{"id":8525,"date":"2024-02-11T02:08:43","date_gmt":"2024-02-10T19:08:43","guid":{"rendered":"https:\/\/gbik.info\/?p=8525"},"modified":"2024-02-11T02:08:43","modified_gmt":"2024-02-10T19:08:43","slug":"srhi-11-feb-24-kuasa-firman-tuhan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/2024\/02\/11\/srhi-11-feb-24-kuasa-firman-tuhan\/","title":{"rendered":"SRHI 11 FEB 24 &#8211; KUASA FIRMAN TUHAN"},"content":{"rendered":"<blockquote class=\"wp-block-quote\" style=\"text-align: center;\"><p><cite><strong>(<em>MAZMUR 119<\/em>)<\/strong><\/cite><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nMazmur ini adalah istimewa. Dibagi menjadi dua puluh dua bait, ditandai dengan dua puluh dua huruf abjad Ibrani. Setiap bait berisi delapan ayat, dan huruf pertama dari setiap ayat adalah huruf yang memberikan nama pada bait tersebut. Berisi pujian Firman Tuhan, dorongan untuk membaca, pengakuan otoritas, kontemplasi kebenarannya, dan keluhan terhadap orang fasik yang merendahkan Firman.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nFirman Tuhan memberi kebahagiaan Kata &#8220;berbahagia&#8221; dapat dipahami sebagai &#8220;diberkatilah.&#8221; Ini adalah keyakinan Pemazmur, bahwa ketika merenungkan Firman Tuhan, ia akan berbahagia atau diberkati. la berdoa agar dapat memahami kebenarannya. Taat pada tindakan Allah mendorong untuk senantiasa bersandar pada Firman Tuhan. Dia akan membuang segala pikiran yang menghambat, dan memperhatikan perintah serta berkomitmen mempelajarinya.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nFirman Tuhan mencegah dosa Barangkali Pemazmur adalah seorang muda. Dia mengambil ketetapan untuk belajar Firman Tuhan. Belajar Hukum Tuhan, berarti belajar di dalam terang-Nya. Hal itu akan membawa keinginan mudanya terkendali, dan jalan kehidupannya tetap suci. Dia tidak hanya mencari Allah dalam hatinya, tetapi ingin menyimpan Firman. itu sebagai harta yang terbaik.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nFirman Tuhan memberi semangat melayani Pemazmur menginginkan kehidupan yang berlanjut sesuai dengan ketetapan hatinya dengan mentaati secara berkelanjutan. Dia akan memperhatikan Firman Tuhan, bukan hanya sebagai tanda syukur, tetapi sebagai dorongan untuk melayani Tuhan, itulah kehidupan yang paling berharga bagi dia.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nFirman Tuhan memberi kekuatan Pemazmur merasa bahwa jiwanya melekat pada debu, oleh karena itu ia berkerinduan untuk tetap melekat pada Firman Tuhan. la meyakini dengan hal itu akan memperoleh kekuatan. Dia telah menjadikan Allah sebagai sahabat, menceritakan kepada-Nya seluruh kisah hidupnya, dan telah menemukan jawaban melalui karunia dan bisikan batin.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nPada intinya Pemazmur memahami bahwa Firman Tuhan adalah otoritas tertinggi dalam hidupnya. Dia meminta penerangan untuk dapat menyatakan pergumulannya kepada Allah, &#8220;Semakin terbuka pengakuan kita, semakin bernyala keinginan untuk mengetaui lebih lanjut akan kehendak-Nya, jalan ketetapan Tuhan adalah pedoman perilaku yang mengubah &#8220;jalanku.&#8221;<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(MAZMUR 119) Mazmur ini adalah istimewa. Dibagi menjadi dua puluh dua bait, ditandai dengan dua puluh dua huruf abjad Ibrani. Setiap bait berisi delapan ayat, dan huruf pertama dari setiap ayat adalah huruf yang memberikan nama pada bait tersebut. Berisi pujian Firman Tuhan, dorongan untuk membaca, pengakuan otoritas, kontemplasi kebenarannya, dan keluhan terhadap orang fasik&#8230;<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on wp_trim_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":8350,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-8525","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-srhi-santapan-rohani-hari-ini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8525","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8525"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8525\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8528,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8525\/revisions\/8528"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8350"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8525"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8525"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8525"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}