Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.”
(Efesus 2:10)
Tuhan Yesus di taman Getsemani, merupakan salah satu peristiwa yang menggemparkan. Ia sendiri di taman itu dengan pergumulan yang luar biasa untuk mengambil keputusan. Ia dicobai untuk tidak melakukan kehendak Bapa-Nya, namun sementara Ia sedang bergumul, Ia tersungkur dan berkata: “Jadilah kehendak-Mu!”. Jika Bapa di sorga mempunyai rencana yang indah bagi Anak-Nya yang tunggal Yesus Kristus, masakan Ia tidak mempunyai rencana yang indah bagi setiap kita? Ia memiliki rencana bagi Anda, saya, dan kita semua! Ia Allah yang maha besar, sangat baik, penuh kasih, peduli, menyediakan apa yang kita perlukan dan memiliki tujuan bagi hidup kita.
Hidup kita begitu penting bagi Tuhan. Meskipun dahulu kita adalah orang berdosa (Efs. 2:1-3), tetapi karena kasih dan rahmat yang dilimpahkan-Nya kepada kita telah menjadikan kita hidup bersama-sama dengan Kristus (Efs. 2:4-9), sehingga kita telah menjadi ciptaan yang baru untuk maksud dan kehendak Allah (Efs. 2:10). Dan tentunya untuk kita dapat melakukan apa yang menjadi maksud dan kehendak Allah, maka kita harus hidup di dalam Tuhan dan memiliki hubungan secara pribadi dengan-Nya, sehingga kita tetap terhubung dengan Tuhan kita Yesus Kristus (Yoh. 15:1-5).
Mengapa hal ini menjadi sangat penting bagi kita? Untuk kita dapat memahami maksud dan tujuan Allah dalam hidup kita, perhatikanlah hal-hal berikut ini!
- Dasar kita dipilih Tuhan. Satu hal yang harus kita mengerti adalah bahwa setiap kita orang percaya merupakan buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus (Efs. 2:10a). Dan rupanya, kita ini sejak semula sudah dipilih Allah di dalam Yesus Kristus sebelum dunia dijadikan, untuk rencana dan kehendak-Nya (Efs. 1:4).
- Tujuan kita dipilih Tuhan. Rencana dan kehendak Allah itulah yang menjadi tujuan Allah memilih kita sejak semula sebelum dunia dijadikan, yaitu untuk menjadi umat yang kudus (Efs. 1:4), dalam arti tidak bercacat dalam aspek watak, perilaku, dan sikap; supaya kita dapat melayani Allah dalam pekerjaan Allah yang sudah disiapkan (Efs. 2:10). Namun, setiap orang yang sudah dipilih Allah sejak semula selain untuk bersekutu, memuji dan bermitra dengan Tuhan ada tujuan khusus yang Allah kehendaki bagi semua orang percaya, yaitu untuk menjangkau dunia dengan kasih Allah. Untuk itu yang juga harus kita perhatikan adalah oleh karena pekerjaan yang Allah berikan ini tidak main-main, dan kita semua tahu bahwa dunia ini jahat, dikuasai penguasa kerajaan angkasa yaitu roh kegelapan (Efs. 2:3), maka supaya kita tetap bertahan dan mampu menjangkau mereka bagi kemuliaan Allah, maka hanya ada satu cara yang harus kita lakukan yaitu hidup dan memiliki hubungan secara pribadi dengan Tuhan Yesus Kristus.
Jadi Saudara, mari kita hargai karya, kasih, dan kehendak Allah kepada kita semua terlebih untuk suatu tugas mulia yang diberikan kepada kita. Dan supaya kita mampu melakukan sesuai kehendak-Nya haruslah kita tetap hidup di dalam Dia dan terhubung dengan Dia setiap saat. Selamat menyambut dan memperingati hari Natal 2020. Tuhan Yesus memberkati.
(AP03122020)
Pokok Doa:
- Mari mendoakan keluarga yang menjadi Korban kerusuhan di Sigi Poso , diberikan kemampuan mengampuni dan dihiburkan;
- Mari mendoakan kiranya kesadaran masyarakat menjalankan protokol kesehatan dengan Damai dan benar;
- Mari mendoakan jemaat yang membutuhkan pekerjaan , dibuka kan Tuhan kesempatan ber karya.
