HIDUP DIPIMPIN TUHAN
“Kepada Dia yang memimpin umat-Nya melalui padang gurun! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.” (Mazmur 136:16)
Ada orang yang menganggap, kehidupan yang sedang dijalani ini bagaikan melalui padang gurun. Jadi ada senang dan susah yang harus dilalui. Banyak hal dari kehidupan yang sudah kita jalani, bisa menjadi pengalaman. Dari pengalaman yang terjadi, menjadi bahan kita untuk bisa belajar. Bagaikan waktu berada di sekolah, proses belajar terjadi untuk mencapai kelulusan dengan nilai yang baik. Dalam Alkitab kita bisa belajar dari bangsa Israel. Kehidupan bangsa Israel dahulu harus melewati padang gurun yang gersang dan tandus. Padang gurun adalah tempat yang udaranya sangat ekstrim bila pada siang hari akan terasa sangat panas dan terasa sangat dingin pada malam hari. Air sulit didapatkan dan menjadi sesuatu yang langka sehingga sangat berharga. Ada lagi bahaya binatang buas seperti ular dan sebagainya. Padang gurun adalah gambaran kehidupan yang sungguh berat, tidak nyaman dan penuh kesulitan. Belajar dari Musa, yang awalnya hidup dan dibesarkan di istana Firaun dengan segala kenyamanan dan kemewahan. Dengan Musa mengikuti panggilan Tuhan, ia harus memimpin dan bersama bangsa Israel dipadang gurun selama 40 tahun. Inilah iman dan ketaatan Musa mengikuti Allah. Dari kitab Ibrani 11:25 dikatakan: karena ia lebih suka menderita sengsara dengan umat Allah dari pada untuk sementara menikmati kesenangan dari dosa.
Demikian dengan kehidupan kita yang ada sekarang, banyak hal yang dapat dipelajari. Kita bisa belajar melalui perjalanan hidup yang terkadang melewati kerikil-kerikil, batu-batu besar, tikungan-tikungan tajam, dan juga lembah-lembah curam. Kita bisa belajar dari masalah, kesulitan, tekanan, penderitaan, situasi, kejadian, atau peristiwa, yang kita alami.
Tuhan ijinkan kita untuk melalui semua ini, seperti bangsa Israel, melewati padang gurun yang gersang dan tandus. Perlu diingat bahwa selain Tuhan ijinkan, Allah juga memimpin kehidupan kita dengan kasih setia-Nya sampai selama lamanya. Walaupun kehidupan didunia secara daging terasa menyakitkan dan tidak enak, tapi percayalah bahwasanya untuk selama lamanya kasih setia-Nya. Kristus memang tampak lemah ketika disalibkan, namun kini hidup oleh kuasa Allah. Demikian orang percaya walau tampak lemah, ia melayani dengan kuasa Allah.
Ini menunjukkan bahwa kuasa rohani tidak selalu terlihat dalam penampilan lahiriah, tetapi dalam kuasa Allah yang bekerja melalui kelemahan manusia.
Tuhan Yesus memberkati. Amin
(MS17102025)
Pokok Doa SRHI GBIK
Sabtu, 18 Oktober 2025
- Berdoa untuk Ibadah Doa Fajar pada hari ini Sabtu, 18 Oktober 2025 yang diadakan secara online, Tuhan Yesus memberkati para pelayan dan jemaat yang hadir di zoom dan FT yang disampaikan dapat terus menjadi berkat;
- Berdoa bagi persiapan para pelayan yang melayani di ibadah Minggu, Tuhan Yesus perlengkapi dan kiranya pelayanan yg diberikan dapat terus menyenangkan hati Tuhan;
- Berdoa untuk rangkaian acara Camp PBI Berkualitas 2025 sesi terakhir dan wisuda yang dilaksanakan pada hari ini, kiranya Tuhan Yesus memberkati dan memberikan kelancaran.
Pokok Doa untuk Cabang Alfa Omega, Gamhoku – Halmahera Utara
- Berdoa untuk jemaat yang sedang sakit dan yang dalam proses pemulihan kesehatan, kiranya Tuhan menjamah dan memberikan kesembuhan;
- Mengucap syukur atas Kebaktian Umum, Sekolah Minggu dan kegiatan gereja lainnya (Ibadah Doa, Kamis Ceria, KPW, KMBI, PBI dan WBI) yang sudah berlangsung dengan baik, kiranya Tuhan memberkati setiap jemaat yang hadir dan Tuhan tambahkan jiwa-jiwa baru;
- Berdoa untuk Gembala Sidang (Sdr. Nehemia Abdiel) supaya Tuhan memberikan kesehatan, hikmat dan kebijaksanaan untuk dapat terus melayani dengan penuh sukacita dan sepenuh hati untuk memajukan kualitas dan kuantitas jemaat.
