“Titus adalah temanku yang bekerja bersama-sama dengan aku untuk kamu; saudara-saudara kami yang lain itu adalah utusan jemaat-jemaat dan suatu kemuliaan bagi Kristus. Karena itu tunjukkanlah kepada mereka di hadapan jemaat-jemaat bukti kasihmu dan bukti kemegahanku atas kamu”
2 Korintus 6:23-24)
Surat 2Korintus 8:16-24 yang menjadi dasar renungan kita hari ini merupakan surat rekomendasi atau surat jalan untuk Titus beserta 2 orang temannya yang diutus untuk mengumpulkan persembahan dari gereja Korintus. Sebagaimana kita ketahui Rasul Paulus ingin mengumpulkan persembahan dari gereja gereja yang telah dirintisnya untuk menolong orang Kristen di Yerusalam yang sedang mengalami kesulitan. Gereja di Korintus telah menyanggupi untuk ikut serta dalam usaha pengumpulan persembahan itu. Karena itu Paulus memilih Titus dan dua orang lagi pergi ke Korintus untuk mengumpulkan persembahan itu. Tugas untuk mengumpulkan uang adalah tugas yang sangat berat karena menuntut kejujuran dan tanggung jawab atas kepercayaan yang diberi kepada mereka. Kita tahu bahwa transportasi pada waktu tidak semudah saat ini. Jarak perjalanan yang akan ditempuh oleh ketiga orang itu cukup jauh. Apalagi tugas yang mereka emban adalah mengumpulkan uang dari orang orang yang belum mereka kenal. Pastilah merupakan tugas yang berat. Syukurlah Titus bersama dua temannya rela menerima tanggung jawab itu. Mari melihat beberapa hal penting dari ketiga orang ini.
Dalam 2 Korintus 8:16-24 ini kita menemukan beberapa sifat yang patut kita perhatikan kalau kita mau menjadi pelayan yang handal bagi kemuliaan Tuhan.
- Merasa terpanggil untuk melaksanakan tugas yang akan dipercayakan kepadanya. Hal ini sangat penting bagi setiap orang yang mau melayani Tuhan. Mereka harus merasa terpanggil dan terbeban untuk tugas tersebut. Mesti ada kesungguhan hati untuk melakukan tugas itu (ayat 16).
- Tidak merasa malu melakukan tugas yang diberikan kepadanya. Dengan sukarela melakukan tugas yang dipercayakan kepadanya (ayat 17).
- Mempunyai reputasi yang baik dalam jemaat. Telah membuktikan diri dapat dipercaya dan mampu melakukan tugas yang diberikan kepadanya (ayat 18).
- Gereja-lah yang memilih dan memberikan tugas kepadanya. Jadi bukan ditunjuk oleh satu dua orang tetapi merupakan keputusan jemaat (ayat 19). Dalam ayat ini Paulus berkata bahwa jemaatlah yang memilih mereka.
- Direkomendasikan oleh orang yang mengenal dia dengan baik. Dalam kasus ini Paulus merekomendasikan orang yang akan ditugasi itu kepada gereja. Contoh ini sangat menarik. Rasul Paulus sebagai seorang pemimpin rohani, sangat berhati hati dalam hal keuangan agar tidak menjadi batu sandungan terhadap pelayanannya (ayat 20).
- Orang yang telah terbukti mampu, rela dan siap bekerja bersama dengan orang lain (ayat 22). Gereja merupakan satu persekutuan orang dari berbagai macam latar belakang. Karena itu diperlukan orang yang bisa bekerjasama dengan orang lain.
- Satu hal lagi yang sangat penting ialah mereka melayani untuk kemuliaan Tuhan. Bukan supaya dipuji orang, tetapi agar nama Tuhan dimuliakan. Rasul Paulus mengakhiri rekomendasinya dengan menyebut mereka sebagai teman sekerjanya untuk kemuliaan Kristus (ayat 23).
Selain itu Rasul Paulus mengharapkan ada kerja sama dari jemaat di Korintus untuk membantu ketiga utusan itu dalam melaksanakan tugas mereka. Hal ini merupakan kunci yang sangat penting dalam melayani Tuhan. Kita perlu bekerja sama dengan setiap orang yang dipilih oleh gereja dalam melaksanakan tugas tugas mereka di gereja. Ingatlah bahwa kita merupakan satu tubuh, dan Tuhan telah menganugrahkan kita karunia supaya kita mau dan mampu melayani Tuhan dan juga siap serta rela melakukannya.
(JET.240720)
Pokok Doa:
- Berdoa untuk para pendidik yg harus menyesuaikan kurikulum dengan pembelajaran online;
- Berdoa untuk siswa/i yang masih menjalankan HL kiranya bisa lebih mandiri dan bisa menjadikan rumah sebagai pembelajaran;
- Berdoa untuk setiap jaringan Internet dan alat digital yang menunjang belajar mengajar dirumah dapat berjalan dengan lancar.
