{"id":8772,"date":"2024-04-03T20:18:55","date_gmt":"2024-04-03T13:18:55","guid":{"rendered":"https:\/\/gbik.info\/?p=8772"},"modified":"2024-04-03T20:19:54","modified_gmt":"2024-04-03T13:19:54","slug":"srhi-4-apr-24-manusia-baru-yang-terus-dibaharui","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/2024\/04\/03\/srhi-4-apr-24-manusia-baru-yang-terus-dibaharui\/","title":{"rendered":"SRHI 4 APR 24 &#8211; MANUSIA BARU YANG TERUS DIBAHARUI"},"content":{"rendered":"<blockquote class=\"wp-block-quote\" style=\"text-align: center;\"><p><strong><em>\u201cdan telah mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya.\u201d<\/em><\/strong><cite><strong>(<em>Kolose 3:10 <\/em>)<\/strong><\/cite><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nAda pandangan yang berkata seperti ini, lebih mudah membangun dari pada memelihara. Lebih mudah memulai dari pada meneruskan. Sepertinya memelihara sesuatu yang sudah ada ataupun meneruskan sesuatu pekerjaan yang baik merupakan suatu hal yang sulit dilakukan. Bagaiamana dengan hal itu? Bagi sebagiaj orang mungkin akan terlihat bisa melakukannya dalam hal apapun. Akan tetapi bagaimana dengan kehidupan spiritual kita. Apakah muncul kesulitan yang seperti itu juga.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nDalam nast ini Paulus hendak menasihati jemaat Kolose untuk mematikan, meinggalkan segala hal duniawi. Artinya walaupun jemaat di Kolose sudah memiliki hidup yang baru, akan tetapi secara praktis dalam kehidupan sehari-hari, mereka masih harus berjuang untuk memelihara kehidupan baru mereka. Bener-benar harus sadar secara pribadi,menepis kecenderungan mereka untuk kembali pada kebiasan-kebiasaan kehidupan mereka yang lama.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nHidup yang baru merupakan pemberian dari Tuhan. Akan tetapi memelihara kehidupan baru dan terus menerus mengalami pembaharuan diri adalah tugas dan tanggung jawab kita sebagai manusia baru. Paulus menegaskan bagaiamna pentingnya pembaharuan dalam ungkapan meninggalakan mausia yang lama dan mengenakan manusia yang baru dan terus menerus di perbaharui. Marilah saat ini kita sungguh-sungguh menjadi anak-anak Allah yang hidup dengan mengenakan manusia baru kita. Menanggalkan kebiasaan manusia lama. Menjadikan firman Tuhan sebagai pedoman untuk memelihara dan terus dibaharui dalam Kristus.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<h5><em><span style=\"color: blue;\">(KS04042024)<\/span><\/em><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pokok Doa GBIK:<\/strong><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Berdoa untuk saat ini dalam keadaan pancaroba sehingga jemaat dapat di jauhkan dari berbagai penyakit;<\/li>\n<li>Berdoa untuk anak anak jemaat yang sudah selesai mengikuti ujian kelulusan dan akan melanjutkan ke jenjang selanjutnya agar di berikan kemudahan oleh Tuhan dan sesuai kehendak Tuhan.<\/li>\n<li>Berdoa untuk BUMN yang mengelola kebutuhan hidup orang banyak (PLN, Pertamina, Bulog, dll) supaya dapat melaksanakan tugasnya dengan baik dengan hati yang takut akan Tuhan.<\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Pokok Doa Cabang PINTU GERBANG SURGA, Semangus, Suku Anak Dalam<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Doakan supaya jemaat semakin giat Bertani<\/li>\n<li>Doakan agar ekonomi jemaat semakin membaik<\/li>\n<li>Doakan anak-anak jemaat agar sekolah dengan rajin dan semangat.<\/li>\n<\/ul>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cdan telah mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya.\u201d(Kolose 3:10 ) Ada pandangan yang berkata seperti ini, lebih mudah membangun dari pada memelihara. Lebih mudah memulai dari pada meneruskan. Sepertinya memelihara sesuatu yang sudah ada ataupun meneruskan sesuatu pekerjaan yang baik merupakan suatu hal yang sulit dilakukan. Bagaiamana&#8230;<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on wp_trim_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":7453,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-8772","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-srhi-santapan-rohani-hari-ini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8772","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8772"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8772\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8809,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8772\/revisions\/8809"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7453"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8772"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8772"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8772"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}