{"id":8893,"date":"2024-04-27T23:37:30","date_gmt":"2024-04-27T16:37:30","guid":{"rendered":"https:\/\/gbik.info\/?p=8893"},"modified":"2024-04-27T23:52:05","modified_gmt":"2024-04-27T16:52:05","slug":"srhi-28-apr-24-mendewasakan-orang-lain","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/2024\/04\/27\/srhi-28-apr-24-mendewasakan-orang-lain\/","title":{"rendered":"SRHI 28 APR 24 &#8211; MENDEWASAKAN ORANG LAIN"},"content":{"rendered":"<blockquote class=\"wp-block-quote\" style=\"text-align: center;\"><p><strong><em>\u201c11:19 Sementara itu banyak saudara-saudara telah tersebar karena penganiayaan yang timbul sesudah Stefanus dihukum mati. Mereka tersebar sampai ke Fenisia, Siprus dan Antiokhia namun mereka memberitakan Injil kepada orang Yahudi saja. 11:20 Akan tetapi di antara mereka ada beberapa orang Siprus dan orang Kirene yang tiba di Antiokhia dan berkata-kata juga kepada orang-orang Yunani dan memberitakan Injil, bahwa Yesus adalah Tuhan. 11:21 Dan tangan Tuhan menyertai mereka dan sejumlah besar orang menjadi percaya dan berbalik kepada Tuhan. 11:22 Maka sampailah kabar tentang mereka itu kepada jemaat di Yerusalem, lalu jemaat itu mengutus Barnabas ke Antiokhia. 11:23 Setelah Barnabas datang dan melihat kasih karunia Allah, bersukacitalah ia. Ia menasihati mereka, supaya mereka semua tetap setia kepada Tuhan, 11:24 karena Barnabas adalah orang baik, penuh dengan Roh Kudus dan iman. Sejumlah orang dibawa kepada Tuhan. 11:25 Lalu pergilah Barnabas ke Tarsus untuk mencari Saulus; dan setelah bertemu dengan dia, ia membawanya ke Antiokhia. 11:26 Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen. 11:27 Pada waktu itu datanglah beberapa nabi dari Yerusalem ke Antiokhia. 11:28 Seorang dari mereka yang bernama Agabus bangkit dan oleh kuasa Roh ia mengatakan, bahwa seluruh dunia akan ditimpa bahaya kelaparan yang besar. Hal itu terjadi juga pada zaman Klaudius. 11:29 Lalu murid-murid memutuskan untuk mengumpulkan suatu sumbangan, sesuai dengan kemampuan mereka masing-masing dan mengirimkannya kepada saudara-saudara yang diam di Yudea. 11:30 Hal itu mereka lakukan juga dan mereka mengirimkannya kepada penatua-penatua dengan perantaraan Barnabas dan Saulus..\u201d<\/em><\/strong><cite><strong>(<em>Kis. 11:19-30<\/em>)<\/strong><\/cite><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nKemurahan dan kebaikan hati kita orang percaya dapat juga digunakan untuk mendewasakan orang lain. Tentunya dalam hal ini mengarahkan hidup dan iman orang lain untuk menjadi kokoh. Bagaimana jika orang yang kita bina diragukan pertobatannya karena sikap dan perbuatannya sebelum mengenal Tuhan Yesus? Apakah kita dapat meyakinkan orang lain akan buah pertobatannya? Serta berapa lama seseorang harus dibina? Mari kita lihat bagaimana melalui pengalaman Barnabas yang penuh kemurahan dan kebaikan hati dalam menolong dan mendewasakan Saulus (Paulus) sehingga menolong kita mendapatkan jawaban dari pertanyaan di atas.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nBarnabas begitu yakin akan tugasnya, sekalipun pertobatan Saulus (Paulus) dianggap aneh. Siapa yang tidak kenal Rasul Paulus? Bukankah tulisan dan buah pikirannya mendominasi Injil? Paulus (sebelum bertobat dahulu namanya Saulus) memiliki perubahan hidup yang luar biasa semenjak berjumpa dengan Tuhan Yesus. Beberapa catatan dalam Kisah Para Rasul 8:1,3; 9:1-2 menunjukkan seberapa besar kebencian dan perilaku dalam memusuhi orang percaya. Namun Saulus yang sudah bertobat tidak akan bertumbuh dalam pengenalan akan Tuhan Yesus apabila tidak ada yang membimbing dan memuridkannya. Barnabas seorang Lewi dari Siprus telah merelakan diri menjadi orang yang membimbing Saulus. Memang kita tidak tahu asal usul perubahan nama Saulus menjadi Paulus, namun sangat dimungkinkan di saat Saulus dibaptiskan dan menjadi orang percaya dan mulai Kisah Para Rasul 13:7-12 terjadi perubahan penyebutan nama Paulus dari yang semula Saulus setelah bertemu dengan Sergius Paulus, Gubernur yang cerdas dan percaya pada ajaran Tuhan oleh pemberitaan Saulus. Sesudah itu nama Saulus berubah menjadi Paulus.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nKeberanian Barnabas dalam membimbing dan memuridkan Saulus membuatnya bertumbuh dengan sangat pesat (Kis. 9:28-30) meskipun awalnya pertobatan Saulus diragukan para murid Tuhan lainnya, termasuk Ananias dan jemaat di Yerusalem (Kis. 9:11-17; 26-27). Di sini, Barnabas menjadi jaminan atas kondisi dan keadaan Paulus di hadapan jemaat Yerusalem. Dan sesudah itu Paulus dibawa ke Kaisarea dan Tarsus oleh saudara yang lainnya. Paulus bertumbuh sangat pesat dalam kehidupan rohaninya. Ketika dibawa oleh saudara-saudara kembali ke Tarsus (Kis. 9:28-30) menyebabkan banyak orang bertobat meskipun juga adanya ancaman. Barnabas untuk kali yang kedua menemui Saulus setelah mendengar adanya kemajuan yang pesat pada jemaat di Anthiokia dibawanya Saulus dari Tarsus dan dibina di Anthiokia selama satu tahun. Dan dari sinilah setiap orang yang percaya kepada Tuhan Yesus itu disebut Kristen (Kis. 11:26). Sebutan ini diberikan oleh masyarakat Anthiokia atas kehidupan yang ditunjukkan jemaat di tengah masyarakat juga sebuah ejekan terhadap mereka yang percaya kepada Kristus.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nJadi, jika kita meragukan pertobatan seseorang sesungguhnya kita telah mempersempit peluang seseorang untuk bertumbuh. Karena itu kita harus berani dan menyediakan diri sebagai pembimbing dalam pertumbuhan iman orang lain demi menyenangkan Tuhan dan sesama kita. Selamat beribadah, Tuhan Yesus memberkati.<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201c11:19 Sementara itu banyak saudara-saudara telah tersebar karena penganiayaan yang timbul sesudah Stefanus dihukum mati. Mereka tersebar sampai ke Fenisia, Siprus dan Antiokhia namun mereka memberitakan Injil kepada orang Yahudi saja. 11:20 Akan tetapi di antara mereka ada beberapa orang Siprus dan orang Kirene yang tiba di Antiokhia dan berkata-kata juga kepada orang-orang Yunani dan&#8230;<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on wp_trim_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":2058,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-8893","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-srhi-santapan-rohani-hari-ini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8893","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8893"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8893\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8931,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8893\/revisions\/8931"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2058"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8893"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8893"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8893"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}