwa-peristiwa yang terjadi di sekitarnya, sekalipun hal tersebut merugikannya, membebaninya bahkan memperpuruk kehidupannya.
Sudahkah Bapak, Ibu dan Saudara semua merasakan damai sejahtera sejati? Ingatlah damai sejahtera sejati hanya bersumber dari Allah yang kita sembah, jangan mencari dari tempat lain. Damai sejahtera sejati tidak akan pernah pergi dari orang yang telah menerima dari sumber damai sejahtera itu untuk selama-lamanya. Tuhan Yesus memberkati, Amin.
(RI16052022)
Pokok Doa:
- Jemaat dalam yang menikmati kebersamaan dalam keluarga menjadi keluarga dalam Tuhan yang harmonis dan menjadi saksi buat orang disekelilingnya;
- Keluarga, tetangga, teman sekolah/kantor;
- Gereja-gereja yang ada, lembaga kemasyarakatan yang dimiliki gereja terkhusus organisasi baptis yang melayani masyarakat, membagi kasih, menghadirkan Tuhan melalui kesaksian dan mengkabarkan Firman Tuhan yang selalu mengandalkan Tuhan untuk kemuliaan Tuhan.
Pokok Doa Cabang SEKADAU, Kalimantan Barat
- Jemaat yang sedang mengandung (ibu Sari dan ibu Florentina);
- Jemaat yang sedang bekerja di luar Sekadau (bpk,Evan sekeluarga);
- Jemaat yang sedang berkuliah: sdr. Oktavinaus Gisa, sdr.Abraham, sdr,David, sdri.Lia, dan sdri.Enjely dan yang akan melanjutkan kuliah tahun ini: Sdr. Daniella;
- Persiapan Penahbisan Gembala Sidang Pdm. Sebunbia menjadi Pendeta Pengantar Injil.
