{"id":7357,"date":"2023-05-03T22:00:59","date_gmt":"2023-05-03T15:00:59","guid":{"rendered":"http:\/\/gbik.info\/?p=7357"},"modified":"2023-05-03T22:12:14","modified_gmt":"2023-05-03T15:12:14","slug":"srhi-4-mei-23-arti-hidup","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/2023\/05\/03\/srhi-4-mei-23-arti-hidup\/","title":{"rendered":"SRHI 4 MEI 23 &#8211; Arti Hidup"},"content":{"rendered":"<h4 style=\"text-align: center;\"><em>&#8220;Karena hidup bagiku adalah Kristus dan mati adalah keuntungan&#8221;<\/em><\/h4>\n<h4 style=\"text-align: center;\">(Fil.1:21)<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nPada umumnya kematiann merupakan suatu yang sangat dihindari oleh semua orang. Dalam satu bulan berapa banyak uang yang saudara keluarkan untuk bertahan hidup. Terlepas dari sudut pandang manusiawi, Paulus menyiratkan jika boleh memilih Paulus lebih memilih untuk mati dan diam bersama dengan Kristus (21-23). Menunjukkan betapa besar cintanya kepada Kristus, sehingga merindukan perjumpaan secara pribadi dengan Kristus.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nAkan tetapi Paulus juga menyadari bahwa saat ini hidupnya di dunia memiiki peran dan tanggung jawab yang besar, dimana ia harus bekerja dan menghasilakan buah rohani di dalam melayani jemaat.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<em>Tetapi jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah. Filipi 1:22<\/em>\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nCinta dan komitmen Paulus terlihat dari bagaimana ia memandang segala sesuatu dari sudut pandang Kristus. Ketika dirinya di penjara, ia tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut untuk kemajuan injil. Paulus memberikan teladan bagi kita arti hidup yang sesungguhnya, dalam segala keadaan tetap bekerja menghasilkan buah rohani dan membawa berkat bagi banyak orang.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nSelama masih diberi kesempatan untuk hidup di dunia, artinya tugas dan tanggung jawab setiap kita sebagai orang percaya untuk menghasilkan buah rohani dalam segala keadaan kita. Ketika tiba saatnya nanti kita pergi dan diam bersama-sama dengan Tuhan itu merupakan sebuah keuntungan. Mari kita meneladani Paulus yang mengasihi Tuhan Yesus dan melihat segala sesuatu dari sudut pandang Dia.<\/p>\n<h5 style=\"text-align: justify;\"><em><span style=\"color: blue;\">(KS04052023)<\/span><\/em><\/h5>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pokok Doa:<\/strong><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Berdoa untuk Ketua SIL dan semua Pengkerja yang terlibat dalam persiapan dan perencanaan SIL;<\/li>\n<li>Berdoa untuk anak \u2013 anak yang mulai kembali masuk sekolah dan kuliah agar terus semangat belajar, juga senantiasa Tuhan lindungi dalam aktivitas mereka sehari \u2013 hari;<\/li>\n<li>Berdoa untuk sekolah minggu agar setiap guru diberi hikmat Tuhan dalam mempersiapkan pelajaran dan senantiasa memiliki hidup yang berkenan kepada Tuhan.<\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Pokok Doa Cab Alfa Omega,  Gamhoku, Tobelo Halmahera Utara<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Doakan pelayanan dan kesehatan Bp Nehemia bersama Bp Fredy;<\/li>\n<li>Doakan Jemaat dan pelayanan di Cab Alfa Omega.<\/li>\n<\/ul>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&#8220;Karena hidup bagiku adalah Kristus dan mati adalah keuntungan&#8221; (Fil.1:21) Pada umumnya kematiann merupakan suatu yang sangat dihindari oleh semua orang. Dalam satu bulan berapa banyak uang yang saudara keluarkan untuk bertahan hidup. Terlepas dari sudut pandang manusiawi, Paulus menyiratkan jika boleh memilih Paulus lebih memilih untuk mati dan diam bersama dengan Kristus (21-23). Menunjukkan&#8230;<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on wp_trim_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":4430,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-7357","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-srhi-santapan-rohani-hari-ini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7357","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7357"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7357\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7360,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7357\/revisions\/7360"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4430"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7357"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7357"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7357"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}