{"id":8832,"date":"2024-04-18T19:51:52","date_gmt":"2024-04-18T12:51:52","guid":{"rendered":"https:\/\/gbik.info\/?p=8832"},"modified":"2024-04-18T19:51:52","modified_gmt":"2024-04-18T12:51:52","slug":"srhi-19-apr-24-menerima-jawaban-tuhan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/2024\/04\/18\/srhi-19-apr-24-menerima-jawaban-tuhan\/","title":{"rendered":"SRHI 19 APR 24 &#8211; MENERIMA JAWABAN TUHAN"},"content":{"rendered":"<blockquote class=\"wp-block-quote\" style=\"text-align: center;\"><p><strong><em>\u201cYa Allah kami, tidakkah Engkau akan menghukum mereka? Karena kami tidak mempunyai kekuatan untuk menghadapi laskar yang besar ini, yang datang menyerang kami. Kami tidak tahu apa yang harus kami lakukan, tetapi mata kami tertuju kepada-Mu.\u201d<\/em><\/strong><cite><strong>(<em>2 Tawarikh 20:12<\/em>)<\/strong><\/cite><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nPernahkah Anda membaca Kitab 2 Tawarikh\u00a0 pasal 20? Dalam pasal 20 ini \u00a0dituturkan terjadi peperangan antara Kerajaan\u00a0 Moab bersama kerajaan \u00a0Amon melawan Kerajaan Yehuda yang dipi,pim Raja Yosafat. Kerajaan Amon \u00a0datang dengan tentara yang amat banyak jumlahnya. Yosafat \u00a0menjadi takut, lalu mengambil \u00a0keputusan untuk mencari TUHAN. \u00a0Ia menyerukan kepada seluruh Yehuda supaya berpuasa dan berdoa mohon pertolongan kepada TUHAN.\u00a0 Raja Yosafat \u00a0berdiri di tengah-tengah jemaah Yehuda dan Yerusalem di rumah TUHAN, di muka pelataran yang baru dan berdoa \u00a0kepada TUHAN.\u00a0 Demikian juga seluruh penduduk Yehuda berdiri di hadapan TUHAN, dan tidak terkecuali, \u00a0juga segenap keluarga mereka dengan isteri dan anak-anak mereka.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nLalu Yahaziel bin Zakharia bin Benaya bin Matanya, seorang Lewi dari bani Asaf, dihinggapi Roh TUHAN di tengah-tengah jemaah, dan berseru: <strong><em>&#8220;Camkanlah, hai seluruh Yehuda dan penduduk Yerusalem dan tuanku raja Yosafat, beginilah firman TUHAN kepadamu: Janganlah kamu takut dan terkejut karena laskar yang besar ini, sebab bukan kamu yang akan berperang melainkan Allah. \u00a0Besok haruslah kamu turun menyerang mereka. Dalam peperangan ini tidak usah kamu bertempur. \u00a0Hai Yehuda dan Yerusalem, tinggallah berdiri di tempatmu, dan lihatlah bagaimana TUHAN memberikan kemenangan kepadamu. \u00a0Janganlah kamu takut dan terkejut. \u00a0Majulah besok menghadapi mereka, TUHAN akan menyertai kamu.&#8221;<\/em><\/strong>\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nSetelah mendengar nubuat\u00a0 Yahaziel \u00a0itu \u00a0berlututlah Yosafat dengan mukanya ke tanah. Seluruh Yehuda dan penduduk Yerusalempun \u00a0sujud di hadapan TUHAN dan menyembah kepada-Nya. \u00a0Orang-orang \u00a0Lewi dari bani Kehat dan bani Korah bangkit berdiri untuk menyanyikan puji-pujian bagi TUHAN, Allah Israel, dengan suara yang sangat nyaring. Keesokan paginya berdirilah Yosafat, dan berkata: &#8220;Dengar, hai Yehuda dan penduduk Yerusalem! \u00a0Percayalah kepada TUHAN, Allahmu, dan kamu akan tetap teguh! Percayalah kepada nabi-nabi-Nya, dan kamu akan berhasil!&#8221;\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nSeperti yang telah dijanjikan TUHAN, bangsa Yehuda dan Raja Yosafat \u00a0memperoleh kemenangan yang luar biasa.\u00a0 TUHAN yang berperang melindungi bangsa Yehuda dan Raja Yosafat. \u00a0Ketika orang Yehuda tiba di tempat pertempuran itu, mereka menemukan banyak ternak, harta milik, pakaian dan barang-barang berharga. Yang mereka rampas itu lebih banyak dari pada yang dapat dibawa. Tiga hari lamanya mereka menjarah barang-barang itu, karena begitu banyaknya.Pada hari keempat mereka berkumpul di Lembah Pujian. Di sanalah mereka memuji TUHAN, dan itulah sebabnya orang menamakan tempat itu Lembah Pujian hingga sekarang. \u00a0Mereka menang \u00a0tanpa berperang.\u00a0 TUHAN LAH YANG TELAH BERPERANG UNTUK MEREKA.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nPembaca SRHI yang dikasihi TUHAN,\u00a0 Saat kita berdoa tentang suatu masalah yang sangat penting bagi kita, mudah untuk mulai memberi tahu Tuhan bagaimana menjawab permintaan kita. Kita mulai meminta bantuan Tuhan, bahkan kita mulai mengatur dan menjelaskan apa yang kita ingin Dia lakukan tentang kita dan untuk kita.