{"id":7836,"date":"2023-08-24T21:45:04","date_gmt":"2023-08-24T14:45:04","guid":{"rendered":"http:\/\/gbik.info\/?p=7836"},"modified":"2023-08-24T21:46:56","modified_gmt":"2023-08-24T14:46:56","slug":"srhi-25-agu-23-berjuang-untuk-mencari-yang-hilang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/2023\/08\/24\/srhi-25-agu-23-berjuang-untuk-mencari-yang-hilang\/","title":{"rendered":"SRHI 25 AGU 23 &#8211; BERJUANG UNTUK MENCARI YANG HILANG (Lukas 15:1-24)"},"content":{"rendered":"<blockquote class=\"wp-block-quote\" style=\"text-align: center;\"><p><em><strong>\u201cAtau perempuan manakah yang mempunyai sepuluh dirham, dan jika ia kehilangan satu di antaranya, tidak menyalakan pelita dan menyapu rumah serta mencarinya dengan cermat sampai ia menemukannya? Dan kalau ia telah menemukannya, ia memanggil sahabat-sahabat dan tetangga-tetangganya serta berkata: Bersukacitalah bersama-sama dengan aku, sebab dirhamku yang hilang itu telah kutemukan. Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita pada malaikat-malaikat Allah karena satu orang berdosa yang bertobat\u201d<br \/>\n<cite> (Lukas 15:5-10)<\/cite><\/strong><\/em><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nApakah Anda pernah kehilangan barang yang berharga? Apa saja. Kehilangan kendaraan, kehilangan uang, kehilangan perhiasan atau kehilangan pacar? Bagaimana perasaan Anda pada saat Anda kehilangan barang berharga tersebut? Apakah Saudara berusaha mencarinya untuk mendapatkannya kembali? Apa tindakan Anda setelah Anda menemukan kembali barang berharga yang hilang itu? Mari merenungkan firman Tuhan berupa perumpamaan yang diceritakan oleh Tuhan Yesus dalam Injil Lukas 15: 8-10. Karena tidak terlalu panjang alangkah baiknya jika Anda membacanya dari Alkitab Anda.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nCatatan: Dirham, merupakan uang emas dari Persia yang beratnya kurang lebih 8 gram. Nilainya hampir setara dengan 1 dinar.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nPembaca SRHI yang dikasihi Tuhan, Dalam Injil Lukas pasal 15 ini Tuhan Yesus menceritakan tiga cerita yang sangat menarik tentang sesuatu yang hilang. Ada domba yang hilang, ada anak yang hilang dan ada cerita tentang mata uang yang hilang. Tuhan Yesus sangat mahir dalam bercerita.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nKetiga cerita dalam Injil Lukas 15 ini dimulai ketika para pemungut cukai dan orang-orang berdosa biasanya datang kepada Yesus untuk mendengarkan Dia. Maka bersungut-sungutlah orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat, katanya: &#8220;Ia menerima orang-orang berdosa dan makan bersama-sama dengan mereka.&#8221; Mendengar sungut-sungut itu Tuhan Yesus mulai memaparkan perumpamaan berikut ini kepada mereka. (Lukas 15:1-3)\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nKetika Anda membaca perumpamaan ini, mari berusaha menempatkan diri Anda dalam cerita tersebut, lalu melihat orang lain dan menemukan apa yang Tuhan Yesus ingin Anda lakukan.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nDalam Lukas 15 ini Tuhan Yesus menceritakan tiga buah perumpamaan, yaitu perumpamaan tentang Domba yang hilang, perumpamaan tentang dirham yang hilang dan perumpamaan tentang Anak Yang Hilang. Coba bandingkan ketiga perumpamaan tersebut. Perumpamaan tentang domba yang hilang terjadi di luar kandangnya. Domba itu pergi mencari jalan sendiri. Perumpamaan tentang anak yang hilang, anak itu pergi meninggalkan rumah orang tuanya dan berfoya-foya menhabiskan hartanya secara tidak benar. Tetapi dalam perumpamaan tentang uang dirham yang hilang , uang dirham itu tetap ada dalam rumah, hanya tidak bisa digunakan \/dipakai karena dirham itu tidak ada di tempatnya.