Akhirnya, saudara-saudaraku, bersukacitalah, usahakanlah dirimu supaya sempurna. Terimalah segala nasihatku! Sehati sepikirlah kamu, dan hiduplah dalam damai sejahtera; maka Allah, sumber kasih dan damai sejahtera akan menyertai kamu!
(2 Korintus 13:11)
Tuhan menciptakan manusia dengan beragam bangsa, suku bangsa dan bahasa. Sudah tentu dengan gaya hidup yang berbeda-beda. Bagaimana kita bisa sehati sepikir?
Paulus sebenarnya berbicara tentang sehati sepikir dalam hal-hal yang berkaitan dengan Allah. Jika kita bersekutu bersama sehati dan sepikir kita akan hidup dalam damai sejahtera dan kesatuan sebagai keluarga Allah.
Ini adalah nasihat terakhir dari rasul Paulus kepada jemaat di Korintus dengan beberapa nasihat yang baik.
Kepada mereka dimasa yang lampau masih hidup dalam dosa, para pelanggar tidak disayangkan lagi.
Ini menunjukkan sikap yang tegas, keras dan kasih sayang demi kebaikan jemaat.
Untuk bersukacita dalam segala penderitaan dan penganiayaan yang mereka pikul untuk kepentingan Kristus, atau dalam kesusahan dan kekecewaan apa pun yang mereka temui di dunia.
Ujilah diri kita sendiri, apakah kita didalam kesusahan dan kekecewaan bisa tetap berdiri tegak dalam iman kepada Yesus Kristus. Bila kita yakin Yesus Kristus ada dalam diri kita, maka kita akan tahan uji di dalam kelemahan kita didalam Dia, kita akan hidup bersama-sama dengan Dia.
Untuk menjadi sempurna, atau untuk bertumbuh bersama dalam kasih, yang akan sangat menguntungkan sebagai sebuah jemaat, atau perkumpulan dalam suatu gereja atau umat kristen.
Sehati sepikir, yang akan sangat membantu memelihara ketenangan kita, karena semakin tenang kita dengan saudara-saudara, semakin tenang pula dalam jiwa kita sendiri. Rasul Paulus menginginkan kita juga, sebisa mungkin, memiliki pendapat dan penilaian yang sama. Tetapi, jika hal ini tidak dapat dicapai Paulus menasihati supaya kita hidup dalam damai sejahtera, supaya perbedaan pendapat jangan sampai mengakibatkan hubungan kasih merenggang, supaya kita berdamai satu sama lain. Dia ingin semua perpecahan diatasi, supaya tidak ada lagi pertikaian dan kemarahan di antara jemaat, untuk mencegah hal-hal yang harus kita hindari, yaitu perselisihan, iri hati, fitnah, dendam, dan hal-hal lain yang sejenis yang merupakan musuh damai sejahtera.
Allah adalah sumber kasih dan damai sejahtera akan menyertai kita.
Dia adalah pencipta damai sejahtera, dan pencinta kerukunan. Dia telah mengasihi kita, dan ingin berdamai dengan kita. Dia memerintahkan kita untuk hidup mengasihi Dia, dan diperdamaikan dengan Dia, dan juga supaya kita mengasihi satu sama lain, dan berdamai dengan sesama kita.
Allah akan menyertai orang-orang yang bersuka cita dan mengusahakan hidupnya sempurna, sehati sepikir, hidup dalam kasih dan damai sejahtera, maka Allah sumber kasih dan damai sejahtera akan menyertai kita ( 2 Kor 13:11 ).
Tuhan Yesus memberkati.
(MS01082020)
Pokok Doa:
- Berdoa untuk yang merindukan pasangan hidup, agar mereka boleh mendapatkan pasangan hidup yang takut akan Tuhan, bersama-sama melayani dalam ladang Tuhan;
- Berdoa untuk pasangan suami istri yang merindukan keturunan kiranya Tuhan jamah buah kandungannya hingga boleh mendapatkan keturunan;
- Berdoa untuk Ibu-ibu yang sedang mengandung kiranya Tuhan memberkati kiranya janinnya trus bertumbuh besar, sehat, kuat begitu juga dengan Ibunya.
