“Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakudus, akan berkata kepada TUHAN: Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercaya.”
(Mzm. 91: 1-2)
Penulis Mazmur 91 ini tidak disebutkan secara spesifik siapa dia, tetapi secara spesifik dia menyatakan dengan begitu yakin bahwa TUHANlah yang menjadi tempat perlindungannya, menjadi kubu pertahanannya. Keyakinan yang dinyatakan dengan sangat jelas itu, pastilah didasari oleh pengalaman yang nyata dalam kehidupannya. Banyak orang mengatakan bahwa penulis itu adalah Raja Daud, karena dia memiliki pengalaman hidup yang begitu kuat, dekat dan nyata dalam perlindungan-Nya.
Dalam pernyataan di ayat nats tersebut di atas, Pemazmur menyebutkan beberapa pengakuan yang kuat tentang TUHAN yang diyakininya itu. Pengakuan-pengakuan tersebut adalah:
- Yang Mahatinggi. Gelar Allah yang Mahatinggi ini dipakai dalam Perjanjian Lama, di antaranya Mazmur 21: 8 dan 91: 1. Dalam Perjanjian Baru juga dipakai dalam Markus 5: 7 dan Kisah Para Rasul 7: 48. Sebagai Allah Yang Mahatinggi, keberadaan-Nya tidak dapat dijangkau oleh manusia, sehebat apapun manusia itu. Itulah sebabnya maka Penulis Mazmur 91 ini menjadikan TUHAN itu sebagai pelindung hidupnya.
- Yang Mahakudus. Gelar Allah yang Mahakudus dipakai dalam Perjanjian Lama di antaranya Yesaya 12: 6; 41: 14. Sebagai Allah yang Mahakudus, keberadaan-Nya adalah kudus, suci. Kekudusan-Nya menyebabkan manusia yang berdosa tidak kuasa untuk menghampiri-Nya. Namun bersyukur, karena kasih-Nya justru Dia yang menghampiri manusia yang berdosa.
Pengakuan-pengakuan tersebut merupakan bentuk dari keyakinan final dari penulis. Dari pengalaman-pengalaman hidup tersebut pada akhirnya penulis menyimpulkan hidup dalam Kristus berarti meyakini bahwa Tuhanlah pribadi yang mampu melindunginya yang menjadi kubu pertahanannya.
Dengan pemahaman tersebut di atas, menjadi pelajaran bagi kita, Allah kita adalah Allah Yang Mahatinggi dan Allah Yang Mahakudus. Kemahatinggian dan kemahakudusan Allah menjadikan kita rela untuk bergantung sepenuhnya kepada-Nya. Dengan kuasa-Nya Dia pasti berkenan menjaga dan melindungi kita. Mari kita hidup dalam Kristus, mari kita menikmati perlindungan-Nya. Tuhan Yesus memberkati, Amin.
(RI14032022)
Pokok Doa:
- Doakan program pemerintah dalam pemberian vaksin ke -3 atau booster dapat berjalan dengan baik khususnya didaerah terpencil;
- Doakan untuk kegiatan Gereja Baptis Indonesia Kebayoran besok (PBI, WBI) semoga dapat berjalan dengan baik dan para jemaat dapat diberkati dengan persekutuan ini;
- Doakan Jemaat GBIK yang saat ini sedang mengalami persoalan baik dipekerjaan, dilingkungan semoga diberikn jalan keluar yang terbaik oleh Yesus Kristus.
Pokok Doa BPW SUMUR BANDUNG, Lampung Timur:
- Doakan proses penyusunan skripsi untuk Sdr. Sudarmanto dan pemulihan kesehatan bu Meiva serta bu Yeni;
- Doakan jemaat yang lama undur dari persekutuan: Bu Iing dan Pak Deny, jemaat yang sedang bekerja di luar kota: Sdri. Putri, Sdri. Yonita, Sdri. Sintia, Sdr. Tomas, agar tetap setia beribadah;
- Mengucapsyukur untuk jemaat yang aktif dalam mengikuti setiap kegiatan gereja dengan tetap menjalankan protokol kesehatan;
- Doakan kelas persiapan calon baptisan yang sedang berjalan, dan juga rencana upacara baptisan di bulan April 2022;
- Doakan simpatisan gereja yang sedang berduka: Keluarga Eldrid;
- Doakan Kabupaten Lampung Timur yang masih zona merah COVID 19.
