“Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku. Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya.“ (Mazmur 139:13,14)
Pernyataan Rasul Paulus dalam Galatia 2:20 bahwa: “namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku” (Galatia 2:20), yang menjadi tema gereja kita bulan ini, adalah suatu pernyataan yang sangat penting yang harus disadari dan diyakini oleh setiap pengikut Tuhan Yesus. Pernyataan ini menjelaskan betapa luar biasanya Allah, dalam diri-Nya Pribadi, dan dalam karya menciptakan dan menyelamatkan kita. Allah itu hebat bukan hanya siapa Allah itu. Atau siapa Allah dalam ciptaan-Nya, apa yang telah dilakukan-Nya atau dalam pernyataan-Nya. Lebih dari semuanya itu. Jika dalam Mazmur 139 Raja Daud menyatakan betapa luar bisanya Allah menciptakan kita secara fisik, maka dalam Kristus Yesus Allah menyatakan betapa luarbiasanya Allah memilih dan menyelamatkan kita.
Penegasan dalam 1 Korintus 2:9-10 adalah sebagai berikut: “Tetapi seperti ada tertulis: “Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.” Karena kepada kita Allah telah menyatakannya oleh Roh, sebab Roh menyelidiki segala sesuatu, bahkan hal-hal yang tersembunyi dalam diri Allah.” Karya Allah yang sangat luar biasa ialah dalam hal Dia memilih dan menyelamatkan kita melalui Kristus Yesus. Dia memilih dan menyelamatkan kita bukan karena kita baik, atau pintar, atau kaya, atau bijaksana. Dia memilih dan menyelamatkan kita karena kasih-Nya. Efesus 2:6-7 menjelaskan hal tersebut kepada kita: “dan di dalam Kristus Ia telah membangkitkan kita juga dan memberikan tempat bersama-sama dengan Dia di sorga, supaya pada masa yang akan datang Ia menunjukkan kepada kita kekayaan kasih karunia-Nya yang melimpah-limpah sesuai dengan kebaikan-Nya terhadap kita dalam Yesus Kristus”.
Sekarang mari lihat pernyataan Allah kepada Bangsa Israel mengapa Allah memilih mereka: Ulangan 7: 6, 7: “Sebab engkaulah umat yang kudus bagi TUHAN, Allahmu; engkaulah yang dipilih oleh TUHAN, Allahmu, dari segala bangsa di atas muka bumi untuk menjadi umat kesayangan-Nya. Bukan karena lebih banyak jumlahmu dari bangsa manapun juga, maka hati TUHAN terpikat olehmu dan memilih kamu — bukankah kamu ini yang paling kecil dari segala bangsa? — tetapi karena TUHAN mengasihi kamu dan memegang sumpah-Nya yang telah diikrarkan-Nya kepada nenek moyangmu, maka TUHAN telah membawa kamu keluar dengan tangan yang kuat dan menebus engkau dari rumah perbudakan, dari tangan Firaun, raja Mesir. Mari camkan hal berikut ini: “Sebab itu haruslah kauketahui, bahwa TUHAN, Allahmu, Dialah Allah, Allah yang setia, yang memegang perjanjian dan kasih setia-Nya terhadap orang yang kasih kepada-Nya dan berpegang pada perintah-Nya, sampai kepada beribu-ribu keturunan” (Ulangan 7: 9).
Pertanyaan kita sekarang ialah: “Untuk apa Allah memilih dan menyelamatkan kita? Firman Tuhan menyatakannya dalam Efesus 2: 4-10: “Tetapi Allah yang kaya dengan rahmat, oleh karena kasih-Nya yang besar, yang dilimpahkan-Nya kepada kita, telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus, sekalipun kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan kita — oleh kasih karunia kamu diselamatkan — dan di dalam Kristus Yesus Ia telah membangkitkan kita juga dan memberikan tempat bersama-sama dengan Dia di sorga, supaya pada masa yang akan datang Ia menunjukkan kepada kita kekayaan kasih karunia-Nya yang melimpah-limpah sesuai dengan kebaikan-Nya terhadap kita dalam Kristus Yesus. Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri. Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya. (Efesus 2:4-10)
Mari menutup SRHI ini dengan satu ilustrasi. Bayangkan ada seorang milioner menghadiahkan semua kekayaannya kepada Anda. Pasti Anda bertanya mengapa dia mengaruniakan kekayaan yang sangat banyak itu kepada Anda. Mungkin dia akan menjawab: “Agar setiap orang yang melihat Anda akan berkata betapa baiknya kasih saya kepada Anda”.
Saudara yang dikasihi Tuhan. Apakah setiap orang yang melihat hidup kita akan melihat kemuliaan Allah dan memuliakan Dia?
(JET05112021)
Pokok Doa:
- Doakan peningkatan keamanan transportasi publik khususnya di DKI yang beberapa waktu belakangan mengalami peningkatan kasus kecelakaan;
- Doakan kesiapan pemerintah dan dukungan masyarakat dalam program vaksinasi anak guna mempercepat proses pembelajaran tatap muka terbatas di berbagai wilayah;
- Doakan kebutuhan sandang, pangan, papan jemaat GBIK dapat terus tercukupi. Kiranya jemaat yang membutuhkan pekerjaan bisa segera mendapatkan kerja yang sesuai.
