{"id":6029,"date":"2022-07-21T22:00:06","date_gmt":"2022-07-21T15:00:06","guid":{"rendered":"http:\/\/gbik.info\/?p=6029"},"modified":"2022-07-21T20:27:03","modified_gmt":"2022-07-21T13:27:03","slug":"srhi-22-jul-22-mengapa-kita-harus-beribadah-kepada-tuhan-allah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/2022\/07\/21\/srhi-22-jul-22-mengapa-kita-harus-beribadah-kepada-tuhan-allah\/","title":{"rendered":"SRHI 22 JUL 22 &#8211; MENGAPA KITA HARUS BERIBADAH KEPADA TUHAN ALLAH (Wahyu 14:6-13)"},"content":{"rendered":"<blockquote class=\"wp-block-quote\" style=\"text-align: center;\"><p><em><strong>\u201cDan aku melihat seorang malaikat lain terbang di tengah-tengah langit dan padanya ada Injil yang kekal untuk diberitakannya kepada mereka yang diam di atas bumi dan kepada semua bangsa dan suku dan bahasa dan kaum, dan ia berseru dengan suara nyaring: &#8220;Takutlah akan Allah dan muliakanlah Dia, karena telah tiba saat penghakiman-Nya, dan sembahlah Dia yang telah menjadikan langit dan bumi dan laut dan semua mata air.\u201d<br \/>\n<cite> (Wahyu 14:6.7)<\/cite><\/strong><\/em><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nSebagai seorang yang telah menjadi pengikut Kristus, pasti Anda telah sering mengikuti acara kebaktian di gereja atau kebaktian-kebaktian dalam persekutuan Kristen di tempat lain. Mungkin Anda pernah bertanya kepada diri sendiri mengapa Anda atau orang-orang Kristen harus mengikuti Ibadah\/Kebaktian? Sesungguhnya ada banyak ayat dalam firman Tuhan yang menjelaskan kepada kita mengapa kita harus beribadah\/berbakti kepada Tuhan.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nSebelum kita melihat beberapa alasan tentang ibadah dalam firman Tuhan, mari perhatikan apa yang kita lakukan terhadap orang-orang yang kita jadikan sebagai pribadi yang sangat berjasa dalam kehidupan kita maupun terhadap negeri kita. Kita menghormati para pahlawan yang telah berjasa dan telah mengorbankan jiwa dan raganya untuk negeri kita. Untuk itu Negara menentukan satu hari yaitu tanggal 10 Nopember sebagai hari Pahlawan. Ada tindakan lain, yaitu setiap tahun kita mengadakan acara penghormatan untuk orang-orang yang berhasil dalam berbagai bidang untuk kesejahteraan banyak orang misalnya Hari Guru. Cara yang lain ialah setiap 17 Agustus kita memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan negeri yang kita cintai ini.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nDemikian juga kita beribadah kepada Tuhan karena perbuatan-perbuatan Allah terhadap kita, manusia yang dikasihi-Nya. Mari perhatikan ucapan malaikat dalam Wahyu 14:7 <strong><em>\u201cdan ia berseru dengan suara nyarin<u>g: &#8220;Takutlah akan Allah dan muliakanlah Dia, karena telah tiba saat penghakiman-Nya, dan sembahlah Dia yang telah menjadikan langit dan bumi dan laut dan semua mata air.<\/u><\/em><\/strong>&#8221; Dalam ayat ini malaikat menyerukan agar kita takut akan Allah, kita menghormati Allah, kita menyembah Allah dan memuliakan Allah. Kita diminta untuk menyembah Dia karena Tuhan adalah pencipta serta penguasa atas bumi ini, Dia adalah Raja atas segala raja dan Allah semesta alam.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nKemudian malaikat yang lain juga berseru agar kita menyembah hanya kepada Allah satu-satunya sesembahan kita karena <strong><em>&#8220;Jikalau seorang menyembah binatang dan patungnya itu, dan menerima tanda pada dahinya atau pada tangannya, maka ia akan minum dari anggur murka Allah, yang disediakan tanpa campuran dalam cawan murka-Nya; dan ia akan disiksa dengan api dan belerang di depan mata malaikat-malaikat kudus dan di depan mata Anak Domba\u201d <\/em><\/strong>(Wahyu 14:9-10). Sangat mengerikan kalau kita tidak menyembah Allah !!!\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nKita juga patut menyembah Allah karena kasih-Nya kepada kita yang telah dinyatakan-Nya bagi kita berupa karya penyelamatan-Nya untuk kita: <strong><em>\u201cKarena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia\u201d<\/em><\/strong> (Yohanes 3:16-17). Kita menyembah dan beribadah kepada Allah karena Dia yaitu Tuhan Yesus memberi kepada kita Damai sejahtera-Nya: <strong><em>\u201cDamai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.