{"id":9795,"date":"2024-09-22T07:47:49","date_gmt":"2024-09-22T00:47:49","guid":{"rendered":"https:\/\/gbik.info\/?p=9795"},"modified":"2024-09-22T07:47:49","modified_gmt":"2024-09-22T00:47:49","slug":"srhi-23-september-2024-bersaksi-dalam-pelayana-kasih","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/2024\/09\/22\/srhi-23-september-2024-bersaksi-dalam-pelayana-kasih\/","title":{"rendered":"SRHI 23 SEPTEMBER 2024 &#8211; BERSAKSI DALAM PELAYANA KASIH"},"content":{"rendered":"<blockquote class=\"wp-block-quote\" style=\"text-align: center;\"><p><strong><em>&#8220;8:1 Saudara-saudara, kami hendak memberitahukan kepada kamu tentang kasih karunia yang dianugerahkan kepada jemaat-jemaat di Makedonia. 8:2 Selagi dicobai dengan berat dalam pelbagai penderitaan, sukacita mereka meluap dan meskipun mereka sangat miskin, namun mereka kaya dalam kemurahan. 8:3 Aku bersaksi, bahwa mereka telah memberikan menurut kemampuan mereka, bahkan melampaui kemampuan mereka. 8:4 Dengan kerelaan sendiri mereka meminta dan mendesak kepada kami, supaya mereka juga beroleh kasih karunia untuk mengambil bagian dalam pelayanan k  kepada orang-orang kudus. 8:5 Mereka memberikan lebih banyak dari pada yang kami harapkan. Mereka memberikan diri mereka, pertama-tama kepada Allah, kemudian oleh karena kehendak Allah juga kepada kami. 8:6 Sebab itu kami mendesak m  kepada Titus, supaya ia mengunjungi kamu dan menyelesaikan pelayanan kasih itu sebagaimana ia telah memulainya. 8:7 Maka sekarang, sama seperti kamu kaya dalam segala sesuatu, dalam iman, dalam perkataan, dalam pengetahuan, dalam kesungguhan untuk membantu, dan dalam kasihmu terhadap kami&#8211;demikianlah juga hendaknya kamu kaya dalam pelayanan kasih ini. 8:8 Aku mengatakan hal itu bukan sebagai perintah, melainkan, dengan menunjukkan usaha orang-orang lain untuk membantu, aku mau menguji keikhlasan kasih kamu. 8:9 Karena kamu telah mengenal kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus, bahwa Ia, yang oleh karena kamu menjadi miskin 3 , sekalipun Ia kaya, supaya kamu menjadi kaya oleh karena kemiskinan-Nya. 8:10 Inilah pendapatku tentang hal itu, yang mungkin berfaedah bagimu. Memang sudah sejak tahun yang lalu kamu mulai melaksanakannya dan mengambil keputusan untuk menyelesaikannya juga. 8:11 Maka sekarang, selesaikan jugalah pelaksanaannya itu! Hendaklah pelaksanaannya sepadan dengan kerelaanmu, dan lakukanlah itu dengan apa yang ada padamu. 8:12 Sebab jika kamu rela untuk memberi, maka pemberianmu akan diterima, kalau pemberianmu itu berdasarkan apa yang ada padamu, bukan berdasarkan apa yang tidak ada padamu. 8:13 Sebab kamu dibebani bukanlah supaya orang-orang lain mendapat keringanan, tetapi supaya ada keseimbangan. 8:14 Maka hendaklah sekarang ini kelebihan kamu mencukupkan kekurangan mereka, agar kelebihan mereka kemudian mencukupkan kekurangan kamu, supaya ada keseimbangan. 8:15 Seperti ada tertulis: &#8220;Orang yang mengumpulkan banyak, tidak kelebihan dan orang yang mengumpulkan sedikit, tidak kekurangan. &#8220;.\u201d<\/em><\/strong><cite><strong><br \/>\n(<em>2 KOR. 8:1-15<\/em>)<\/strong><\/cite><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nOrang-orang berhasil adalah mereka yang yang selalu berbuat baik bagi dirinya sendiri dan sesamanya. Mereka tidak bersantai ria namun mereka pusatkan diri mengerjakan hal-hal yang sulit. Banyak orang hebat, popular, dan berkharisma menemui kegagalan saat mereka berhenti mengerjakan hal-hal yang sulit\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nSeorang yang berhasil tidak tergantung pada apa kata orang. Mempertahankan hubungan dengan diri sendiri, adalah sesuatu yang sangat penting. Dan jikalau kita mengerjakan sesuatu yang sulit, berarti tidak membiarkan pendapat umum menggoyahkan kita daripada apa yang dikatakan oleh nurani, keberanian, semangat, atau suara hati kita. Mc. Clelleand seorang pakar psikologi terkenal mengatakan bahwa para pengusaha terkenal, memiliki semangat yang tinggi untuk maju. Mereka memiliki ciri-ciri pribadi yang sanggup mengambil resiko. Mereka juga adalah orang-orang yang bertanggung jawab dan senantiasa terdorong oleh semangat dan visi mereka.