“Tetapi setelah genap waktunya, maka Allah mengutus Anak-Nya, yang lahir dari seorang perempuan dan takhluk kepada Hukum Taurat. Ia diutus untuk menebus mereka, yang takhluk kepada Hukum taurat, supaya kita diterima menjadi anak.”
(Gal.4: 4-5)
Seseorang melakukan sesuatu tindakan, pasti ada yang diharapkan terwujud/terjadi dari perbuatannya itu. Itulah yang orang banyak sering menyebutnya dengan istilah “tujuan”. Tidak ada seorang pun yang melakukan sesuatu tindakan tertentu tanpa adanya tujuan, apakah tujuan itu secara langsung disampaikan supaya diketahui umum atau tujuan itu disembunyikan agar tidak diketahui oleh orang lain.
Tuhan Yesus yang ditugaskan secara khusus oleh Bapa ke dalam dunia untuk menjadi PENEBUS umat manusia, telah melaksanakan tugas dengan sempurna melalui kematian-Nya di atas kayu salib. Apa yang diberikan kepada setiap orang yang percaya kepada-Nya? Mari kita lihat berikut ini:
- Dia memberi pengampunan dosa. Akibat dosa adalah maut, dan menakutkan semua orang. Hal itu adalah sesuatu yang wajar karena kelalaiannya dalam menjalani hidup. Jika kita percaya kepada Sang penebus Ia akan memberi pengampunan dosa dan kita terbebas dari akibat dosa. “Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya. 1: 7)
- Dia memberi pengudusan. “yang telah menyerahkan diri-Nya bagi kita untuk membebaskan kita dari segala kejahatan dan untuk menguduskan bagi diri-Nya suatu umat, kepunyaan sendiri, yang rajin berbuat baik.” (Tit. 2: 14). Pengorbanan Sang Penebus untuk menguduskan kita.
- Dia memberi pembenaran. “Dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus.” (Rm. 3: 24). Jelaslah dengan kasih karunia Sang Penebus membenarkan kita orang percaya secara cuma-cuma.
- Dia memberi hak sebagai anak Allah. “Tetapi setelah genap waktunya, maka Allah mengutus Anak-Nya, yang lahir dari seorang perempuan dan takhluk kepada Hukum Taurat. Ia diutus untuk menebus mereka, yang takhluk kepada Hukum Taurat, supaya kita diterima menjadi anak.” (Gal. 4: 4-5). Menjadi anak Allah Sang Penebus berikan kepada kita.
Betapa mulia dan luhurnya Sang Penebus, apa yang Dia berikan kepada kita sebagai orang percaya menjadikan pengampun dosa kita, menguduskan kita, membenarkan kita dan lebih istimewa lagi mengangkat kita menjadi anak-Nya. Puji Tuhan atas semua itu dan bersyukurlah senantiasa untuk semua itu. Tuhan Yesus memberkati, Amin.
(RI24032021)
Pokok Doa:
- Penanganan kasus korupsi dan narkoba di Indonesia dapat terus berjalan. Semua pihak yang berkepentingan dapat bekerja dengan rasa takut akan Tuhan;
- Proses vaksinasi bagi tenaga kesehatan, tenaga pendidik dan pemuka agama dan pekerja gereja dapat terus berjalan dengan baik;
- Hikmat dan kerjasama yang baik antar semua panitia gereja dalam menyiapkan rangkaian kegiatan Jumat Agung dan Paskah.
