{"id":6795,"date":"2022-12-15T22:00:27","date_gmt":"2022-12-15T15:00:27","guid":{"rendered":"http:\/\/gbik.info\/?p=6795"},"modified":"2022-12-15T15:45:27","modified_gmt":"2022-12-15T08:45:27","slug":"srhi-16-des-22-jangkar-yang-kuat-bagi-jiwa-kita","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/2022\/12\/15\/srhi-16-des-22-jangkar-yang-kuat-bagi-jiwa-kita\/","title":{"rendered":"SRHI 16 DES 22 &#8211; JANGKAR YANG KUAT BAGI JIWA KITA (Ibrani 6:11-20)"},"content":{"rendered":"<blockquote class=\"wp-block-quote\" style=\"text-align: center;\"><p><em><strong>\u201cPengharapan itu adalah sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita, yang telah dilabuhkan sampai ke belakang tabir, di mana Yesus telah masuk sebagai Perintis bagi kita, ketika Ia, menurut peraturan Melkisedek, menjadi Imam Besar sampai selama-lamanya.&#8221;<br \/>\n<cite>(Ibrani 6:19-20)<\/cite><\/strong><\/em><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nSurat Ibrani adalah surat yang ditulis untuk orang-orang Kristen Ibrani yang rupanya mulai berpaling kembali ke ajaran agama mereka yang lama (Yudaisme). Itu sebabnya dalam surat Ibrani ini kita banyak menemukan keunggulan Tuhan Yesus dibandingkan dengan agama Yudaisme. Atau dengan kata lain Iman Kristen jauh lebih unuggul daripada agama orang Yahudi. Misalnya: Yesus lebih unggul dari para nabi (Ibr. 1:1-3); Yesus lebih unggul dari para malaikat (Ibr 1:4-21), Yesus lebih unggul dari Musa ( Ibr 3:7-19), Yesus lebih unggul dari Yosua (Ibr 4:1-13) dan masih banyak yang lain lagi.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nDalam Ibrani 6:11-21 dibicarakan tentang kuatnya ikatan suatu sumpah. Allah berjanji kepada Abraham dengan bersumpah. \u00a0<strong><em>Allah bersumpah demi diri-Nya sendiri, karena tidak ada orang yang lebih tinggi dari pada-Nya, kata-Nya: &#8220;Sesungguhnya Aku akan memberkati engkau berlimpah-limpah dan akan membuat engkau sangat banyak.&#8221;<\/em><\/strong> (Ibr 6:13-14). Abraham percaya akan janji itu dan dengan sabar menantikannya. Allah tidak mungkin berdusta. Sebab itu, kita yang sudah berlindung kepada Allah, diberi dorongan kuat untuk berpegang teguh kepada harapan yang terbentang di depan kita. <strong><u>Harapan kita itu seperti jangkar yang kokoh tertanam sangat dalam dan merupakan pegangan yang kuat dan aman bagi hidup kita<\/u><\/strong>.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nDalam Kejadian 15 kita membaca ketika Allah berjanji kepada Abram: &#8220;Janganlah takut, Abram, Akulah perisaimu; upahmu akan sangat besar.&#8221; Abram menjawab: &#8220;Ya Tuhan ALLAH, apakah yang akan Engkau berikan kepadaku, karena aku akan meninggal dengan tidak mempunyai anak, dan yang akan mewarisi rumahku ialah Eliezer, orang Damsyik itu.&#8221; Lagi kata Abram: &#8220;Engkau tidak memberikan kepadaku keturunan, sehingga seorang hambaku nanti menjadi ahli warisku.&#8221; Tetapi datanglah firman TUHAN kepadanya, demikian: &#8220;Orang ini tidak akan menjadi ahli warismu, melainkan anak kandungmu, dialah yang akan menjadi ahli warismu.&#8221; Lalu TUHAN membawa Abram ke luar serta berfirman: &#8220;Coba lihat ke langit, hitunglah bintang-bintang, jika engkau dapat menghitungnya.&#8221; Maka firman-Nya kepadanya: &#8220;Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu.&#8221; Lalu percayalah Abram kepada TUHAN, maka TUHAN memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran. Pengharapan Abraham terhadap janji Allah itu bagaikan jangkar yang dapat menjadikan kehidupan Abraham dan keturunannya bertahan menghadapi segala tantangan dalam hidupnya dan kehidupan keturunannya.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nJangkar adalah salah satu peralatan yang sangat penting untuk sebuah kapal atau perahu. Jangkar sangat diperlukan agar kapal atau perahu bisa bertahan, tidak terbawa arus atau gelombang laut. Tuhan Yesus adalah jangkar bagi iman dan pengharapan kita. Ketika kita menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat kita, tidak berarti tidak akan ada lagi badai yang datang menerpa hidup kita. Badai masih bisa datang dalam hidup kita, mungkin berupa sakit penyakit, atau masalah ekonomi, atau kesulitan dalam berusaha. Tetapi kehadiran Kristus dalam hidup kita menjadi <strong>jangkar yang kuat menopang kita.