{"id":6991,"date":"2023-02-07T22:00:13","date_gmt":"2023-02-07T15:00:13","guid":{"rendered":"http:\/\/gbik.info\/?p=6991"},"modified":"2023-02-07T22:25:23","modified_gmt":"2023-02-07T15:25:23","slug":"srhi-8-feb-23-tuhan-benci-dosa-bukan-pendosa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/2023\/02\/07\/srhi-8-feb-23-tuhan-benci-dosa-bukan-pendosa\/","title":{"rendered":"SRHI 8 FEB 23 &#8211; Tuhan benci dosa, bukan pendosa"},"content":{"rendered":"<blockquote class=\"wp-block-quote\" style=\"text-align: center;\"><p><em><strong>\u201cJawabnya: \u2018Tidak ada, Tuhan.\u2019 lalu kata Yesus: \u2018Aku pun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang.'&#8221;<br \/>\n<cite>(Yohanes 8:11)<\/cite><\/strong><\/em><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nBerdosa adalah sebuah status yang didapatkan manusia ketika ia melakukan sebuah kesalahan yang menyalahi aturan norma masyarakat, agama dan Kitab Suci. Status ini diperoleh akibat manusia tidak berlaku sesuai dengan apa yang sudah diatur, diarahkan dan dikehendaki oleh sesuatu. Tak dapat dipungkiri bahwa manusia tidak dapat tidak melakukan dosa karena manusia memiliki nature dosa didalam dirinya.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nPaulus menuliskan bahwa \u2018tidak ada manusia yang tidak berdosa, semuanya berdosa \u2013 Roma 3:23\u2019 yang mengidentifikasikan bahwa kehidupan manusia selalu bersinggungan dengan dosa. Dalam nats ini dituliskan bahwa ada seorang perempuan yang kedapatan berbuat zinah (Yoh.8:3). Dosa yang dilakukan perempuan ini merupakan dosa najis dan memalukan karena menyalahi hukum dan norma yang ada. Para Ahli Taurat dan orang Farisi ingin mencobai Tuhan dengan memberikan sebuah perbandingan mengenai Musa dan Hukum Taurat untuk menyelesaikan masalah seperti ini. Namun apa jawaban Tuhan Yesus? Tuhan Yesus mengerti dan paham betul dosa adalah dosa dan dosa adalah kesalahan. Tuhan Yesus juga mengerti betul bahwa semua manusia melakukan dosa. Oleh karena itu Tuhan Yesus memberi sebuah pernyataan kepada Ahli Taurat dan orang Farisi \u2018barangsiapa diantara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu \u2013 Yoh.8:7b\u2019.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nAkhirnya para Ahli Taurat dan orang Farisi meninggalkan perempuan itu satu persatu dan tidak ada yang melemparinya dengan batu (hukuman rajam \u2013 Yoh.8:9). Sebuah kalimat mengandung makna yang dalam dilontarkan Tuhan Yesus \u2018Aku pun tidak menghukum engkau\u2019 yang mengidentifikasikan bahwa Tuhan Yesus mengasihi, menyayangi pendosa. Sama seperti kita, kita pun pendosa. Kita pun melakukan dosa lain versi kita, entah itu berbohong, mencuri, tidak setia berangkat ibadah, masih suka main hp waktu ibadah, tidur waktu ibadah ataupun dosa-dosa lain yang kita lakukan. Walaupun kita melakukan dosa dan memiliki predikat pendosa, Tuhan tidak berpaling dan tetap mengasihi. Namun sebuah hal yang harus dimengerti bersama bahwa Tuhan mengatakan sebuah nasihat yang baik yaitu \u2018jangan berbuat dosa lagi\u2019. Oleh karena itu kita harus mengerti bersama bahwa kita harus bertobat dari dosa yang kita lakukan dan tidak mengulangi dosa yang sama dilain waktu. Seperti halnya Tuhan mau perempuan itu tidak berzinah lagi, Tuhan juga mau kita sebagai orang percaya tidak melakukan dosa yang sama lagi, lagi dan lagi.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nTuhan mengasihi pendosa, tetapi Ia membenci dosa. Tuhan sayang pelakunya, tetapi tidak dengan lakunya. Mari kita berbalik kepada Tuhan dan hidup semakin mengasihi Tuhan dalam kebenaran Firman-Nya. Tuhan Yesus memberkati<br \/>\n<em><font style=\"color: blue;\" size=\"-1\">(YGW080223)<\/font><\/em><\/p>\n<p><strong>Pokok Doa:<\/strong><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Mendoakan untuk TNI Polri agar diberikan hikmat Tuhan saat menjalankan tugas pengamanan di Indonesia dengan penuh tanggung jawab, karena saat ini bentuk kekerasan seksual pada wanita sampai dengan penculikan anak sedang marak terjadi di Indonesia;<\/li>\n<li>\nMendoakan untuk setiap pengurus organisasi yang ada di GBIK, kiranya dalam menyusun, merencanakan kegiatan Persekutuan dapat beroleh hikmat dan pimpinan dari Tuhan, sehingga setiap acara yang disiapkan dapat menjadi berkat bagi jemaat yang hadir;<\/li>\n<li>\nJemaat GBIK senantiasa diberikan kesehatan, perlindungan dan penyertaan dari Tuhan dalam  setiap aktifitas yang jemaat lakukan sehari-hari.<\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Pokok Doa Cabang LYMAN MUNSON, Sibolga, Sumatera Utara<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Berdoa untuk rencana baptisan tanggal 19 Februari 2023: Januar Prabudi Pandiangan dan Susanti Simanjuntak;<\/li>\n<li>Rencana Pengorganisasian GBIK Cab. Lyman-Munson tgl 28 Juni 2023;<\/li>\n<li>Berdoa untuk setiap Jemaat untuk bisa ambil bagian dalam pelayanan di gereja.<\/li>\n<\/ul>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cJawabnya: \u2018Tidak ada, Tuhan.\u2019 lalu kata Yesus: \u2018Aku pun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang.&#8217;&#8221; (Yohanes 8:11) Berdosa adalah sebuah status yang didapatkan manusia ketika ia melakukan sebuah kesalahan yang menyalahi aturan norma masyarakat, agama dan Kitab Suci. Status ini diperoleh akibat manusia tidak berlaku sesuai dengan apa yang&#8230;<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on wp_trim_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":6151,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-6991","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-srhi-santapan-rohani-hari-ini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6991","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6991"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6991\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6994,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6991\/revisions\/6994"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6151"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6991"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6991"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6991"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}