“Jangan menoleh ke belakang dan jangan berhenti di mana pun di lembah ini. Larilah ke pegunungan, supaya kamu tidak dilenyapkan.”
(Kejadian 19:17)
Fokus merupakan tindakan yang harus diambil oleh orang percaya dalam menjalani kehidupan asmaranya bersama Tuhan. Mengapa demikian? Hal ini harus menjadi dasar pemikiran penting bagi orang percaya karena Tuhan menghendaki hubungan yang serius (Matius 6:24 “Tidak dapat mengabdi kepada dua tuan”; Yakobus 1:8 “Tidak boleh mendua hati”). Karena itulah, orang percaya perlu memposisikan diri untuk fokus memandang Tuhan sehingga apa pun yang dihasilkan dan diperbuat, semuanya itu berorientasi kepada-Nya (Kolose 3:23).
Tidak seperti istri Lot yang kehilangan fokusnya sehingga ia menoleh ke belakang dan akhirnya mendapat ganjaran yang sesuai dengan perilakunya. Apa yang dilakukan oleh istri Lot merupakan gambaran manusia yang mudah kehilangan fokus karena ketidakrelaannya untuk setia mengikuti perintah Tuhan. Ini menjadi sebuah realitas kehidupan orang percaya sebab beberapa di antara mereka akhirnya kehilangan fokus karena tidak ingin mengalihkan pandangannya terhadap kekayaan yang ia miliki, relasi, dan materi untuk fokus kepada Tuhan saja. Beberapa dari mereka belum rela dan berat untuk mengesampingkan hal-hal tersebut sehingga sulit untuk fokus kepada Tuhan.
Fokus yang berbeda ditampilkan oleh Lot dan istrinya. Istrinya fokus pada sesuatu yang duniawi dan menolak untuk fokus kepada Tuhan, sementara Lot fokus kepada Tuhan dan mengesampingkan sesuatu yang duniawi walaupun ia harus mengorbankan semuanya itu. Lot tetap fokus kepada Tuhan walaupun ia kehilangan kekayaannya, relasinya, dan materinya karena ia tahu bahwa Tuhan akan mengembalikan itu semua lebih dari apa yang pernah ia miliki jika ia fokus pada sesuatu yang ilahi.
Perenungan kali ini mengajarkan kita bahwa orang percaya perlu berkorban saat ia berusaha fokus kepada Tuhan. Perenungan ini juga mengajarkan kita bahwa orang percaya harus fokus kepada Tuhan dan percaya bahwa walaupun kita harus berkorban, Tuhan akan kembali menyediakan.
Tuhan Yesus memberkati
(YG060125)
Pokok Doa GBIK:
- Berdoa untuk Pemerintah mulai dari Presiden, Wakil Presiden dan para Menteri dalam Kabinet Merah Putih agar dapat menjalankan tugas dan tanggung sampai akhir masa jabatan tahun 2029.
- Berdoa bagi anak-anak atau cucu-cucu yang akan masuk sekolah dalam minggu ini agar terus diberikan kepintaran, ketekunan dan semangat dalam belajar di setiap jenjang pendidikan mereka.
- Berdoa mohon Tuhan Yesus terus memimpin dan menyertai kita di sepanjang tahun 2025, memberkati pekerjaan kita, pendidikan dan pelayanan kita dapat lebih baik dari tahun 2024.
Pokok Doa Cabang MARGA MULYA, Monterado, Kalimantan Barat
- Doakan Penambahan Guru Sekolah Minggu, bahan ajar Sekolah Minggu, alat peraga Sekolah Minggu.
- Doakan kegiatan Gereja, Jam Doa, WBI, KPW, dapat berjalan dengan baik dan lancar.
- Berdoa untuk jemaat Cab. Marga Mulya untuk terus setia beribadah dan melayani Tuhan.
