{"id":7783,"date":"2023-08-10T22:24:42","date_gmt":"2023-08-10T15:24:42","guid":{"rendered":"http:\/\/gbik.info\/?p=7783"},"modified":"2023-08-10T22:25:23","modified_gmt":"2023-08-10T15:25:23","slug":"srhi-11-agu-23-menanti-waktunya-tuhan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/2023\/08\/10\/srhi-11-agu-23-menanti-waktunya-tuhan\/","title":{"rendered":"SRHI 11 AGU 23 &#8211; MENANTI WAKTUNYA TUHAN (Keluaran 24:12-18)"},"content":{"rendered":"<blockquote class=\"wp-block-quote\" style=\"text-align: center;\"><p><em><strong>\u201cTUHAN berfirman kepada Musa: &#8220;Naiklah menghadap Aku, ke atas gunung, dan tinggallah di sana, maka Aku akan memberikan kepadamu loh batu, yakni hukum dan perintah, yang telah Kutuliskan untuk diajarkan kepada mereka.&#8221; Lalu bangunlah Musa dengan Yosua, abdinya, maka naiklah Musa ke atas gunung Allah itu. Kemuliaan TUHAN diam di atas gunung Sinai, dan awan itu menutupinya enam hari lamanya; pada hari ketujuh dipanggil-Nyalah Musa dari tengah-tengah awan itu.\u201d<br \/>\n<cite> (Keluaran 24:12,13,16)<\/cite><\/strong><\/em><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nMenanti adalah suatu keadaan yang menegangkan. Ketika menantikan pengumuman hasil ujian atau test masuk perguruan tinggi, pasti saat-saat menantikan pengumuman itu sangat mendebarkan hati. Atau ketika menantikan kelahiran bayi pasti dengan cemas kita menunggu terdengarnya tangisan bayi dari ruang bersalin, atau kita penuh harap menantikan dokter atau bidan akan keluar dari ruang bersalin untuk memberitahukan berita gembira bagi kita bahwa bayi telah lahir dan semuanya selamat.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nDalam Kitab Keluaran pasal 24, Allah memanggil Musa untuk naik ke gunung Sinai menerima loh batu yang berisikan hukum dan perintah Tuhan. Ketika Musa berada di atas gunung itu, kemuliaan TUHAN ada di atas gunung itu selama enam hari. Perhatikan, barulah pada hari yang ketujuh TUHAN memanggil Musa dari tengah-tengah awan.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nMari pikirkan ini. Musa sudah ada di atas gunung itu selama 6 hari. Pasti di atas gunung itu udaranya sangat dingin. Musa tanpa makanan, juga tanpa air minum, dan sangat sunyi. Bahkan tidak ada suara dari TUHAN. Tetapi Musa dengan sabar menantikan suara Tuhan. Baru pada hari ketujuh TUHAN berbicara kepada Musa. TUHAN telah memanggil dia untuk naik dan akan menerima perintah dan hukum TUHAN, pasti Tuhan akan memenuhi janji-Nya. Atas kesabarannya menantikan Tuhan, Musa menerima berkat terbesar yang berupa perintah dan hukum Tuhan yang masih berlaku di seluruh dunia sampai saat ini.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nMari menjawab pertanyaan berikut , apakah Anda memiliki kemampuan untuk bersabar menunggu TUHAN memanggil Anda mengalami kemuliaan-Nya? Dalam Alkitab kita menyaksikan ada orang-orang yang tidak sabar menantikan Tuhan dalam hidup mereka. Contoh yang sangat jelas tertulis dalam Kitab Keluaran pasal 32. Kita membaca: <strong><em>\u201cKetika bangsa itu melihat, bahwa Musa mengundur-undurkan turun dari gunung itu, maka berkumpullah mereka mengerumuni Harun dan berkata kepadanya: &#8220;Mari, buatlah untuk kami allah, yang akan berjalan di depan kami sebab Musa ini, orang yang telah memimpin kami keluar dari tanah Mesir \u2014 kami tidak tahu apa yang telah terjadi dengan dia.&#8221;<\/em><\/strong> Bangsa Israel tidak sabar menunggu Musa kembali kepada mereka, sehingga mereka menyuruh Harun membuatkan bagi mereka patung anak lembu yang terbuat dari emas, lalu mereka menyembah patung tuangan itu. Kita tahu bahwa hal itu membuat TUHAN murka. Pada hari itu TUHAN menghukum bangsa Israel, ada 3000 orang tewas. (Keluaran 32:27,28)\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nDemikian pula dalam Kitab 1 Samuel pasal 13, kita membaca ketika bangsa Israel yang dipimpin oleh Raja Saul berperang melawan orang Filistin. Ketika bangsa Israel telah terjepit, Saul tidak sabar menanti kedatangan Nabi Samuel untuk mempersembahkan korban