{"id":8048,"date":"2023-10-17T21:45:08","date_gmt":"2023-10-17T14:45:08","guid":{"rendered":"http:\/\/gbik.info\/?p=8048"},"modified":"2023-10-17T21:04:24","modified_gmt":"2023-10-17T14:04:24","slug":"srhi-18-okt-23-tidak-ada-alasan-untuk-tidak-berdoa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/2023\/10\/17\/srhi-18-okt-23-tidak-ada-alasan-untuk-tidak-berdoa\/","title":{"rendered":"SRHI 18 OKT 23 &#8211; TIDAK ADA ALASAN UNTUK TIDAK BERDOA"},"content":{"rendered":"<blockquote class=\"wp-block-quote\" style=\"text-align: center;\"><p><em><strong>\u201c<\/strong><\/em><strong><em>Demikianlah, Roh menolong kita dalam kelemahan kita. Sebab, kita tidak tahu apa yang seharusnya kita doakan, tetapi Roh sendiri yang bersyafaat demi kita dengan keluhan-keluhan yang tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata;\u201d<br \/>\n<\/em><\/strong><cite><strong>(<em>Roma 8:26<\/em>)<\/strong><\/cite><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nAkhir-akhir ini Indonesia dihebohkan dengan peristiwa bunuh diri yang beberapa kali terjadi belakangan ini. Berbagai motif melatarbelakangi terjadinya hal ini. Ada yang karena kandasnya asmara, sulitnya ekonomi, permasalahan dengan keluarga maupun mental health yang terganggu karena bullyan atau hal-hal yang belum siap diterima oleh diri. Lantas apa yang salah dalam fenomena ini? Apakah ujian hidup yang diterima terlalu berat sehingga seakan mengakhiri hidup adalah pilihan tepat?\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nPerlu kita ketahui bahwa Allah tidak akan memberi pencobaan yang melebihi batas kekuatan kita (1 Kor.10:13) karena Ia tahu kapasitas diri kita dan Ia mengasihi kita. Tetapi terkadang kitalah yang cenderung menganggap pencobaan yang terjadi melebihi batas kemampuan diri. Pencobaan-pencobaan yang terjadi adalah cara Allah mendewasakan kita dan menguji kemurnian iman kita. Semakin kita dewasa rohani, semakin sulit pencobaan yang kita alami. Karena system pencobaan Allah semakin naik, naik dan naik menuju kesempurnaan seperti Kristus.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nSebagai contoh, Allah mengerti bahwa kapasitas diri kita dilevel 30 dan kita selalu diberi pencobaan level 10. Ketika Allah memberi pencobaan dilevel 20, terkadang kita menganggap bahwa pencobaan yang terjadi sudah melebihi batas kemampuan kita, padahal tidak. Pencobaan level 20 tersebut merupakan langkah untuk kita next level menuju kesempurnaan seperti Kristus dalam fase sanctification (pengkudusan). Tidak ada pencobaan yang melebihi batas kemampuan kita, kitalah yang terlalu cengeng menganggap pencobaan yang kita alami terlalu berat.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nDalam pencobaan yang kita alami, kita perlu berserah kepada Allah agar pertolongan tercurah dan kita dapat melewati setiap masalah. Berserahlah dalam doa dan permohonan kepada Allah sumber kasih karunia (Fil.4:6). Berserahlah ketika pencobaan itu terasa ringan maupun berat, berserahlah dengan total dan berharap pada KuasaNya. Datanglah kehadiratNya pada waktu yang sudah kita komitmenkan, baik itu pagi hari maupun malam hari. Sampaikan setiap ucapan syukur serta permohonan dikakiNya. Walaupun terkadang kita tidak sanggup mengeluarkan kata-kata, namun Allah mengerti dan Roh akan membantu menyempurnakan serta menyampaikan keluh kesah kita. Doa bukan tentang cara melainkan cinta, berdoalah karena kita membutuhkan Dia dan berdoalah karena kita tidak dapat hidup tanpaNya.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nApapun masalah kita, apapun pencobaan yang kita miliki, Allah terlebih besar dari itu semua dan Allah sanggup membawa kita melewati itu dan menjadikan kita umat pemenang.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nTuhan Yesus memberkati\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<h5><em><span style=\"color: blue;\">(YG18102023)<\/span><\/em><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pokok Doa GBIK:<\/strong><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Doakan Indonesia dalam hal ini KPU dapat menyusun aturan dan jadwal pendaftaran Pilpres dan masa kampanye dengan baik tidak menimbulkan masalah di tengah-tengah kegiatan masyarakat Indonesia;<\/li>\n<li>Doakan GBIK yang saat ini rindu  akan penambahan Diakon yg siap berkomitmen untuk pelayanan di gerejaNya<br \/>\nKiranya banyak yang terpanggil dan bersedia menjadi Diakon;<\/li>\n<li>Doakan Jemaat GBIK dan simpatisan kesulitan ekonomi pekerjaan tekanan hidup masalah rumah tangga Tetap bersandar akan kuat kuasa Tuhan dan Tuhan memberi pertolongan jalan yang terbaik sehingga dapat terselesaikan dengan penuh sukacita.<\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Pokok Doa Cabang GERBANG MUTIARA, Landak, Kalimantan Barat<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Doakan gereja sedang Kaderisasi guru Sekolah Minggu;<\/li>\n<li>Doakan Beberapa jemaat dan yang banyak pemuda bekerja di luar kota sehingga kehadiran menurun;<\/li>\n<li>Doakan Yang baru masuk sekolah agar bisa beradaptasi, yang baru masuk SD : Yusmiko, Romi, Markes Amoy, Mondi, Ahok agar bisa cepat menguasai membaca dan  berhitung.<\/li>\n<\/ul>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cDemikianlah, Roh menolong kita dalam kelemahan kita. Sebab, kita tidak tahu apa yang seharusnya kita doakan, tetapi Roh sendiri yang bersyafaat demi kita dengan keluhan-keluhan yang tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata;\u201d (Roma 8:26) Akhir-akhir ini Indonesia dihebohkan dengan peristiwa bunuh diri yang beberapa kali terjadi belakangan ini. Berbagai motif melatarbelakangi terjadinya hal ini. Ada yang&#8230;<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on wp_trim_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":1766,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-8048","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-srhi-santapan-rohani-hari-ini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8048","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8048"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8048\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8053,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8048\/revisions\/8053"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1766"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8048"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8048"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8048"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}