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nWanita dalam perumpamaan kehilangan uang satu dirham itu lalu menyalakan pelita dan menyapu rumahnya mencari uang tersebut degan cermat. Jangan memikirkan rumahnya berlantai keramik \/ tegel seperti yang kita punyai. Rumah wanita ini sama seperti rumah pada masa itu yaitu berlantai tanah yang berbatu. Juga rumahnya tidak berjendela kaca seperti rumah pada masa kini, sehingga kita bisa membayangkan betapa sulit untuk mencari uang dirham yang hilang itu dalam kegelapan. Wanita itu menyalakan pelita dan menyapu rumahnya mencari dengan cermat koinnya yang hilang, sampi dia menemukan kembali uangnya yang satu dirham itu. \u00a0Dia sangat bersuka cita dan ia memanggil sahabat-sahabat dan tetangga-tetangganya serta berkata: Bersukacitalah bersama-sama dengan aku, sebab dirhamku yang hilang itu telah kutemukan.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nPembaca SHRI yang dikasihi Tuhan, Apakah Saudara sedang kehilangan sesuatu yang sangat berharga dalam hidup Anda? Misalnya kehilangan pengharapan, kehilangan semangat, kehilangan kesehatan, kehilangan masa depan. \u00a0Jangan putus asa, mari bersihkan \u201crumah hati\u201d, Anda dan nyalakan pelita yaitu firman Tuhan. Mari kembali berusaha dan berjuang dengan cermat untuk menemukannya kembali. \u00a0Pasti Tuhan melalui Roh Kudus-Nya dapat menolong Anda menemukannya kembali.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nAtau mari melihat gereja Anda. Apakah Anda menemukan ada sesuatu yang berharga di dalam gereja Anda yang hilang? Mari berjuang untuk menemukan nya kembali. Pasti para malaikat Allah di Sorga bersuka cita. Mari memulai dari diri Anda, pasti Tuhan dapat memakai Anda.<\/p>\n<h5 style=\"text-align: justify;\"><em><span style=\"color: blue;\">(JET25082023)<\/span><\/em><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pokok Doa GBIK:<\/strong><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Berdoa bagi para Guru Sekolah Minggu dalam pelayanannya mengajar setiap minggu serta berdoa bagi para murid yang setia hadir dalam kelas-kelas SM agar terus bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan;<\/li>\n<li>Berdoa untuk pembentukan Panitia Pencalonan Pemilihan Diakon di GBIK agar dapat berjalan sesuai kehendak Tuhan, penuh hikmat, dan banyak anggota Gereja siap dicalonkan sebagai Diakon;<\/li>\n<li>Berdoa bagi penegakan hukum dan hak asasi manusia di Indonesia, tetap berdasarkan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, tanpa membeda-bedakan status, derajat, pangkat, golongan agar keadilan dapat dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia.<\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Pokok Doa Cabang MARGA MULYA, Monterado, Kalimantan Barat<br \/>\n<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Puji Tuhan jemaat setia beribadah &#038; pelayanan, SM, KPW, WBI berjalan dapat berjalan dengan baik;<\/li>\n<li>Mengucap syukur jemaat semakin dewasa dalam iman dan pelayanan;<\/li>\n<li>Mengucap Syukur SIL berjalan dengan sukses yang diadakan pada tanggal 11-13 Juli 2023, kehadiran 40 anak.<\/li>\n<\/ul>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cAtau perempuan manakah yang mempunyai sepuluh dirham, dan jika ia kehilangan satu di antaranya, tidak menyalakan pelita dan menyapu rumah serta mencarinya dengan cermat sampai ia menemukannya? Dan kalau ia telah menemukannya, ia memanggil sahabat-sahabat dan tetangga-tetangganya serta berkata: Bersukacitalah bersama-sama dengan aku, sebab dirhamku yang hilang itu telah kutemukan. Aku berkata kepadamu: Demikian juga&#8230;<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on wp_trim_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":6668,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-7836","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-srhi-santapan-rohani-hari-ini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7836","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7836"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7836\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7838,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7836\/revisions\/7838"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6668"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7836"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7836"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7836"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}