{"id":8829,"date":"2024-04-15T21:08:00","date_gmt":"2024-04-15T14:08:00","guid":{"rendered":"https:\/\/gbik.info\/?p=8829"},"modified":"2024-04-15T21:08:00","modified_gmt":"2024-04-15T14:08:00","slug":"srhi-16-apr-24-hati-hati-dengan-hati","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/2024\/04\/15\/srhi-16-apr-24-hati-hati-dengan-hati\/","title":{"rendered":"SRHI 16 APR 24 &#8211; HATI-HATI DENGAN HATI"},"content":{"rendered":"<blockquote class=\"wp-block-quote\" style=\"text-align: center;\"><p><strong><em>\u201cJagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.\u201d<\/em><\/strong><cite><strong>(<em>Amsal 4:23<\/em>)<\/strong><\/cite><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nHati manusia memang tidaklah bisa ditebak, banyak hal yang bisa disimpannya. Wajah yang tersenyum bukan berarti hati yang bahagia, begitupun sebaliknya. Maka dari itu perlunya pengendalian atasnya karena walaupun tersembunyi tetapi terkadang hati sendiri sangatlah berbahaya (seperti bom waktu yang bisa meledak kapanpun). Hati juga bisa menjadi senjata iblis untuk menjadikan manusia sangat jahat.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nHal ini pernah terjadi diantara murid-murid Yohanes. Dimana murid-murid Yohanes yang saat itu berisi para petobat baru. Pada suatu saat terjadi perselisihan antara mereka dan seorang Yahudi (Yohanes 3:25). Kemungkinan seorang Yahudi ini belum percaya dan berusaha mendebat tentang penyucian yang dilakukan Yohanes dan penyucian Musa yang sudah sering dia lakukan.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nSebenaranya ketika melihat kedua penyucian ini harusnya mereka tidak perlu berselisih karena keduanya bisa saling melengkapi. Penyucian Yohanes lebih berfokus pada pertobatan (secara rohani) dan penyucian Musa berisi hal-hal sehari-hari yang dilakukan untuk menyucikan diri (secara jasmani). Murid-murid Yohanes sebagai orang percaya harusnya menjadi tenang karena dengan sikap mereka yang berselisih menunjukkan hati mereka.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nHati murid-murid Yohanes yang saat itu merasa bahwa mereka lebih unggul dari orang lain (kesombongan). Hati yang sombong yang mengakibatkan mereka menjadi sulit untuk menerima pendapat lain tentang penyucian. Padahal tanpa mereka sadari keduanya dibutuhkan oleh manusia. Manusia membutuhkan penyucian secara jasmani agar tetap sehat secara fisik dan rohani untuk sehat secara jiwa.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<strong>Pembaca SRHI<\/strong>, apakah saudara mulai merasa lebih baik dari teman-teman sepelayanan atau ada orang yang merasa lebih baik dalam pelayanan? Waspadalah dengan hati saudara, jangan sampai terjadi kesombongan atau prasangka yang buruk terhadap orang lain. Kendalikan hati saudara karena dari sanalah terpancar kehidupan (Amsal 4:23). Walaupun saudara mungkin bisa menyembunyikan perasaan saudara, tetapi ada baiknya saudara mengendalikannya. Dengan mengendalikan hati untuk selalu melihat hal baik dari suatu kejadian maka ada hal-hal yang lebih baik lagi bisa diterima. Saling dukunglah dalam pelayanan, jika saudara lebih baik jangan pelit untuk mengajari yang lain. Jika saudara merasa tidak lebih baik dari yang lain belajarlah. Bukankah indah jika saudara bisa melihat hal yang baik dari suatu kejadian? Mari teruslah melihat hal yang baik dan berusaha memberikan dampak positif dalam pelayanan. <em>God b<\/em><em>less <\/em>\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<h5><em><span style=\"color: blue;\">(FRD16042024)<\/span><\/em><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pokok Doa GBIK:<\/strong><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Berdoa untuk Jemaat yang sudah Pensiun dan usia lanjut supaya diberikan kesehatan dan berkat yang cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan selalu dalam sukacita Tuhan;<\/li>\n<li>Berdoa untuk Panitia Pencalonan Diakon diberikan hikmat dalam menyeleksi calon Diakon yang namanya sudah diusulkan jemaat.<\/li>\n<li>Berdoa untuk para Pejabat Negara supaya diberikan hati yang takut akan Tuhan sehingga tidak menyalahgunakan kekuasaan untuk keuntungan pribadi.<\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Pokok Doa Cabang WAY JEPARA, Lampung Timur<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Mengucap syukur kehadiran Ibadah Jumat Agung : 19 orang, Ibadah Padang : 21 orang<\/li>\n<li>Mengucap syukur WBI terlibat aktif dalam kegiatan Jaringan Doa Wanita sehingga kehadiran Cab. Way Jepara semakin dikenal dan berperan<\/li>\n<li>Doakan WBI akan Mengadakan Paskah Persekutuan Wanita Kristiani kab. Lampung Timur di Cab. Way Jepara pada 22 April 24.<\/li>\n<\/ul>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cJagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.\u201d(Amsal 4:23) Hati manusia memang tidaklah bisa ditebak, banyak hal yang bisa disimpannya. Wajah yang tersenyum bukan berarti hati yang bahagia, begitupun sebaliknya. Maka dari itu perlunya pengendalian atasnya karena walaupun tersembunyi tetapi terkadang hati sendiri sangatlah berbahaya (seperti bom waktu yang bisa meledak kapanpun). Hati&#8230;<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on wp_trim_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":3216,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-8829","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-srhi-santapan-rohani-hari-ini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8829","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8829"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8829\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8869,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8829\/revisions\/8869"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3216"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8829"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8829"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8829"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}