“Kamu memang berusaha untuk memperoleh karunia-karunia Roh, tetapi lebih daripada itu hendaklah kamu berusaha mempergunakannya untuk membangun jemaat.”
(1 Kor. 14:12)
Dunia olahraga di Indonesia, khususnya kelanjutan olah raga sepak bola Liga Indonesia 2020 belum lagi dilaksanakan oleh karena pandemic covid-19. Tentunya animo masyarakat Indonesia sangat rindu dan menantikan pertandingan sepak bola segera bergulir kembali apalagi di tahun 2021 Indonesia akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20. Dan tentunya untuk setiap pemain yang rindu membela timnas dan dilirik oleh tim kepelatihan timnas maka ada 3 (tiga) hal penting yang harus diperhatikan, antara lain mempunyai bakat, mengembangkan bakat, dan menggunakan bakat sepak bola untuk memenangkan tim. Jadi, seorang pemain sepak bola meskipun mempunyai bakat besar tetapi jika tidak mau mengembangkannya akan tersingkir. Selain itu, seorang pemain yang punya bakat besar dan terus mengembangkan bakat itu tetapi jika hanya mau bermain untuk diri sendiri juga tidak akan dipakai oleh pelatihnya, karena yang dicari adalah kemenangan tim. Demikianlah gambaran tentang Karunia Rohani yang dimiliki oleh setiap orang percaya dalam kehidupan bergereja atau kehidupan bersama saudara seiman yang lain.
Dalam 1 Korintus 14:12 dikatakan, “Kamu memang berusaha untuk memperoleh karunia-karunia Roh, tetapi lebih daripada itu hendaklah kamu berusaha mempergunakannya untuk membangun jemaat.” Rasul Paulus sedang berbicara dengan jemaat di Korintus dimana jemaat di Korintus adalah jemaat yang tidak kekurangan dalam karunia apapun (1 Kor. 1:7), tetapi mereka belum dewasa secara rohani, ini terbukti dengan adanya perpecahan diantara mereka. Bahkan yang memprihatinkan adalah adanya orang-orang yang menonjolkan karunia-karunia tetentu, oleh sebab itu Rasul Paulus menekankan ajaran tentang karunia Roh. Paling tidak ada 3 (tiga) hal yang ditekankan Rasul Paulus dalam ajarannya, yaitu:
pertama, setiap orang percaya diberikan karunia Roh minimal satu (1 Kor. 12:7) dan karunia itu harus digunakan dalam kehidupan bersama.
Kedua, setiap orang percaya diberi kesempatan untuk mengusahakan atau meminta karunia yang lain “Kamu memang berusaha memperoleh karunia-karunia Roh….”. Ini menunjukkan bahwa Rasul Paulus menyetujui suatu usaha untuk mendapatkan karunia Roh, walaupun semua itu tetap tergantung pada Roh Kudus sendiri dan kita tidak bisa memaksa(1 Kor. 14:1, 39).
Ketiga, setiap karunia yang ada pada kita orang percaya harus digunakan untuk membangun jemaat. Ini bukan berarti, membangun diri sendiri itu tidak penting (Rasul Paulus tidak mengatakan demikian), namun kondisi jemaat saat itu adalah cenderung membangun diri sendiri secara berlebihan dan mengabaikan orang lain.
Jadi saudaraku yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus, dengan kita mengerti dan menerapkan 3 (tiga) hal di atas ini, maka pertumbuhan dan kedewasaan rohani kita semua sebagai umat Tuhan, khususnya di Gereja Baptis Indonesia Kebayoran akan terjadi. Mari kita gunakan karunia Roh yang Allah berikan kepada kita secara maksimal meskipun mungkin masing-masing kita hanya diberi satu karunia Rohani atau mungkin juga lebih. Jangan jadikan masalah berapa karunia Rohani yang kita miliki, tetapi yang menjadi masalah adalah jikalau kita tidak menggunakan karunia Rohani itu. Atau, kita menggunakan karunia Rohani itu tidak dengan rendah hati, hanya untuk kepuasan diri dan kepentingan pribadi, padahal karunia Rohani diberikan kepada kita oleh Roh Kudus adalah untuk kepentingan bersama dalam pelayanan dan demi kemuliaan Tuhan saja. Tuhan Yesus memberkati.
(AP09072020)
Pokok Doa:
- Mendoakan pemerintah RI yang terus berupaya mencegah penyebaran virus ini di seluruh negeri ,kiranya kerjasama yang baik terjalin antara pemerintah dan masyarakat;
- Mendoakan Para Diakon yang melayani jemaat , dalam pimpinan hikmat Tuhan Yesus;
- Mendoakan para pemuda di GBIK di berikan hati yang haus dan lapar Firman Tuhan Yesus dan hidup menjadi teladan di keluarga dan masyarakat.

Karunia utk melayani
Amin