<\/em><\/strong> (Yohanes 14: 27).\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nMasih banyak alasan lain lagi yang menyatakan mengapa kita wajib berbakti dan menyembah Tuhan. Rasul Paulus dalam 2 Korintus 1:20-22 menjelaskan: <strong><em>\u201cSebab Kristus adalah &#8220;ya&#8221; bagi semua janji Allah. Itulah sebabnya oleh Dia kita mengatakan &#8220;Amin&#8221; untuk memuliakan Allah. Sebab Dia yang telah meneguhkan kami bersama-sama dengan kamu di dalam Kristus, adalah Allah yang telah mengurapi, memeteraikan tanda milik-Nya atas kita dan yang memberikan Roh Kudus di dalam hati kita sebagai jaminan dari semua yang telah disediakan untuk kita\u201d.<\/em><\/strong>\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nJadi Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan, marilah kita menyembah dan beribadah kepada Tuhan. Kalau terhadap manusia yang berbuat baik kepada kita, kita rela memberikan penghormatan kepada mereka, terlebih lagi kepada Allah. Mari memberikan penghormatan kepada Allah yang telah menyelamatkan kita. Dia telah mengorbankan diri-Nya mati di atas kayu salib untuk menanggung hukumun dosa kita. Mari menyembah Allah yang telah menang atas kematian. Mari menyembah Tuhan yang akan datang untuk menghakimi dunia ini dan memberi pahala bagi orang-orang yang mengasihi dan taat kepada-Nya.<br \/>\n<em><font style=\"color: blue;\" size=\"-1\">(YET22072022)<\/font><\/em>\n<\/p>\n<p><strong>Pokok Doa:<\/strong><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Peningkatan kesadaran masyarakat Indonesia dalam menjaga kelestarian alam dan lingkungan;<\/li>\n<li>Kinerja para jaksa di Indonesia dalam upaya penegakan hukum di Indonesia dengan adil, bersih dan takut akan Tuhan;<\/li>\n<li>Pelaksanaan kelas Baptisan GBIK di induk maupun cabang dapat berjalan dengan baik. Jemaat\/simpatisan yang ikut dapat sungguh-sungguh menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat;<\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Pokok Doa Cabang MARGA MULYA, Bengkayang, Kalimantan Barat<\/strong><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Jemaat yang undur kembali giat dan setia ibadah;<\/li>\n<li>Pemulihan jemaat yang sedang sakit: Ibu Delina Linda, Bp. Agustinus Simbun dan yang sedang mengandung: Ibu Lista, Ibu Sila, Ibu Susi;<\/li>\n<li>Jemaat yang mencalonkan diri menjadi kepala desa (Bp. Amos, S.Pd) supaya bisa berkarya bagi nama Tuhan Yesus di Desa Beringin Baru;<\/li>\n<li>Jemaat yang berada di luar kota: (Ibu Rika, Sdri. Erna) dan yang di luar negeri sebagai TKI: (Sdr. Lius, Ibu Yuliana) supaya tetap setia beribadah.<\/li>\n<\/ol>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cDan aku melihat seorang malaikat lain terbang di tengah-tengah langit dan padanya ada Injil yang kekal untuk diberitakannya kepada mereka yang diam di atas bumi dan kepada semua bangsa dan suku dan bahasa dan kaum, dan ia berseru dengan suara nyaring: &#8220;Takutlah akan Allah dan muliakanlah Dia, karena telah tiba saat penghakiman-Nya, dan sembahlah Dia&#8230;<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on wp_trim_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":3813,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-6029","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-srhi-santapan-rohani-hari-ini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6029","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6029"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6029\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6032,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6029\/revisions\/6032"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3813"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6029"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6029"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6029"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}