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nTuhan berjanji untuk menjawab doa kita, sabda-Nya: \u00a0<strong><em>\u201cKarena itu Aku berkata kepadamu: \u00a0apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu\u201d. <\/em><\/strong>\u00a0(Markus 11:24). \u00a0Tetapi terkadang \u00a0jawaban-Nya tidak memuaskan kita. Seringkali kita menginginkan \u00a0kelegaan dari rasa sakit dan kesulitan mendapat \u00a0kasih karunia ekstra untuk bertahan dengan cara yang memuliakan Tuhan.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nRaja Yosafat mungkin berharap Tuhan menjawab doanya dengan memberikan kekuatan supernatural kepada \u00a0pasukannya untuk memenangkan pertempuran, tetapi solusi yang \u00a0Tuhan berikan \u00a0sama sekali tidak terduga. Yang TUHAN lakukan adalah \u00a0mengirimkan pujian-pujian \/ nyanyian \u00a0kepada paduan suara. \u00a0Kemudian Tuhan mengalahkan \u00a0musuh tanpa bantuan dari tentara Yehuda. Yosafat mempercayai Tuhan untuk menjawab doa yang Dia anggap cocok.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nMarilah kita berlaku sama seperti Raja Yosafat,\u00a0 kita menyerahkan \u00a0kepada Tuhan apa yang Tuhan akan lakukan sebagai jawaban doa yang kita pohonkan kepada-Nya. Doa adalah kesempatan untuk membawa kekuatiran kita kepada Tuhan dan percaya bahwa Dia akan menjawab dengan cara yang membawa kemuliaan bagi-Nya, bukan bagi kita.\u00a0 Teruslah berdoa. \u00a0\u00a0Allah punya jawaban yang terbaik untuk Anda.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<h5><em><span style=\"color: blue;\">(JET19042023)<\/span><\/em><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pokok Doa GBIK:<\/strong><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Berdoa untuk pelayan Ibadah Doa Fajar 20 April 2024 secara online dan jemaat terberkati Firman Tuhan;<\/li>\n<li>Doakan Rapat Perancang yang akan dilakasanakan 19 April 2024, kiranya setiap Organisasi dan Panitia dapat berkoordinasi dan membuahkan hasil yang terbaik untuk melayanani Tuhan.<\/li>\n<li>Berdoa untuk masyarakat yang yang terkena bencana tanah longsor agar segera mendapat pertolongan baik makanan, tempat tinggal, dll.<\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Pokok Doa Cabang ALFA OMEGA, Gamhoku, Halmahera<\/strong><br \/>\n<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"http:\/\/gbik.info\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/WhatsApp-Image-2024-04-18-at-7.44.00-PM.jpeg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"225\" class=\"alignnone size-medium wp-image-6284\" \/><\/p>\n<ul>\n<li>Doakan renovasi ringan untuk pastori, atap seng yang sudah mengalami kerusakan di beberapa titik (sudah berkarat dan rusak)<\/li>\n<li>Doakan jemaat yang bekerja di luar kota : Bpk. Ramli Kaolang, Bpk. Faldie Mahengkeng, Ibu. Frelix coling, Bpk. Erwin, Sdr. Fallen Wangka, Sdri. Lidya Salaunaung, Sdr. Fredi Maramis (di Weda dan di Obi)<\/li>\n<li>Doakan Jemaat yang sedang sakit dan pemulihan kesehatan : Ibu Aprilia Dwi Chrismawati (isteri Bpk. Elisa), Opa Andarias Dalonto, Opa Alex Kanal, Opa Seblum Mahengkeng, Ibu Menciana Lobiua, Ibu Yani. A Mahengkeng.<\/li>\n<\/ul>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cYa Allah kami, tidakkah Engkau akan menghukum mereka? Karena kami tidak mempunyai kekuatan untuk menghadapi laskar yang besar ini, yang datang menyerang kami. Kami tidak tahu apa yang harus kami lakukan, tetapi mata kami tertuju kepada-Mu.\u201d(2 Tawarikh 20:12) Pernahkah Anda membaca Kitab 2 Tawarikh\u00a0 pasal 20? Dalam pasal 20 ini \u00a0dituturkan terjadi peperangan antara Kerajaan\u00a0&#8230;<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on wp_trim_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":7169,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-8832","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-srhi-santapan-rohani-hari-ini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8832","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8832"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8832\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8879,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8832\/revisions\/8879"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7169"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8832"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8832"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8832"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}