bakaran kepada TUHAN. Raja Saul melanggar peraturan TUHAN, yaitu mempersembahkan korban bakaran yang seharusnya hanya boleh dilakukan oleh imam (Samuel). Akibatnya TUHAN menghukum Raja Saul: \u201c<em><u>Kata Samuel kepada Saul<\/u><strong>: &#8220;Perbuatanmu itu bodoh. Engkau tidak mengikuti perintah TUHAN, Allahmu, yang diperintahkan-Nya kepadamu; sebab sedianya TUHAN mengokohkan kerajaanmu atas orang Israel untuk selama-lamanya. Tetapi sekarang kerajaanmu tidak akan tetap. TUHAN telah memilih seorang yang berkenan di hati-Nya dan TUHAN telah menunjuk dia menjadi raja atas umat-Nya, karena engkau tidak mengikuti apa yang diperintahkan TUHAN kepadamu.&#8221;<\/strong><\/em> \u00a0(1 Samuel 13:13,14)\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nSaudara-saudara yang dikasihi Tuhan, bersabarlah menantikan janji-janji Tuhan. Percayalah bahwa TUHAN Allah yang kita percayai dalam Kristus Yesus adalah TUHAN yang Mahatahu dan tidak ada yang mustahil bagi Allah. DIA adalah TUHAN yang setia menepati janji-janji-Nya. Berkali-kali dalam firman-Nya, Tuhan bersabda<strong><em>: \u201c<u>Ketahuilah bahwa Akulah TUHAN Allahmu<\/u>\u201d<\/em><\/strong>. \u00a0Yang perlu kita lakukan ialah tetap beriman dan memercayakan hidup kita kepada-Nya. <strong><em>\u201cTetaplah berdoa. Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.\u201d <\/em><\/strong>(1 Tesalonika 5:17,18). Ketahuilah bahwa: <strong><em>\u201cPencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.\u201d <\/em><\/strong>(1 Korintus 10:13). Sabarlah menantikan waktu Tuhan.<\/p>\n<h5 style=\"text-align: justify;\"><em><span style=\"color: blue;\">(JET11082023)<\/span><\/em><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pokok Doa GBIK:<\/strong><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Doakan Gereja Kita yang akan mengadakan rapat Perancang pada Hari Jumat tanggal 11 Agustus 2023 agar dapat terlaksana dengan baik;<\/li>\n<li>Berdoa bagi Jemaat yang sedang dalam kelemahan tubuh\/ sakit, baik Yang dirawat di Rumah Sakit maupun dalam perawatan dirumah;<\/li>\n<li>Mari Berdoa bagi Pembicara dalam KKR Pendeta Robinson Rimun supaya Tuhan Menolong dalam mempersiapkan diri dengan baik dalam KKR nanti.<\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Pokok Doa Cabang SEKADAU, Kalimantan Barat<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Doakan kegiatan SM dan KPW agar berjalan baik;<\/li>\n<li>Kesetiaan guru-guru SM dan panitia perancang dalam pelayanan;<\/li>\n<li>Anak-anak asrama Baptis agar di tahun ajaran baru ini boleh semakin rajin belajar, taat dan setia pada Firman Tuhan;<\/li>\n<li>Doakan Sdr. Yosua Gura dalam tugasnya membimbing anak-anak asrama dalam memberi pengajaran, teladan dan motivasi.<\/li>\n<\/ul>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cTUHAN berfirman kepada Musa: &#8220;Naiklah menghadap Aku, ke atas gunung, dan tinggallah di sana, maka Aku akan memberikan kepadamu loh batu, yakni hukum dan perintah, yang telah Kutuliskan untuk diajarkan kepada mereka.&#8221; Lalu bangunlah Musa dengan Yosua, abdinya, maka naiklah Musa ke atas gunung Allah itu. Kemuliaan TUHAN diam di atas gunung Sinai, dan awan&#8230;<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on wp_trim_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":3860,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-7783","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-srhi-santapan-rohani-hari-ini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7783","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7783"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7783\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7784,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7783\/revisions\/7784"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3860"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7783"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7783"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7783"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}