“Keesokan harinya sesudah Yesus dan kedua belas murid-Nya meninggalkan Betania, Yesus merasa lapar. Dan dari jauh Ia melihat pohon ara yang sudah berdaun. Ia mendekatinya untuk melihat kalau-kalau Ia mendapat apa-apa pada pohon itu. Tetapi waktu Ia tiba di situ, Ia tidak mendapat apa-apa selain daun-daun saja, sebab memang bukan musim buah ara. Maka kata-Nya kepada pohon itu: ”Jangan lagi seorang pun makan buahmu selama-lamanya!” Dan murid-murid-Nya pun mendengarnya.”
(Mrk. 11:12-14)
Setiap tahun penulis (kami sekeluarga) selalu mengambil hak cuti pelayanan untuk mudik ke kampung halaman di sebuah desa untuk bertemu dengan keluarga. Seperti kebiasaan penulis dan orang desa pada umumnya, setiap hari, kadang sendiri, kadang bersama istri dan anak-anak jalan keliling ke sawah atau kebun untuk memetik sayuran, atau sekedar melihat tanaman yang hijau, sekaligus untuk berolahraga. Namun, ketika perjalanan pulang, kami semua khususnya anak-anak merasa capek dan haus karena air minumnya telah habis sehingga ketika kami melihat dari jauh ada pohon mangga yang rimbun kami sepakat untuk beristirahat di sana dengan harapan kami bisa mendapatkan sesuatu dari pohon mangga tersebut untuk menghilangkan lapar dan dahaga tetapi ternyata ketika sudah sampai di bawah pohon mangga tersebut kami tidak menemukan apa-apa.
Bagaimana dengan kehidupan kita sebagai orang Kristen sesuai dengan injil Markus 11:12-14 sebagaimana yang Tuhan Yesus kehendaki?
- Kehidupan orang percaya (Kristen) adalah kehidupan yang menjadi daya tarik (Mrk. 11:12-13a).
Setiap orang jika melihat sesuatu yang menyenangkan hatinya pastilah akan memengaruhi mereka atau orang yang melihatnya untuk mengetahui lebih jauh lagi tentang sesuatu yang menarik tersebut. Seperti pohon ara yang dilihat Tuhan Yesus bersama para murid-Nya, sangat menarik hati untuk didekati. Demikian juga dengan kehidupan orang Kristen harus bisa menjadi magnet yang memiliki daya tarik untuk orang lain, sehingga orang lain tertarik untuk mengenal lebih dalam lagi dan belajar sesuatu banyak hal tentang kekristenan (1 Ptr. 2:12). - Kehidupan orang percaya (Kristen) adalah kehidupan yang memberi makna atau manfaat bagi sesama atau orang lain (Mrk. 11:13b-14).
Kehidupan kekristenan tidak berhenti pada apa yang kelihatan baik saja, tetapi lebih dari itu yaitu kehidupan yang dapat memberi makna atau manfaat bagi orang yang ada di sekitar kita atau yang berjumpa dengan kita. Seperti sebuah pohon yang tumbuh subur, tidak akan pernah ada gunanya jika pohon itu tidak memberikan manfaat bagi pemiliknya. Pohon ara yang dilihat Tuhan Yesus dan para murid-Nya itu ternyata juga tidak memberikan sesuatu, dan akibat selanjutnya pohon tersebut menjadi kering (Mmrk. 11:20). Ini juga berarti bahwa kehidupan akan menjadi sia-sia jika hidup kita tidak memberikan makna dan manfaat bagi orang lain (Yoh. 15:16).
Jadi Saudaraku yang terkasih, dari renungan di atas kita semakin tahu bahwa kehidupan kekristenan akan mencapai puncaknya ketika hidup kita memberikan makna dan manfaat bagi sesama kita dan dari buah yang kita hasilkan akan semakin dikenal banyak orang. Amin. Tuhan Yesus memberkati.
(AP09032022)
Pokok Doa:
- Doakan Indonesia dalam hal ini Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi dlm menyiapkan RUU Sistim Pendidikan Nasional segera terwujud, bermanfaat mencerdaskan harkat dan martabat masyarakat Indonesia;
- Doakan GBIK dalam membangun Iman kerohanian jemaat melalui persekutuan yang dilakukan Organisasi dan kepanitiaan dapat berjalan dengan baik lancar menjadi berkat untuk kemuliaan Tuhan;
- Doakan Jemaat GBIK tetap setia dan tekun dalam menghadapi persoalan, tetap melekat berserah kepada Tuhan Yesus sebagai satu satunya sumber kehidupan.
Pokok Doa Cabang IMANUEL, Rantau Prapat, Sumatera Utara:
- Doakan ulang Tahun Gereja GBIK Cab Rantauprapat Bulan April dan memberikan hadiah untuk gereja berupa kursi 20 pcs dengan menggunakan janji iman;
- Doakan kegiatan gereja baik jam doa, PBI, WBI, KPW, KMBI, sekolah minggu: agar jemaat semakin giat didalamnya;
- Doakan rencana Doa Semalaman pada tanggal 15-16 Mei mengikuti kegiatan Induk GBIK, dengan keterlibatan panitia KMBI;
- Doakan Rencana Retret rohani Gereja bulan Juni 2022: mengunjungi Monumen Penginjil Pertama Ketanah Batak Toba Lyman Dan Munson dari Gereja Baptis yang ada di Lobu pining.kiranya jemaat mendukung dan dana tercukupi.
