“Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.
Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia, engkau telah setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.“ (Matius 25:21,23)
Murid-murid Yesus menanyakan kepada Tuhan Yesus tentang tanda-tanda kedatangan-Nya untuk memulihkan kerajaan-Nya. Setelah Tuhan Yesus menyatakan kepada mereka tanda-tanda kedatangan-Nya yang kedua kali (Matius 24), kemudian Yesus melanjutkan paparan-Nya kepada mereka serangkaian perumpamaan mengenai kesiap-siagaan mereka dalam menantikan kedatangan Yesus yang kedua kali, karena tidak ada yang mengetahui kapan Yesus akan kembali (Matius 25:1-13.)
Setelah itu Tuhan Yesus menyampaikan kepada mereka perumpamaan lain, yang bertutur tentang penghakiman terhadap hamba-hamba-Nya ketika Yesus kembali. Pada akhir Injil Matius pasal 25 ini Tuhan Yesus menyatakan bahwa Dia akan mengadili dunia ini ketika Dia datang kembali. Saat nanti, ketika Yesus datang kembali, Dia akan meminta pertanggung-jawaban kepada hamba-hamba-Nya berhubungan dengan apa saja yang telah mereka lakukan atas segala yang telah dipercayakan-Nya kepada mereka.
Yang sangat penting dalam perumpamaan ini adalah mengenai kepercayaan-Nya atau tentang hal dapatkah Anda dipercayai dalam menggunakan hal-hal yang telah Tuhan berikan kepada Anda dan yang dipercayakan-Nya kepada Anda; apakah Anda berhasil dalam menggunakan segala yang diberikan Tuhan untuk melakukan kehendak-Nya dan bagi kemuliaan-Nya.
Perhatikan bahwa tuan itu tidak memberikan pemberian yang sama kepada setiap hambanya. Mereka diberi sesuai dengan kemampuan / kesanggupan mereka (25:15). Ketiganya menerima sejumlah talenta dari tuannya. Firman Tuhan ini menyatakan kepada kita bahwa Tuhan memberikan kepada kita kepercayaan / iman. Tuhan menanamkan / menginvestasikan “Modal-Nya” dalam hidup kita masing-masing. Tuhan meminta pertanggungjawaban kita atas hal-hal yang telah Tuhan berikan/percayakan kepada kita.
Pertanyaan yang perlu Anda jawab adalah apa saja yang telah Tuhan percayakan kepada Anda. Seberapa jauh Anda telah mengembangkan kepercayaan yang diberikan oleh Tuhan kepada Anda. Dalam perumpamaan yang dipaparkan di Matius 25:14-30 ini, dua kali kita dapati pujian yang diberikan tuan itu kepada hambanya: “Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia” Dan kedua kata pujian itu disertai dengan kalimat yang maknanya sama: “engkau telah setia dalam perkara kecil,” dan “engkau telah setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil.”
Saudara yang dikasihi Tuhan, di hadapan Tuhan, tindakan kita yang terbaik dalam pandangan-Nya ialah ketika kita melakukan setiap kepercayaan yang diberikan Tuhan kepada kita, sekecil apapun,yang telah kita kelola. Tuhan menghendaki kita mengerjakannya dengan setia untuk kemuliaan Tuhan. Jangan menunggu Allah memberi tanggung jawab yang besar, baru Anda mau mengerjakannya. Allah tidak akan memberikan tanggung jawab yang besar sebelum Anda setia melakukan tanggung jawab yang Tuhan percayakan kepada Anda, yang mungkin dalam pandangan Anda, hal yang dipercayakan-Nya kepada Anda itu kecil dan sangat sederhana.
Dalam perumpamaan ini, Tuhan Yesus dalam pujian-Nya kepada hamba-hamba yang dengan setia telah mengelola hal yang dipercayakan kepadanya oleh tuannya, menambahkan dua penghargaan yaitu: kepada mereka diberikan tanggung jawab yang lebih besar DAN diundang masuk ke dalam sukacita tuannya. Ketika kita melakukan dengan setia hal yang dipercayakan Tuhan kepada kita, maka Tuhan akan memberikan tanggung jawab yang lebih besar lagi, DAN kita akan menikmati sukacita Tuhan dalam hidup kita.
Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan, mari kita melakukan tugas yang dipercayakan Tuhan kepada kita dengan setia. Dalam pandangan Tuhan, itulah tindakan yang terbaik yang sangat berkenan dan mendatangkan sukacita di hadapan-Nya.
(JET12112021)
Pokok Doa:
- Doakan Rapat perancang yang akan diadakan hari Jumat tgl 12 November melalui virtual zoom. Agar setiap ketua yang lama dan yang baru dapat memahami dan mengerti setiap kegiatan dan rencana kegiatan masing-masing Panitia, dan berjalan dengan baik dan benar;
- Mari berdoa bagi anak-anak muda yang sedang kuliah melalui Pertemuan Tatap Muka suatu awal yang baru dan bisa beradaptasi dengan kampus dan Mahasiswa yang baru;
- Mari berdoa bagi bangsa dan Negara agar dapat menciptakan lapangan pekerjaan yang dapat memenuhi kebutuhan kaum pekerja maupun UMKM dan pelatihan yang dibutuhkan oleh para pekerja.
