“Dan ketika Yesus telah dekat dan melihat kota itu, Ia menangisinya, kata-Nya: Wahai, betapa baiknya jika pada hari ini juga engkau mengerti apa yang perlu untuk damai sejahteramu! Tetapi sekarang hal itu tersembunyi bagimu.”
(Lukas 19:41-42)
Bulan April 2022 kita telah memasuki peristiwa yang memilukan yang telah di alami oleh Tuhan kita Yesus Kristus, Raja di atas segala raja. Karena kasih-Nya akan dunia ini dan setiap manusia berdosa Ia rela datang di dunia ini penuh dengan penderitaan bahkan di hina, ditentang, dan di hujat oleh umat-Nya sendiri sehingga jika kita merenungkan peristiwa-peristiwa yang pernah dialami-Nya maka kita menjadi orang yang sangat berdosa jika kita orang yang sudah diselamatkan mengecewakan-Nya.
Dalam Injil Lukas 19:41-42, ketika Tuhan Yesus yang adalah seorang Raja memasuki kota Yerusalem, Ia menangisi kota Yerusalem itu. Ia menangis bukan karena putus asa, bukan karena mengalami kegagalan, bukan karena kesusahan menjelang penderitaan-Nya sampai Ia mati di atas kayu disalib, melainkan karena:
- Pengetahuan-Nya yang sempurna. Yesus tahu segala sesuatu yang sudah, sedang dan akan terjadi. Bahkan Ia tahu yang ada dalam hati manusia (Yoh. 2:24). Karena Ia tahu betapa dahsyatnya sengsara dan hukuman yang akan jatuh atas mereka atau setiap orang yang menolak-Nya sebagai Mesias, Tuhan, dan Juru Selamat manusia, maka Ia menangis ketika memasuki kota Yerusalem atau di minggu palem itu.
- Umat-Nya buta dan tuli terhadap rahasia Allah. Banyak rahasia Allah yang harus dilihat, didengar dan dipahami untuk memperoleh hidup yang penuh sukacita bersama Tuhan baik sekarang maupun dalam kekekalan. Tetapi oleh karena umat manusia buta dan tuli secara rohani terhadap kebenaran firman Tuhan dan tanda-tanda kebesaran Allah yang telah dinyatakan, maka Ia menangis.
- Kota Yerusalem diambang kehancuran. Yesus telah mengetahui bahwa kota Yerusalem akan hancur karena keadaan politik. Dan Ia nyatakan itu di dalam Injil Matius pasal 24, bagaimana Bait Allah di Yerusalem akan dihancurkan. Dan itu terjadi pada tahun 70 Masehi dimana kota Yerusalem dihancurkan oleh Romawi yang dipimpin oleh kaisar Titus. Itu sebabnya Ia menangis.
- Menunjukkan sifat Allah kepada manusia. Yesus datang ke dunia untuk menyatakan sifat dan karakter Allah pada manusia. Ia datang untuk menyatakan bahwa Allah tidak dingin, tidak jauh, dan tidak peduli. Ia datang untuk menyatakan bahwa Allah mengasihi dan mau menyelamatkan manusia. Dan ketika Ia menangis sesungguhnya menunjukkan betapa hancurnya hati Allah karena umat yang dikasihi-Nya tidak mau percaya kepada-Nya.
- Ia tidak berkuasa atas hati manusia. Tuhan Yesus Kristus adalah Allah yang mahakuasa atas alam dan atas segala ciptan-Nya. Ia mahakuasa dalam mengatur jagat raya dalam koordinasi yang sempurna, tetapi Allah tidak berkuasa atas hati manusia, jika Ia tidak diundang untuk masuk ke dalam hatinya (Why. 3:20). Hal inilah yang membuat Ia menangis karena Ia tidak mau memaksa kehendak-Nya.
Marilah Saudaraku yang dikasihi Tuhan, selamat merenung secara pribadi dalam menyambut Paskah 2022 dengan penuh dengan ucapan syukur serta jangan membuat Tuhan dan Raja kita menangis dan berduka oleh karena kita umat yang sudah diselamatkan tidak patuh dan taat kepada-Nya. Tuhan Yesus memberkati kita.
(AP06042022)
Pokok Doa:
- Doakan kegiatan Ibadah Doa Rabu yang dilaksanakan secara onsite dan online agar jemaat dapat hadir untuk saling mendoakan, menguatkan dan diberkati oleh Firman Tuhan;
- Doakan pemerintah: Presiden, Wakil Presiden, para menteri dan pemimpin lembaga hingga satuan terkecil, ketua RT dan perangkatnya diberikan hikmat Tuhan dalam memerintah negeri;
- Doakan pekerjaan, proses pembelajaran serta pelayanan yang dilakukan jemaat secara online ataupun offline kiranya diberikan hikmat, kekuatan dari Tuhan untuk dapat berjalan dengan baik dan membuahkan hasil.
Pokok Doa Cabang LYMAN MUNSON, Sibolga, Sumatera Utara
- Doakan pelayanan dan Kesehatan Gembala Sidang: Pdt. Daniel Hutagaol serta keluarga;
- Doakan semua kegiatan ibadah berjalan lancar dengan pertolongan Tuhan dan kelas Baptisan yang dimulai bulan April;
- Doakan jemaat sedang panen padi, dan sebagian jemaat sudah kembali beribadah;
- Doakan persiapan pelayanan Wisata Rohani ke Bukit Gibeon pada bulan April akhir.
