“Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.” (Matius 6:9-10)
Dalam Injil Matius 6:5-13 rasul Matius menulis Tuhan Yesus mengajarkan murid -murid-Nya bagaimana caranya berdoa. Pada saat itu murid-murid-Nya seringkali menyaksikan bagaimana cara orang-orang Farisi berdoa. Mereka juga telah menyaksikan Yohanes Pembaptis mengajar murid-muridnya bagaimana caranya berdoa. Bahkan mereka sendiri telah menyaksikan bagaimana cara Tuhan Yesus berdoa.
Tuhan Yesus merindukan agar pengikut-pengikutnya berdoa. Karena itu ketika Tuhan Yesus berkhotbah di bukit, salah satu topik yang Yesus ajarkan kepada para pengikut-Nya ialah pentingnya berdoa. Dalam khotbah Tuhan Yesus yang membahas tentang doa, Tuhan Yesus mengajarkan pola doa yang benar.
Ada beberapa pokok yang diajarkan Tuhan Yesus tentang doa dalam khotbah-Nya itu. Tetapi karena ruang dalam SRHI ini sangat terbatas, maka penulis mengajak pembaca SRHI untuk memerhatikan Matius 5:9-10 yang memaparkan: “Dikuduskanlah nama-Mu. Datanglah kerajaan-Mu. Jadilahkehendak-Mu di bumi seperti di surga”. Doa yang benar mengandung hasrat untuk memuliakan Tuhan dan memaparkan rencana-Nya. Demikian juga Nama, kerajaan, dan kehendak-Nya memiliki prioritas utama dalam doa-doa tersebut.
Pembaca SRHI yang dikasihi Tuhan, Setiap orang ingin menjaga nama dan reputasi mereka sendiri. Tetapi dalam doa yang diajarkan oleh Tuhan Yesus ini, kita harus menahan kecenderungan untuk melindungi dan mempromosikan diri kita sendiri terlebih dahulu. Kita diminta untuk mengutamakan nama, kerajaan, dan kehendak Tuhan. Tuhan Yesus berkehendak kita berdoa dengan keinginan agar kehendak Tuhan terjadi di bumi seperti di sorga. Di sorga tidak ada ketidaktaatan dan tidak ada hambatan bagi kehendak Tuhan. Sebaliknya di bumi ada ketidaktaatan, ada hambatan yang menghalangi kita melakukan kehendak Tuhan. Tuhan Yesus mengajarkan dan mendorong pengikut-pengikut-Nya sangat merindukan untuk menyaksikan kehendak Tuhan terjadi dengan bebas di bumi seperti di surga.
Tuhan Yesus yang mengajarkan doa ini kepada pengikut-pengikutNya melakukan hal itu dalam pengertian yang sangat luas. Ketika Tuhan Yesus sedang tergantung dan terpaku di kayu salib, keringat darah bercucuran di wajah-Nya, dan semua rasa takut dan gentar dari seorang pria yang sedang menderita menimpa-Nya, Tuhan Yesus tidak membantah keputusan Bapa-Nya, tetapi Dia menundukkan kepalaNya dan berseru: “Namun, bukan seperti yang Aku kehendaki, tetapi seperti yang Engkaukehendaki”. Orang dapat berkata, “Jadilah kehendakmu” dengan cara dan suasana hati yang berbeda. Ada orang yang mungkin mengatakannya dengan menerimanya sebagai suatu nasib atau sebagai suatu kebencian, misalnya: “Bapa akan melakukan kehendak Bapa, dan tidak ada yang dapat aku lakukan tentang hal itu. Kehendak Bapa menang, tetapi aku tidak menyukainya” tetapi Tuhan Yesus mengatakannya dengan hati yang penuh kasih dan kepercayaan yang sempurna, “Lakukanlah kehendak-Mu ya Tuhan, karena Aku tahu itu yang terbaik. Ubahlah Aku di mana Aku tidak mengerti agar Aku menerima kehendak-Mu.”
Mungkin Anda bertanya mengapa Tuhan ingin kita berdoa agar kehendak-Nya terjadi, seolah-olah Dia tidak dapat melakukan-Nya sendiri. Tuhan lebih dari mampu melakukan kehendak-Nya tanpa doa atau kerja sama kita. Namun, Tuhan mengundang partisipasi kita dengan doa-doa kita, hati kita, dan tindakan kita untuk melihat kehendak-Nya terjadi di bumi seperti di surga.
Pembaca SRHI yang dikasihi Tuhan, Dengan berdoa memohon kepada Tuhan datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga menjadikan kita menghampiri Tuhan dengan kerendahan hati. Kita mengakui dan menerima otoritas Tuhan dalam kehidupan kita. Hal itu akan membuat kita siap menerima apapun jawaban yang Tuhan berikan kepada kita. Dengan demikian kita akan dapat mengucap syukur dalam segala sesuatu dan tidak membanggakan kekuatan Anda sendiri.
JET07032025
Pokok Doa SRHI
Jumat, 7 Maret 2025
1. Berdoa untuk jemaat yang lemah iman dan keragu-raguan supaya diberikan kekuatan iman dan pencerahan supaya tetap berpegang teguh pada keselamatan hanya dalam Tuhan Yesus Kristus.
2. Berdoa untuk koster gereja dan security gereja supaya diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjaga kebersihan, kerapihan dan keamanan gereja.
3. Berdoa untuk Kementerian Pendidikan dari pusat sampai daerah supaya menggunakan anggaran pendidikan yang ada dengan jujur dan takut akan Tuhan.
Pokok Doa untuk TPW Gerbang Indah, Loleba, Halmahera Utara
- Doakan kesetiaan jemaat dalam mengikuti Ibadah dan Sekolah Minggu.
- Berdoa untuk kesehatan dan kecukupan rejeki bagi jemaat TPW Gerbang Indah.
- Berdoa untuk Gembala Sidang (Sdr. Charis) supaya Tuhan memberikan kesehatan, hikmat dan kemampuan dalam menggembalakan Jemaat.
