“Kata-Nya kepada mereka semua: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku”
(Luk. 9:23)
Ketika membaca ayat firman Tuhan di atas sepertinya apa yang dikatakan Tuhan Yesus itu begitu sadis, kejam, tidak manusiawi, dan sangat berat syarat yang diberikan kepada para pengikut-Nya. Namun sesungguhnya kalau kita membaca dan merenungkan lebih dalam firman Tuhan di atas ini, kita kembali diingatkan bahwa untuk mengikut Yesus pada dasarnya ada harga yang harus dibayar sebab mengikut Tuhan Yesus adalah sebuah keputusan terbesar dan sekali seumur hidup kita.
Ketika kita memutuskan mengikut Tuhan Yesus berarti kita siap mengikuti jalan-jalan-Nya, kemana pun Tuhan Yesus melangkah kesanalah kaki kita juga harus melangkah. Mengikut Tuhan Yesus juga berarti siap meneladani hidup-Nya, sebab ada tertulis, “Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup.” (1 Yoh. 2:6). Jangan hanya mengikut Tuhan Yesus hanya karena satu tendensi yaitu mengejar berkat dan mujizat-Nya saja, sementara kita tidak peduli keberadaan kita sendiri apakah sudah hidup benar di hadapan Tuhan atau belum, apakah jalan kita sudah seturut dengan kehendak-Nya atau belum, apakah kita sudah melayani Tuhan atau belum, apakah, apakah kita sudah membalas kasih Tuhan yang tak terukur, “…. betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya….” (Efs. 3:18), apakah kita sudah menjalankan misi Tuhan atau belum (Ingat: Amanat Agung Tuhan Yesus – Matius 28:19-20).
Ada banyak orang kristen yang hanya berpikiran bahwa yang terpenting Tuhan sudah memberkatiku, memulihkanku, dan menjawab doa-doaku. Itu berarti, kita hanya memanfaatkan Tuhan Yesus untuk mewujudkan segala keinginan kita. “Apa gunanya seseorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia membinasakan atau merugikan diri sendiri?” (Luk. 9:25). Sekali lagi, ketika kita memutuskan mengikut Tuhan berarti kita harus siap membayar harga. Mengapa? Karena Tuhan Yesus sudah terlebih dahulu membayar harga (Luk. 9:22). Kepada jemaat di Korintus rasul Paulus mengingatkan, “Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar” (1 Kor. 6:20). Tuhan Yesus menyelamatkan kita dengan membayar harga melalui pengorbanan-Nya di kayu salib, sebaliknya Tuhan juga menuntut kita untuk membawa jiwa sekalipun membayar harga. Tuhan Yesus memberkati.
(AP16062021)
Pokok Doa:
- Mendoakan jemaat yang sedang mencari pekerjaan ,kiranya di beri hikmat Tuhan;
- Terus mendoakan usaha pemerintah dalam mengusahakan kesejahteraan masyarakat NKRI;
- Doakan Jemaat menjaga kesehatan dengan mengandalkan Tuhan dan semangat untuk bisa mengikuti Ibadah on site ataupun on line;
- Persiapan Ibadah Rabu mulai bulan Juli 2021 secara onsite dan online;
- Pokok doa anggota kelompok.
