{"id":8529,"date":"2024-02-11T21:00:43","date_gmt":"2024-02-11T14:00:43","guid":{"rendered":"https:\/\/gbik.info\/?p=8529"},"modified":"2024-02-11T21:01:11","modified_gmt":"2024-02-11T14:01:11","slug":"srhi-12-feb-24-bahaya-egois","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/2024\/02\/11\/srhi-12-feb-24-bahaya-egois\/","title":{"rendered":"SRHI 12 FEB 24 &#8211; BAHAYA EGOIS !"},"content":{"rendered":"<blockquote class=\"wp-block-quote\" style=\"text-align: center;\"><p><em><strong>\u201c<\/strong><\/em><strong><em>\u201cDari manakah datangnya sengketa dan pertengkaran di antara kamu? Bukankah datangnya dari hawa nafsumu yang saling berjuang di dalam tubuhmu?\u201d<\/em><\/strong><cite><strong>(<em>Yak. 4:1<\/em>)<\/strong><\/cite><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nHarus kita sadari bersama bahwa keegoisan itu menghancurkan hubungan. Bahkan itu penyebab utama dari perselisihan, pertengkaran, perceraian, bahkan perang. Yakobus 4:1 mengatakan, <em>\u201c<\/em><em>Dari manakah datangnya sengketa dan pertengkaran di antara kamu? Bukankah datangnya dari hawa nafsumu yang saling berjuang di dalam tubuhmu?<\/em><em>\u201d <\/em>Jelas dari sini kita tahu bahwa setiap persoalan dimulai karena keegoisan. Dan sebagai orang percaya haruslah sadar betul dan waspada akan hal ini karena kalau sedikit terlena keegoisan akan mudah sekali menyusup dan merasuki dalam setiap hubungan yang ada termasuk dalam gereja.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nUntuk menanggulangi dan mengalahkan keegoisan tersebut, firman Allah dalam Filipi 2:4 berkata <em>\u201cDan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga.\u201d <\/em>Artinya, ketidakegoisan (kerendahan hati) mendatangkan yang terbaik dari dalam diri seseorang dan itu akan membangun kepercayaan dalam sebuah hubungan apapun juga.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nBagaimana caranya tumbuh dalam ketidakegoisan atau kerendahan hati ? Jawabannya adalah dengan membiarkan Tuhan Yesus mengendalikan pikiran, hati, sikap, dan reaksi kita seperti\u00a0 yang dikatakan dalam Efesus 4:23-24 <em>\u201cSupaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu, dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan \u00a0yang sesungguhnya.\u201d <\/em>Tuhan Yesus memberkati. (AP12022024)\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<h5><em><span style=\"color: blue;\">(MS10022024)<\/span><\/em><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pokok Doa GBIK:<\/strong><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Berdoa bagi Bangsa dan Negara kita dalam menghadapi situasi menjelang  Minggu tenang menjelang Pemilu 2024 agar berjalan dengan baik;<\/li>\n<li>\u2060Berdoa bagi setiap orang Yang sudah mempunyai  hak pilih agar menggunakan hak pilih dengan bijak.<\/li>\n<li>\u2060Berdoa agar semua perangkat keamanan di Negara Kita  dapat menjaga setiap tempat pemilihan ( TPS)<br \/>\n.<\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Pokok Doa Cabang GERBANG MUTIARA, Landak, Kalimantan Barat<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Doakan gereja dalam  menyiapkan beberapa remaja &#038; pemuda uuntuk mengajar &#038; bermain musik di SM <\/li>\n<li>Doakan ada 2 keluarga muda yang baru mulai ikut ibadah tapi kesulitan membagi waktu dengan pekerjaan<\/li>\n<li>Doakan Jemaat yang bekerja di luarkota atau luar negeri agar tetap teguh Imannya didalam Yesus Kristus<\/li>\n<\/ul>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201c\u201cDari manakah datangnya sengketa dan pertengkaran di antara kamu? Bukankah datangnya dari hawa nafsumu yang saling berjuang di dalam tubuhmu?\u201d(Yak. 4:1) Harus kita sadari bersama bahwa keegoisan itu menghancurkan hubungan. Bahkan itu penyebab utama dari perselisihan, pertengkaran, perceraian, bahkan perang. Yakobus 4:1 mengatakan, \u201cDari manakah datangnya sengketa dan pertengkaran di antara kamu? Bukankah datangnya dari&#8230;<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on wp_trim_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":3490,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-8529","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-srhi-santapan-rohani-hari-ini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8529","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8529"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8529\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8532,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8529\/revisions\/8532"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3490"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8529"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8529"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8529"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}