{"id":8891,"date":"2024-04-25T22:40:13","date_gmt":"2024-04-25T15:40:13","guid":{"rendered":"https:\/\/gbik.info\/?p=8891"},"modified":"2024-04-25T23:56:48","modified_gmt":"2024-04-25T16:56:48","slug":"srhi-26-apr-24-pribadi-yang-berkenan-di-hati-tuhan-mazmur-51","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/2024\/04\/25\/srhi-26-apr-24-pribadi-yang-berkenan-di-hati-tuhan-mazmur-51\/","title":{"rendered":"SRHI 26 APR 24 &#8211; PRIBADI YANG BERKENAN DI HATI TUHAN (Mazmur 51)"},"content":{"rendered":"<blockquote class=\"wp-block-quote\" style=\"text-align: center;\"><p><strong><em>\u201cKata Samuel kepada Saul: &#8220;Perbuatanmu itu bodoh. Engkau tidak mengikuti perintah TUHAN, Allahmu, yang diperintahkan-Nya kepadamu; sebab sedianya TUHAN mengokohkan kerajaanmu atas orang Israel untuk selama-lamanya. Tetapi sekarang kerajaanmu tidak akan tetap. TUHAN telah memilih seorang yang berkenan di hati-Nya dan TUHAN telah menunjuk dia menjadi raja atas umat-Nya, karena engkau tidak mengikuti apa yang diperintahkan TUHAN kepadamu.\u201d<\/em><\/strong><cite><strong>(<em>1 Samuel 13:13-14<\/em>)<\/strong><\/cite><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari sekian banyak tokoh Alkitab, Raja Daud adalah salah seorang\u00a0 yang sangat berkenan di hati Tuhan.\u00a0 Seperti yang dikatakan oleh Nabi Samuel ketika dia menegur Raja Saul yang tidak taat kepada firman Tuhan. Nabi Samuel berkata bahwa Allah telah melihat\u00a0 seorang yang berkenan di hati Tuhan untuk menggantikannya sebagai\u00a0 raja Israel.\u00a0 Setiap kali ada pergantian raja\u00a0 di kerajaan Yehuda dan raja itu hidupnya\u00a0 baik dan takut kepada Tuhan, firman Tuhan selalu berkata:\u201d Ia melakukan apa yang benar di mata TUHAN dan hidup sama seperti Daud, bapa leluhurnya.\u00a0 Contoh,\u00a0 misalnya Raja Yosia dalam 2 Raja-raja 22:1-2: <strong><em>\u201cYosia berumur delapan tahun pada waktu ia menjadi raja dan tiga puluh satu tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem. Nama ibunya ialah Yedida binti Adaya, dari Bozkat. Ia melakukan apa yang benar di mata TUHAN dan hidup sama seperti Daud, bapa leluhurnya, dan tidak menyimpang ke kanan atau ke kiri.\u201d<\/em><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mengapa Daud berkenan di hati Tuhan? Daud berkenan di hati Tuhan, bukan karena dia\u00a0 orang yang sempurna. Tuhan sendiri tidak mengijinkan Daud mendirikan Bait Allah, karena tangan Daud banyak menumpahkan darah. Kita juga membaca bahwa Daud berbuat dosa yang sangat buruk di mata Tuhan yaitu dosa perzinahan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kalau demikian apa yang membuat Daud berkenan di hati Tuhan? Mari perhatikan berapa hal berikut ini. Ada beberapa hal yang ada pada Daud yang membuat Tuhan\u00a0 berkenan akan dia.\u00a0 Penulis mencantumkan dua saja untuk hari ini,<\/p>\n<ul>\n<li>Daud mengalami pertobatan yang sejati\/sungguh-sungguh.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Apa yang istimewa yang ada pada Daud, sehingga Tuhan memilih dia, mengurapinya, dan memakai garis keturunannya melahirkan Yesus, Juruselamat dunia ini? Bahkan Tuhan Yesus\u00a0 sering disebut sebagai anak Daud, yang tertera dalam (Matius 21:9): <strong><em>\u201cDan orang banyak yang berjalan di depan Yesus dan yang mengikuti-Nya dari belakang berseru, katanya: &#8220;Hosana bagi Anak Daud, diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan, hosana di tempat yang mahatinggi!&#8221;<\/em><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Daud berkenan di hati Tuhan karena ia sungguh-sungguh mengalami pertobatan. Kita bisa membaca hal itu dalam Mazmur 51 yang merupakan Mazmur Daud ketika nabi Natan setelah Daud berzina dengan Betsteba dan memubunuh Uria suami Betsyeba yang sebagiannya penulis cantumkan di bawah ini: <strong><u>(sangat baik apabila Anda membaca seluruh Mazmur 51)<\/u><\/strong><\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li>Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setia-Mu, hapuskanlah pelanggaranku menurut rahmat-Mu yang besar!<\/li>\n<li>Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku, dan tahirkanlah aku dari dosaku!