<\/strong>\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nDalam Injil Matius 14:21-32 kita membaca bahwa setelah Tuhan Yesus membuat mujizat memberi makan 5000 orang dengan 5 roti dan 2 ikan, Tuhan Yesus menyuruh murid-muird-Nya naik ke perahu dan berlayar ke seberang. Ketika perahu murid-murid itu sudah beberapa mil jauhnya dari pantai dan diombang-ambingkan gelombang, karena angin sakal. Kira-kira jam tiga malam datanglah Yesus kepada mereka berjalan di atas air. Ketika murid-murid-Nya melihat Dia berjalan di atas air, mereka terkejut dan berseru: &#8220;Itu hantu!,&#8221; lalu berteriak-teriak karena takut. Tetapi segera Yesus berkata kepada mereka: &#8220;Tenanglah! Aku ini, jangan takut!&#8221; Lalu Yesus naik ke perahu dan anginpun redalah.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nSaudara-saudara pembaca SRHI yang dikasihi Tuhan, itulah Tuhan Yesus yang kita percayai. DIAlah jangkar pengharapan kita. Dia tidak akan membiarkan kita sendirian dalam badai yang datang menerpa kita. Dia menyertai dan mendampingi kita. Dia berkuasa menenangkan badai yang datang menghantam kita. Mari menjadikan Tuhan Yesus sebagai Jangkar yang kuat dalam hidup Anda.<br \/>\n<em><font style=\"color: blue;\" size=\"-1\">(JET16122022)<\/font><\/em><br \/>\n<strong>Pokok Doa:<\/strong><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Kinerja dan integritas para Hakim di Indonesia dalam memutus perkara dengan adil dan rasa takut akan Tuhan;<\/li>\n<li>Peran aktif Gereja membimbing jemaat dalam Firman Tuhan dan menangkal ajaran sesat;<\/li>\n<li>Pelaksanaan Rapat Panitia Perancang GBIK dapat berjalan dengan baik, untuk kemuliaan Tuhan.<\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Pokok Doa Cabang SINDU, Bengkayang, Kalimantan Barat<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Pelayanan Gembala Sidang: Pdm. Bima Iryanto serta keluarga, semakin setia dan tekun dalam melayani Tuhan;<\/li>\n<li>Bersyukur untuk keluarga jemaat yang setia kepada Tuhan, jemaat dalam perlindungan Tuhan diberi kesehatan, kekuatan dan pemulihan pasca sakit;<\/li>\n<li>Bersyukur pekerjaan jemaat dilancarkan, dibuat berhasil dalam bekerja;<\/li>\n<li>Persiapan Natal hamba Tuhan BPD Kalimantan yang di adakan di GBIK Cab Sindu kiranya Tuhan kelancaran dan cuaca yang baik.<\/li>\n<\/ul>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cPengharapan itu adalah sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita, yang telah dilabuhkan sampai ke belakang tabir, di mana Yesus telah masuk sebagai Perintis bagi kita, ketika Ia, menurut peraturan Melkisedek, menjadi Imam Besar sampai selama-lamanya.&#8221; (Ibrani 6:19-20) Surat Ibrani adalah surat yang ditulis untuk orang-orang Kristen Ibrani yang rupanya mulai berpaling kembali ke&#8230;<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on wp_trim_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":6797,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-6795","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-srhi-santapan-rohani-hari-ini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6795","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6795"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6795\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6796,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6795\/revisions\/6796"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6797"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6795"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6795"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6795"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}