{"id":6004,"date":"2022-07-14T23:53:53","date_gmt":"2022-07-14T16:53:53","guid":{"rendered":"http:\/\/gbik.info\/?p=6004"},"modified":"2022-07-14T23:53:53","modified_gmt":"2022-07-14T16:53:53","slug":"srhi-15-jul-22-jangan-menjauh-dari-peribadatan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/2022\/07\/14\/srhi-15-jul-22-jangan-menjauh-dari-peribadatan\/","title":{"rendered":"SRHI 15 JUL 22 &#8211; JANGAN MENJAUH DARI PERIBADATAN!"},"content":{"rendered":"<blockquote class=\"wp-block-quote\" style=\"text-align: center;\"><p><em><strong>\u201cJanganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat\u201d<br \/>\n<cite> (Ibr. 10:25)<\/cite><\/strong><\/em><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nMencari Allah atau beribadah kepada-Nya adalah anjuran Alkitab bagi semua orang; baik secara pribadi (1 Taw. 28:9), secara kelompok umat pilihan Allah (Ul. 4:15-29), dan secara menyeluruh dalam bentuk suatu bangsa (Yes. 11:10). Mencari Allah dan beribadah kepada-Nya adalah kebutuhan pokok manusia karena firman Tuhan berkata demikian, <em>\u201cTetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkannya kepadamu\u201d (Mat. 6:33.)<\/em>\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nMencari Tuhan dan beribadah kepada-Nya tidak hanya secara formalitas. Artinya secara pura-pura dan secara lahiriah, sedangkan hati dan pikiran jauh dari Tuhan (Yes. 29:13). Sebab itu ibadah dan mencari Tuhan yang dilakukan oleh bangsa Israel sangatlah dibenci oleh Tuhan (Amos. 4:6). Mereka dituntut untuk memberlakukan keadilan (Amos 5:24). Israel diminta untuk mencari Tuhan dengan sepenuh hati, tenaga, dan pikiran, serta melakukan hukum Tuhan secara terus menerus dalam hidup mereka; terlebih bagi kita yang sudah ditebus oleh Tuhan Yesus dengan darah-Nya dituntut untuk menghadap Tuhan dengan hati yang tulus ikhlas dan keyakinan iman yang teguh (Ibr. 10:22). Itu berarti ibadah dan mencari Tuhan adalah gaya hidup kita sebagai orang percaya dan bukan suatu upacara.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nMengapa kita harus mencari Tuhan dan jangan menjauh dari peribadahan? Itulah pertanyaan yang perlu kita renungkan. Alkitab memberikan jawaban yang penting atas pertanyaan ini.<\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li><strong>Kita mencari Allah dan jangan menjauh dari peribadahan karena di dalam Dia ada kehidupan.<\/strong><br \/>\nNabi Amos berkata, <em>\u201cSebab beginilah firman Tuhan kepada kaum Israel: Carilah Aku, maka kamu akan hidup!\u201d<\/em> <em>(Amos. 5:4)<\/em>. Itu berarti kehidupan yang sesungguhnya secara berkelimpahan didapatkan manusia, saat ia mencari Allah dan beribadah kepada-Nya. Kepada Adam manusia pertama, Allah memberikan nafas hidup (Kej. 2:7). Tanpa nafas hidup yang diberikan Allah, manusia hanya segumpal tanah yang mati (Ayb. 34:14-15). Kehidupan berasal dan berada dalam kendali kuasa Allah karena Ia adalah sumber kehidupan (Mzm. 36:10; Yer. 2:13), dan Imam Besar sebagai kepala Gereja yang telah menyelamatkan kita manusia berdosa (Ibr. 10:19-20). Ini sangatlah jelas bahwa di luar Dia tidak ada kehidupan (Ayb. 3:16, Mzm. 49:19-20) karena Ia adalah Allah yang bertindak dan mencipta, sekaligus yang memberikan kehidupan (Ayb. 33:4). Dalam Perjanjian Baru, dijelaskan bahwa Allah itu adalah Allah yang hidup (Yoh. 1:4), sekaligus Allah yang memberikan kehidupan segala sesuatu di dunia (1 Tim. 6:13).<\/li>\n<li><strong>Kita mencari Allah dan jangan menjauh dari peribadahan selagi masih ada kesempatan.<\/strong><br \/>\nKesempatan mencari Tuhan tidak selalu ada. Bukan karena Allah berubah atau berpindah-pindah tempat. Mungkin karena kita terhadang berbagai kendala misalnya sakit, bencana alam, keadaan perang, atau meninggal. Maka, selagi Ia dapat ditemui \u2013 temuilah!\u201d (1 Taw. 28:), dan selama masih siang; akan datang malam, tidak ada seorang pun yang dapat bekerja \u2013 bekerjalah!\u201d(Yoh. 9:4).\n<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nMari kita renungkan firman Tuhan ini baik-baik dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan perbuatan baik, saling menasihati, dan semakin giat melakukan menjelang hari Tuhan yang mendekat (Ibr. 10:24-25). Tuhan Yesus memberkati.<br \/>\n<em><font style=\"color: blue;\" size=\"-1\">(AP15072022)<\/font><\/em>\n<\/p>\n<p><strong>Pokok Doa:<\/strong><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Berdoa untuk para suami supaya dapat menjadi kepala keluarga yang baik serta mengasihi dan setia kepada pasangannya;<\/li>\n<li>Berdoa bagi para ayah supaya menjadi pengayom keluarga dan mengasihi anak-anaknya dengan kasih yang tulus;<\/li>\n<li>Berdoa bagi pemuda yang belum mendapatkan pasangan hidup supaya terus berharap kepada Tuhan dan tidak menggadaikan imannya demi memperoleh pasangan hidup.<\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Pokok Doa Cabang SEKADAU, Kalimantan Barat<\/strong><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Pelayanan dan kesehatan Gembala Sidang: Pdm. Sebunbia serta keluarga;<\/li>\n<li>Bersyukur atas kekuatan dan kesehatan dari Tuhan;<\/li>\n<li>Kelancaran dan hikmat Tuhan pada GS dalam melaksanakan kegiatan: Kunjungan ke jemaat, bimbingan kelas Baptisan, dan SIL pada Bulan Juli;<\/li>\n<li>Rencana gereja untuk memasang keramik dan mengecat bangunan asrama, agar Tuhan siapkan material dan dana yang diperlukan.<\/li>\n<\/ol>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cJanganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat\u201d (Ibr. 10:25) Mencari Allah atau beribadah kepada-Nya adalah anjuran Alkitab bagi semua orang; baik secara pribadi (1 Taw. 28:9), secara kelompok umat pilihan Allah (Ul. 4:15-29), dan secara&#8230;<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on wp_trim_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":6008,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-6004","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-srhi-santapan-rohani-hari-ini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6004","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6004"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6004\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6009,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6004\/revisions\/6009"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6008"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6004"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6004"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6004"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}