<\/li>\n<li>Sebab aku sendiri sadar akan pelanggaranku, aku senantiasa bergumul dengan dosaku.<\/li>\n<li>Terhadap Engkau, terhadap Engkau sajalah aku telah berdosa dan melakukan apa yang Kauanggap jahat, supaya ternyata Engkau adil dalam putusan-Mu, bersih dalam penghukuman-Mu.<\/ol>\n<ol start=\"11\">\n<li>Sembunyikanlah wajah-Mu terhadap dosaku, hapuskanlah segala kesalahanku!<\/li>\n<li>Jadikanlah hatiku tahir, ya Allah, dan perbaharuilah batinku dengan roh yang teguh!<\/li>\n<li>Janganlah membuang aku dari hadapan-Mu, dan janganlah mengambil roh-Mu yang kudus dari padaku!<\/li>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p>Daud\u00a0 tidak menutupi kesalahan yang dia lakukan. Dia mengakui kesalahannya itu dan\u00a0 memohon Tuhan mengampuninya. Bapak, ibu dan saudara-saudara sekalian, apabila Anda berdosa, mari seperti Raja Daud, mengakuinya sepenuh hati di hadapan Tuhan.<\/p>\n<ul>\n<li>Daud berkenan di hati Tuhan karena Daud setia, patuh dan bersandar kepada Tuhan.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Dari kisah kehidupan Daud\u00a0 terlihat dengan jelas bahwa dia adalah orang yang sangat setia, patuh dan bersandar kepada Tuhan. Dalam 1 Raja-raja 15:5, firman Tuhan menyatakan:\u00a0 <strong><em>\u201ckarena Daud telah melakukan apa yang benar di mata TUHAN dan tidak menyimpang dari segala yang diperintahkan-Nya kepadanya seumur hidupnya, kecuali dalam perkara Uria, orang Het itu\u201d.<\/em><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bapak, Ibu, dan Saudara sekalian, Tuhan siap memakai setiap orang yang didapati setia, patuh dan selalu bersandar kepada Tuhan dan firman-Nya,<\/p>\n<h5><em><span style=\"color: blue;\">(JET26042024)<\/span><\/em><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pokok Doa GBIK:<\/strong><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Doakan Bangsa dan Negara kita agar tetap dapat menjaga ketertiban umum, taat akan hukum dalam hidup bermasyarakat serta menjalankan hak dan kewajiban;<\/li>\n<li>Doakan GBIK tetap dalam perlindungan dan pemeliharaan Tuhan dalam melaksanakan Amanat Agung Gereja Induk, Gereja Cabang, Pos PI TPW, KPW yang ada serta dapat menjalankan rencana yang sudah ditetapkan dan menjadikan berhasil.<\/li>\n<li>Doakan Jemaat yang sedang mengharapkan buah hati dalam perkawinanya dan jemaat yang sedang mengharapkan pasangan hidup Tuhan mengabulkan memberi kan jawaban sesuai dengan kehendakNya.<\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Pokok Doa CABANG SRIBHAWONO, Lampung Timur<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Doakan rencana kegiatan doa jemaat di tahun 2024<\/li>\n<li>Doakan setiap prospek PI agar dapat menerima Yesus Kristus<\/li>\n<li>Doakan Sekolah Minggu dalam usaha menjangkau Jiwa-jiwa baru.<\/li>\n<\/ul>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cKata Samuel kepada Saul: &#8220;Perbuatanmu itu bodoh. Engkau tidak mengikuti perintah TUHAN, Allahmu, yang diperintahkan-Nya kepadamu; sebab sedianya TUHAN mengokohkan kerajaanmu atas orang Israel untuk selama-lamanya. Tetapi sekarang kerajaanmu tidak akan tetap. TUHAN telah memilih seorang yang berkenan di hati-Nya dan TUHAN telah menunjuk dia menjadi raja atas umat-Nya, karena engkau tidak mengikuti apa yang&#8230;<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on wp_trim_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":3766,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-8891","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-srhi-santapan-rohani-hari-ini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8891","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8891"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8891\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8922,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8891\/revisions\/8922"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3766"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8891"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8891"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8891"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}