{"id":6839,"date":"2022-12-27T22:00:13","date_gmt":"2022-12-27T15:00:13","guid":{"rendered":"http:\/\/gbik.info\/?p=6839"},"modified":"2022-12-27T21:34:32","modified_gmt":"2022-12-27T14:34:32","slug":"srhi-28-des-22-meresponi-juru-selamat-bag-1","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/2022\/12\/27\/srhi-28-des-22-meresponi-juru-selamat-bag-1\/","title":{"rendered":"SRHI 28 DES 22 &#8211; MERESPONI JURU SELAMAT (BAG.1)"},"content":{"rendered":"<blockquote class=\"wp-block-quote\" style=\"text-align: center;\"><p><em><strong>\u201cMaka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Mereka pun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur.&#8221;<br \/>\n<cite>(Mat.2:11)<\/cite><\/strong><\/em><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nSecara umum manusia akan memberikan hadiah kepada seorang yang berulang tahun dan ini sudah menjadi budaya yang menyeluruh. Dan praktik memberikan hadiah ini merupakan bentuk ucapan syukur, kekaguman, dukungan serta ucapan selamat.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nLalu apa yang bisa kita beri kepada Tuhan dihari kelahiran-Nya ini? Sejatinya kita tidak akan dapat memberikan pemberian yang sebanding dengan kelahiran- Nya, kita hanya dapat memberikan yang terbaik. Seperti orang-orang Majus yang memberikan emas, kemenyan dan mur. Pemberian orang Majus merupakan pemberian terbaik menurut dunia pada zaman itu, dan pemberian tersebut biasanya diberikan kepada raja. Orang Majus sudah memberikan yang terbaik kepada Tuhan, lalu bagaimana dengan kita? Apa yang dapat kita beri kepada-Nya?\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nOrang percaya harus mengetahui isi Roma 12:1<em>\u2019persembahkanlah hidupmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan berkenan\u2019 <\/em>\u00a0agar dapat mengaplikasikan dalam kehidupannya. Kehidupan kita merupakan persembahan yang dimau Allah, lalu bagaimana agar persembahan hidup ini berkenan?. Persembahan hidup yang berkenan adalah kehidupan yang berorientasi kepada Allah dan menuruti segala perintah Allah. Orang percaya harus dapat mengerti ini agar laku hidupnya sesuai dengan kemauan Allah. Dan untuk mengetahui kemauan Allah, orang percaya harus membaca Alkitab karena didalam Alkitab tertulis segala perintah dan kehendak Allah.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nPemberian yang berkenan ini harus dinyatakan dalam kehidupan kita sebagai orang percaya dan sebagai bentuk respon terhadap Juru Selamat. Tuhan Yesus memberkati<br \/>\n<em><font style=\"color: blue;\" size=\"-1\">(YGW28122)<\/font><\/em><br \/>\n<strong>Pokok Doa:<\/strong><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Pemulihan perekonomian bangsa dari sektor ekspor dapat terus meningkat;<\/li>\n<li>Kesadaran masyarakat untuk menjaga protokol kesehatan, mengikuti vaksin, guna penurunan angka covid-19 pada masa libur;<\/li>\n<li>Mengucap syukur untuk para Hamba Tuhan, diakon, panitia perancang, ketua organisasi yang telah melayani tahun 2022, dan kiranya pelayan Tuhan tahun 2023 terus diperlengkapi;<\/li>\n<li>Para jemaat yang menggabungkan diri ke GBIK dan dibaptis sepanjang tahun 2022 semakin setia dan bertumbuh.<\/li>\n<\/ol>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cMaka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Mereka pun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur.&#8221; (Mat.2:11) Secara umum manusia akan memberikan hadiah kepada seorang yang berulang tahun dan ini sudah menjadi budaya yang menyeluruh. Dan praktik memberikan&#8230;<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on wp_trim_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":5248,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-6839","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-srhi-santapan-rohani-hari-ini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6839","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6839"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6839\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6840,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6839\/revisions\/6840"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5248"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6839"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6839"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6839"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}