{"id":5709,"date":"2022-04-29T00:03:45","date_gmt":"2022-04-28T17:03:45","guid":{"rendered":"http:\/\/gbik.info\/?p=5709"},"modified":"2022-04-28T23:43:20","modified_gmt":"2022-04-28T16:43:20","slug":"srhi-29-apr-22-mengucap-syukur-tuhan-yesus-bangkit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/2022\/04\/29\/srhi-29-apr-22-mengucap-syukur-tuhan-yesus-bangkit\/","title":{"rendered":"SRHI 29 APR 22 &#8211; MENGUCAP SYUKUR TUHAN YESUS BANGKIT (Yohanes 20:24-29)"},"content":{"rendered":"<blockquote><p>\u201c Kemudian Ia berkata kepada Tomas: &#8220;Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambung-Ku dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah.&#8221; Tomas menjawab Dia: &#8220;Ya Tuhanku dan Allahku!&#8221; Kata Yesus kepadanya: &#8220;Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.&#8221;&#8221;<br \/>\n(Yohanes 20: 27-29)<\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nAnda pasti suka memuji Tuhan dan suka juga menyanyikan lagu \u201cHitunglah Berkatmu\u201d \u2013 \u201c<em>Count Your Blessings<\/em>\u201d, Nyanyian Pujian No. 348. Kata-kata dari lagu tersebut sangat menguatkan. Kalimat-kalimat pada Refrainnya berbunyi: \u201cHitunglah berkatmu s\u2019kalian, Hitunglah sehari-harian, Hitung berkat, janganlah enggan, Hitunglah berkatmu yang dib\u2019ri Tuhan.\u201d Nah, pertanyaannya sekarang, atas berkat-berkat apa saja Anda mengucap syukur kepada Tuhan? Pasti Anda mengucap syukur atas kesehatan, pekerjaan, keluarga, dan pemeliharaan Tuhan. \u00a0Kami yakin Anda mengucap syukur atas keselamatan dan pengampunan yang dianugerahkan Tuhan kepada Anda. \u00a0Apakah Anda juga mengucap syukur karena Tuhan Yesus bangkit dari kematian?\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nKebangkitan Tuhan Yesus adalah peristiwa yang sangat penting bagi iman Kristen kita. Dalam Injil Yohanes pasal 20, Rasul Yohanes menulis peristiwa ketika Tuhan Yesus menampakkan diri-Nya setelah bangkit dari kematian. Mula-mula Tuhan Yesus menampakkan diri-Nya kepada Maria Magdalena dan meminta Maria untuk menemui murid-murid Yesus dan memberitahukan kepada mereka bahwa Tuhan Yesus telah bangkit (Yohanes 20:18). Kemudian ketika hari sudah malam pada hari pertama minggu itu murid-murid Yesus berkumpul di suatu tempat dengan pintu-pintu yang terkunci karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi. Pada waktu itu datanglah Yesus dan berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: &#8220;Damai sejahtera bagi kamu!&#8221; Dan sesudah berkata demikian, Ia menunjukkan tangan-Nya dan lambung-Nya kepada mereka. Murid-murid itu bersukacita ketika mereka melihat Tuhan Yesus. Maka kata Yesus sekali lagi: &#8220;Damai sejahtera bagi kamu! Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu.&#8221; Dan sesudah berkata demikian, Ia mengembusi mereka dan berkata: &#8220;Terimalah Roh Kudus. Jikalau kamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni, dan jikalau kamu menyatakan dosa orang tetap ada, dosanya tetap ada.&#8221;\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nTetapi sayang sekali pada saat itu Tomas yang disebut Didimus tidak hadir . Ketika murid-murid memberitahukan kepadanya bahwa mereka sudah bertemu dengan Tuhan Yesus, Tomas tidak percaya. Dia berkata: <strong><em>&#8220;Sebelum aku melihat bekas paku pada tangan-Nya dan sebelum aku mencucukkan jariku ke dalam bekas paku itu dan mencucukkan tanganku ke dalam lambung-Nya, sekali-kali aku tidak akan percaya.&#8221;<\/em><\/strong> (ayat 25)\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nBarulah delapan hari kemudian, murid-murid Yesus berada kembali dalam rumah itu dan Tomas bersama-sama dengan mereka. Sementara pintu-pintu terkunci, Yesus datang dan Ia berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: &#8220;Damai sejahtera bagi kamu!&#8221; Kemudian Yesus berkata kepada Tomas: &#8220;Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambung-Ku dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah.&#8221; \u00a0Tomas menjawab Yesus: &#8220;Ya Tuhanku dan Allahku!&#8221;\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nYa, benar!! \u00a0Tuhan Yesus telah bangkit. Rasul Paulus dalam 1 Korintus 15:3-8 menulis: \u201cSebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci; bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci; bahwa Ia telah menampakkan diri kepada Kefas dan kemudian kepada kedua belas murid-Nya. Sesudah itu Ia menampakkan diri kepada lebih dari lima ratus saudara sekaligus; kebanyakan dari mereka masih hidup sampai sekarang, tetapi beberapa di antaranya telah meninggal Selanjutnya Ia menampakkan diri kepada Yakobus, kemudian kepada semua rasul. Dan yang paling akhir dari semuanya Ia menampakkan diri juga kepadaku, sama seperti kepada anak yang lahir sebelum waktunya. <strong><em><u>\u201cDan jika Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah kepercayaan kamu dan kamu masih hidup dalam dosamu. Demikianlah binasa juga orang-orang yang mati dalam Kristus.\u201d<\/u><\/em><\/strong>\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nItulah alasan mengapa kita harus mengucap syukur kepada Tuhan bahwa Yesus bangkit. Kebangkitan-Nya menyatakan bahwa Dia adalah Allah yang telah mengalahkan kuasa kematian. Seperti yang telah disabdakan-Nya: <strong><em>&#8220;Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati, dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya.\u201d <\/em><\/strong>(Yohanes 11:25,26). Mari mengucap syukur kepada Tuhan karena Tuhan Yesus telah bangkit dari kematian. Kebangkitan Tuhan Yesus adalah dasar dari pengharapan dan iman kita.<br \/>\n<em><font color=\"blue\" size=\"-1\">(JET29042022)<\/font><\/em><\/p>\n<p><strong>Pokok Doa:<\/strong><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Arus mudik lebaran di berbagai wilayah dapat berjalan dengan lancar, dijauhkan dari kecelakaan lalu lintas;<\/li>\n<li>Jemaat GBIK dapat bijaksana dalam menggunakan media sosial, menjadi berkat dan kesaksian yang baik melalui setiap hal yang dibagikan;<\/li>\n<li>Anak-anak jemaat GBIK yang sedang menyiapkan studi lanjut ke jenjang yang lebih tinggi dapat mendapatkan sekolah\/universitas yang terbaik dan biayanya tercukupi.<\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Pokok Doa TPW EKLESIA, Pelita, Halmahera Utara<\/strong><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Pelayanan dan Kesehatan Gembala Sidang: Pdm. Yunus Tuwongadil serta keluarga;<\/li>\n<li>Kesehatan, kesetiaan jemaat dalam berbakti dan melayani;<\/li>\n<li>Pelaksanaan pembangunan Gedung ibadah yang sedang berjalan.<\/li>\n<\/ol>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201c Kemudian Ia berkata kepada Tomas: &#8220;Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambung-Ku dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah.&#8221; Tomas menjawab Dia: &#8220;Ya Tuhanku dan Allahku!&#8221; Kata Yesus kepadanya: &#8220;Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.&#8221;&#8221; (Yohanes 20:&#8230;<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on wp_trim_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":5712,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-5709","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-srhi-santapan-rohani-hari-ini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5709","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5709"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5709\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5711,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5709\/revisions\/5711"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5712"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5709"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5709"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5709"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}