Bacaan Alkitab Hari ini:
Ulangan 17 – 20
“Satu orang saksi saja tidak dapat menggugat seseorang mengenai perkara kesalahan apapun atau dosa apapun yang mungkin dilakukannya; baru atas keterangan dua atau tiga orang saksi perkara itu tidak disangsikan.”(Ulangan 19:15)
Keadilan adalah sesuatu yang sangat dijunjung tinggi oleh Tuhan, tetapi keadilan menurut Tuhan bukan sekadar soal keputusan benar atau salah, melainkan soal kejujuran hati. Dalam Ulangan 19:15, Tuhan menetapkan bahwa satu saksi saja tidak cukup untuk menetapkan suatu perkara. Harus ada dua atau tiga saksi. Ini menunjukkan bahwa Tuhan tidak ingin keputusan dibuat secara tergesa-gesa, berdasarkan asumsi, emosi, atau kepentingan pribadi.
Sering kali dalam kehidupan sehari-hari, manusia mudah membentuk opini hanya dari satu sisi cerita. Kita cepat percaya, cepat menilai, bahkan cepat menghakimi. Namun firman Tuhan mengajarkan bahwa keadilan sejati memerlukan ketelitian, kesabaran, dan integritas. Tuhan tidak berkenan pada keputusan yang lahir dari prasangka, melainkan dari kebenaran yang diuji. Prinsip ini juga menyingkapkan hati Tuhan yang membenci kesaksian palsu. Dalam konteks Israel, kesaksian tidak jujur bisa menghancurkan hidup seseorang. Karena itu Tuhan ingin umat-Nya memahami bahwa kejujuran bukan sekadar nilai moral, tetapi bagian dari ibadah kepada-Nya. Ketika seseorang berkata jujur, ia sedang mencerminkan karakter Allah yang adalah kebenaran.
Di zaman sekarang, bentuk kesaksian palsu bisa hadir dalam banyak cara: gosip, fitnah, asumsi, atau cerita yang dibesar-besarkan. Tanpa disadari, kita bisa menjadi “saksi palsu” ketika menyebarkan sesuatu yang belum tentu benar. Firman Tuhan hari ini mengingatkan bahwa setiap perkataan memiliki dampak, dan Tuhan peduli terhadap bagaimana kita menggunakan lidah kita. Keadilan yang jujur dimulai dari hati yang takut akan Tuhan. Orang yang hidup dekat dengan Tuhan akan berhati-hati dalam berbicara, menilai, dan bersikap. Ia tidak akan mudah terprovokasi atau ikut arus opini, karena ia sadar bahwa Tuhan melihat bukan hanya tindakan, tetapi juga motivasi di baliknya.
Bapak/Ibu yang terkasi dalam Yesus Kristus, mari belajar membangun kehidupan yang berlandaskan kejujuran. Jadilah pribadi yang tidak cepat menuduh, tidak mudah menyimpulkan, dan tidak sembarangan berbicara. Sebab di hadapan Tuhan, keadilan bukan hanya tentang keputusan akhir, tetapi tentang proses yang jujur yang memuliakan Dia.
Amin, Tuhan Yesus Memberkati
(RKM25022026)
Pokok Doa SRHI GBIK
Rabu, 25 Februari 2026
- Berdoa untuk Ibadah Doa Rabu pada hari ini agar dapat berjalan dengan baik. Doakan untuk MC, Pemusik, Pembawa renungan Firman Tuhan, Pemimpin Doa, Sound dan LCD supaya dapat mempersiapkan diri dengan baik, serta doakan cuaca yang baik sehingga banyak jemaat yang hadir.
- Berdoa bagi seluruh Jemaat GBIK agar Tuhan memampukan setiap orang tua dalam mendidik dan mengajarkan anak-anak agar takut akan Tuhan.
- Berdoa agar setiap warga negara Indonesia menumbuhkan rasa bangga dan cinta tanah air yang tulus dalam diri masing-masing untuk bahu-bahu membangun negeri.
Pokok Doa untuk BPW Pengharapan, Birinoa, Halmahera Utara
- Doakan sumber mata pencaharian Jemaat supaya Tuhan memberkati setiap pekerjaan atau usaha yang dilakukan Jemaat BPW Pengharapan Birinoa;
- Doakan penjangkauan dan penginjilan di BPW Pengharapan, Birinoa, Halmahera Utara.
- Berdoa untuk Pdm. Defretes Patty supaya Tuhan memberikan kesehatan, hikmat dan kemampuan dalam menggembalakan Jemaat serta dicukupkan dalam memenuhi keperluan hidup sehari-hari.
