“Karena kamu semua adalah anak-anak terang dan anak-anak siang. Kita bukanlah orang-orang malam atau orang-orang kegelapan. Sebab itu baiklah jangan kita tidur seperti orang-orang lain, tetapi berjaga-jaga dan sadar. Sebab mereka yang tidur, tidur waktu malam dan mereka yang mabuk, mabuk waktu malam. Tetapi kita, yang adalah orang-orang siang, baiklah kita sadar, berbajuzirahkan iman dan kasih, dan berketopongkan pengharapan keselamatan.”
(1 Tesalonika 5:5-8)
Tema gereja kita bulan Januari 2025 ini ialah: Gereja Adalah Keluarga Allah Yang Dibangun Kristus. Untuk dapat mewujudkan tema tersebut, diperlukan penyerahan diri secara total. Untuk itu mari merenungkan firman Tuhan yang terdapat dalam 1 Tesalonika 5:1-10.
Saudara-saudara pembaca SRHI yang dikasihi Tuhan, Surat 1 Tesalonika ini ditulis oleh Rasul Paulus bersama-sama dengan Silvanus dan Timotius dari kota Korintus dan dikirim ke gereja Tesalonika sekitar tahun 51 Masehi. Tema surat ini ialah tentang Kedatangan kembali Tuhan Yesus. Itu sebabnya hampir pada setiap akhir surat ini Rasul Paulus selalu menulis tentang Kedatangan Kembali Tuhan Yesus.
Mari memperhatikan Pasal 1:9-10:
“Sebab mereka sendiri bercerita tentang kami, bagaimana kamu menyambut kami dan bagaimana kamu berbalik dari berhala-berhala kepada Allah untuk melayani Allah yang hidup dan yang benar, dan untuk menantikan kedatangan Anak-Nya dari sorga, yang telah dibangkitkan-Nya dari antara orang mati, yaitu Yesus, yang menyelamatkan kita dari murka yang akan datang.”
Pasal 2:19-20:
“Sebab siapakah pengharapan kami atau sukacita kami atau mahkota kemegahan kami di hadapan Yesus, Tuhan kita, pada waktu kedatangan-Nya, kalau bukan kamu? Sungguh, kamulah kemuliaan kami dan sukacita kami.”
Pasal 3:13:
“Kiranya Dia menguatkan hatimu, supaya tak bercacat dan kudus, di hadapan Allah dan Bapa kita pada waktu kedatangan Yesus, Tuhan kita, dengan semua orang kudus-Nya.”
Pasal 4 merupakan pasal yang sangat jelas berbicara tentang apa yang terjadi bagi orang Kristen yang telah mati dan kita yang masih hidup ketika Tuhan Yesus datang kembali:
“Ini kami katakan kepadamu dengan firman Tuhan: kita yang hidup, yang masih tinggal sampai kedatangan Tuhan, sekali-kali tidak akan mendahului mereka yang telah meninggal. Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit; sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan.” (4:15-17)
Pasal 5, pasal yang terakhir:
“Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa, dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita.” (5:23)
Saudara-saudara pembaca SRHI yang dikasihi Tuhan, semoga kita semua juga selalu siap menyambut kedatangan Tuhan Yesus kembali ke dunia ini. Kedatangan Tuhan Yesus kembali ke dunia ini sangatlah penting untuk diyakini, dan kita perlu mempersiapkan diri untuk menyambutnya. Sedemikian penting kedatangan Tuhan Yesus kembali ke dunia, sehingga Tuhan Yesus menggunakan banyak perumpamaan dan pengajaran tentang tanda-tanda kedatangan-Nya kembali. Tentu kita bisa ingat perumpamaan tentang 10 anak gadis yang menyambut mempelai laki-laki (Matius 25:1-13). Ada perumpamaan tentang talenta dan perumpamaan tentang hamba yang setia. Dari semua yang disampaikan oleh Tuhan Yesus menyatakan bahwa kita perlu mempersiapkan diri menyambut kedatangan Tuhan Yesus.
Firman Tuhan menyatakan bahwa kita perlu menjaga kehidupan kita agar ketika Tuhan Yesus datang, kita didapati sebagai hamba yang setia. Untuk itu perlu penyerahan diri secara total. Bapak, Ibu, Saudara, sambil menantikan kedatangan Tuhan Yesus, marilah kita juga menyerahkan diri kita sepenuhnya untuk tetap membangun gereja Tuhan yang Tuhan Yesus percayakan kepada kita.
(JET10012025)
Pokok Doa GBIK:
- Berdoa bagi jemaat yang saat ini sedang mengandung, Tuhan Yesus menyertai selama proses kehamilan dan pada waktunya melahirkan, Ibu dan bayi diberikan kesehatan.
- Berdoa bagi jemaat GBIK yang lanjut usia, kiranya senantiasa diberikan kesehatan, sukacita dan berkat dalam menikmati setiap waktu bersama keluarga terkasih.
- Berdoa bagi jemaat yang memiliki kerinduan untuk ambil bagian dalam pekerjaan Tuhan melayani di Gereja, mampu mengabdikan dirinya bagi kemuliaan nama Tuhan sesuai talenta yang dimiliki.
Pokok Doa BPW PEMURIDAN, Sidikalang, Dairi, Sumatera Utara
- Doakan pelayanan dan kesehatan Bp. Samuel Paradonga Purba di BPW Pemuridan, Sidikalang.
- Doakan dalam mempersiapkan bahan ajar Sekolah Minggu dan alat peraga Sekolah Minggu.
- Doakan untuk kesetiaan jemaat dalam mengikuti Sekolah Minggu.