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nPerhatikan kehidupan Tuhan Yesus. la tidak pernah mengijinkan apa yang dikatakan orang lain perihal diri-Nya untuk merubah pendirian-Nya. la tetap menyembuhkan. la mengusir setan. la tetap berbuat baik walaupun banyak orang Farisi dan ahli Taurat mengatakan bahwa la melakukan semua itu dengan kuasa setan (Mat. 12:24). la tida membuang waktu memikirkan apa kata orang, karena la ingin memberikan buah nyata kepada setiap orang yang dijumpai-Nya, dan la tidak pernah bosan menghasilkan buah nyata, walaupun dalam keadaan sulit sekalipun. Oleh karena itu dalam Lukas 6:43-45 dalam rangkaian pengajaran Tuhan Yesus kepada para murid-Nya ditutup dengan dorongan untuk menghasilkan buah nyata sebagai tanda murid Kristus yang sejati. Karena bagi Tuhah Yesus, tidak ada cara lain untuk membuktikan bahwa kita adalah murid Kristus selain kehidupan yang dapat dilihat dan dirasakan orang lain.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nInilah juga yang dilakukan oleh jemaat-jemaat di Makedonia yang dicatat dalam 2 Korintus 8:1-15. Meskipun mereka telah mengalami banyak kesusahan dan kesulitan, mereka tetap bersukacita oleh karena mereka bisa memberi kepada orang lain atau umat Kristen di Yerusalem (2 Kor. 8:1-5). Dari apa yang dilakukan oleh jemaat-jemaat Makedonia inilah, dijadikan contoh Rasul Paulus mengingatkan kepada jemaat di Korintus untuk segera melakukan pelayanan kasih kepada sesama orang percaya di Yudea, apalagi mereka sudah sepakat dan berjanji untuk menyumbangkan dana kepada sesama orang percaya di Yudea yang sangat memerlukan (2 Kor. 8:6-8, 10-11)\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nMarilah sekarang kita merenungkan beberapa hal ini: Apakah kita sebagai murid Tuhan Yesus sudah menghasilkan buah nyata bagi diri kita sendiri, sesama, dan bagi Tuhan? Mengapa kita perlu membuat resolusi dalam hidup ini? Jawabannya adalah karena banyak orang yang mengakui murid Kristus yang dipenuhi Roh Kudus tetapi buah yang dihasilkan berbeda jauh dengan apa yang diperintahkan Tuhan dalam firman-Nya (Yoh. 15:16) dan tentunya ini sangat menyedihkan, jika sebagai murid Tuhan kita hanya mampu berkata hal-hal yang manis saja tetapi tidak melakukannya itu tidak menjadi saksi yang baik bagi sesama. Dan juga perlu kita ingat bersama bahwa ketika kita memberi sesuatu kepada sesama tidak akan pernah membuat kita miskin (2 Kor. 8:15; Ams. 11:24-25). Selamat beribadah, Tuhan Yesus memberkati. Amin.<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&#8220;8:1 Saudara-saudara, kami hendak memberitahukan kepada kamu tentang kasih karunia yang dianugerahkan kepada jemaat-jemaat di Makedonia. 8:2 Selagi dicobai dengan berat dalam pelbagai penderitaan, sukacita mereka meluap dan meskipun mereka sangat miskin, namun mereka kaya dalam kemurahan. 8:3 Aku bersaksi, bahwa mereka telah memberikan menurut kemampuan mereka, bahkan melampaui kemampuan mereka. 8:4 Dengan kerelaan sendiri&#8230;<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on wp_trim_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":6797,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-9795","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-srhi-santapan-rohani-hari-ini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9795","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9795"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9795\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9798,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9795\/revisions\/9798"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6797"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9795"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9795"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9795"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}