{"id":8769,"date":"2024-03-31T21:58:22","date_gmt":"2024-03-31T14:58:22","guid":{"rendered":"https:\/\/gbik.info\/?p=8769"},"modified":"2024-03-31T21:58:22","modified_gmt":"2024-03-31T14:58:22","slug":"srhi-1-apr-24-kubur-nya-telah-kosong","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/2024\/03\/31\/srhi-1-apr-24-kubur-nya-telah-kosong\/","title":{"rendered":"SRHI 1 APR 24 &#8211; KUBUR-NYA TELAH KOSONG"},"content":{"rendered":"<blockquote class=\"wp-block-quote\" style=\"text-align: center;\"><p><strong><em>\u201cTetapi ketika mereka melihat dari dekat, tampaklah, batu yang memang sangat besar itu sudah terguling. Lalu mereka masuk ke dalam kubur dan mereka melihat seorang muda yang memakai jubah putih duduk di sebelah kanan. Mereka pun sangat terkejut, tetapi orang muda itu berkata kepada mereka: &#8220;Jangan takut! Kamu mencari Yesus orang Nazaret, yang disalibkan itu. Ia telah bangkit. Ia tidak ada di sini. Lihat! Inilah tempat mereka membaringkan Dia.\u201d<\/em><\/strong><cite><strong>(<em>Mrk. 16:4-6<\/em>)<\/strong><\/cite><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nKita semua tanpa kecuali pada saat tertentu merasa takut dan kuatir akan hari esok yang tidak pasti, karena hari esok memang berada di luar jangkauan kita. Namun itu tidak perlu terjadi, jika kita yakin bahwa Allah telah berada disana karena Ia telah mendahului kita dalam perjalanan kehidupan yang akan kita lalui. Oleh karena itu, dalam renungan sekarang ini, dalam kisah kebangkitan Tuhan Yesus Kristus, kita akan menyoroti perkataan malaikat kepada para wanita yang membawa rempah-rempah ke kubur Yesus (Mrk. 16:1-6) yaitu supaya mereka memberitahukan kepada para murid Tuhan Yesus bahwa kubur-Nya telah kosong atau Ia telah bangkit dari antara orang mati dan telah <strong><em>\u201cmendahului mereka ke Galelia\u201d<\/em><\/strong> (Mrk. 16:7).\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nPerkataan malaikat itu kepada para wanita bahwa \u201cIa telah mendahului kita\u201d, tentunya dan menurut hemat saya itu masih relevan sampai sekarang ini. Ia mendahului mereka, berarti Ia juga mendahului kita. Karena Ia telah mendahului kita, maka Ia tahu jalan mana yang patut kita tempuh, dan jika ada tikungan, tanjakan, turunan, lembah, bukit, dan bahaya yang seakan mengancam kita itu tidak akan mendatangkan bahaya bagi kita seperti yang di katakana Daud dalam pengalaman hidupnya berjalan bersama Allah, yaitu <em>\u201csekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mua dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku\u201d (Mzm. 23:4).<\/em>\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nKetika Tuhan Yesus sudah bangkit, Ia bukan hanya mendahului mereka atau kita semua tetapi juga menyertai kita semua. Dan semestinya dengan kisah kebangkitan Tuhan Yesus ini membuat keyakinan kita semakin kuat bahwa Tuhan Yesus menyertai kita semua orang yang percaya kepada-Nya. Bahkan alasan lain yang juga semakin kita yakin akan masa depan kita adalah ketika Ia mengakhiri amanat agung-Nya bagi murid-murid-Nya untuk pergi memberitakan Injil ke seluruh dunia dan menjadikan segala bangsa murid-Nya, Tuhan Yesus berkata bahwa Ia akan menyertai mereka sampai pada kesudahan alam (Mat. 28:20); juga dalam Matius 18:20 dikatakan bahwa <em>\u201csebab dimana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, disitu Aku di tengah-tengah mereka.\u201d<\/em> Itu berarti bahwa Tuhan Yesus yang telah meninggalkan kubur-Nya itu atau yang telah bangkit dari antara orang mati bukan hanya menyertai kita melainkan juga Ia berada diantara kita asalkan kita benar-benar percaya kepada-Nya.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nSebagai akhir perenungan kita sekarang ini Saudara, sesungguhnya tidak ada alasan bagi kita untuk kuatir, takut, putus asa, hilang harapan, dan kecewa terhadap segala hal jika kita yakin bahwa Tuhan Yesus telah meninggalkan kubur-Nya, bangkit dari antara orang mati, mendahului kita, menyertai kita dan berada diantara kita. Ingat dan peganglah satu prinsip ini bahwa jikalau kita melihat dan menghadapi setiap peristiwa yang ada sesungguhnya itu menantang kita untuk semakin setia dan beriman kepada-Nya yaitu Allah yang sudah mengalahkan maut dan dosa (1 Kor. 15:55-56). Tuhan Yesus memberkati.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<h5><em><span style=\"color: blue;\">(AP01042024)<\/span><\/em><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pokok Doa GBIK:<\/strong><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Mengucap syukur Rangakain Paskah GBIK berjalan dengan baik dan lancar;<\/li>\n<li>Mendoakan jemaat yang dalam kerinduannya untuk mencari pasangan hidup sehingga pasangan yang dipilihnya hanya dari pada Tuhan dan seiman.<\/li>\n<li>Berdoa untuk bangsa Imdonesia khususnya dalam persengketaan pemilu beberapa bulan lalu yang sekarang sudah masuk dalam persidangan sehingga berjalan dengan baik sesuai prosedur dan aman.<\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Pokok Doa BPW PEMURIDAN, Sidikalang, Dairi, Sumatera Utara<\/strong><br \/>\n<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"http:\/\/gbik.info\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/WhatsApp-Image-2024-03-31-at-8.33.07-PM.jpeg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"225\" class=\"alignnone size-medium wp-image-6284\" \/><\/p>\n<ul>\n<li>Doakan agar Gembala Sidang Bpk. Samuel Paradongan Purba dan keluarga terus semangat dalam pelayanan<\/li>\n<li>Doakan kegiatan-kegiatan rutin gereja yang dilaksanakan boleh menolong jemaat bertumbuh dalam kerohanian<\/li>\n<li>Doakan pendidikan anak-anak jemaat supaya rajin bersekolah dan berprestasi.<\/li>\n<\/ul>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cTetapi ketika mereka melihat dari dekat, tampaklah, batu yang memang sangat besar itu sudah terguling. Lalu mereka masuk ke dalam kubur dan mereka melihat seorang muda yang memakai jubah putih duduk di sebelah kanan. Mereka pun sangat terkejut, tetapi orang muda itu berkata kepada mereka: &#8220;Jangan takut! Kamu mencari Yesus orang Nazaret, yang disalibkan itu&#8230;.<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on wp_trim_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":2205,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-8769","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-srhi-santapan-rohani-hari-ini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8769","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8769"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8769\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8800,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8769\/revisions\/8800"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2205"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8769"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8769"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8769"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}