{"id":5189,"date":"2021-12-16T00:03:37","date_gmt":"2021-12-15T17:03:37","guid":{"rendered":"http:\/\/gbik.info\/?p=5189"},"modified":"2021-12-15T19:21:33","modified_gmt":"2021-12-15T12:21:33","slug":"srhi-16-des-21-jangan-ada-dusta-dan-amarah-dalam-menyambut-natal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/2021\/12\/16\/srhi-16-des-21-jangan-ada-dusta-dan-amarah-dalam-menyambut-natal\/","title":{"rendered":"SRHI 16 DES 21 &#8211; JANGAN ADA DUSTA DAN AMARAH DALAM MENYAMBUT NATAL"},"content":{"rendered":"<blockquote><p>\u201cKemudian ia menyuruh mereka ke Betlehem, katanya: \u201dPergi dan selidikilah dengan seksama hal-hal mengenai Anak itu dan segera sesudah kamu menemukan Dia, kabarkanlah kepadaku supaya aku pun datang menyembah Dia.\u201d (Mat. 2:8)<\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nMasih ingatkah lagu \u201cJangan ada dusta diantara kita\u201d?\u00a0 Lagu kenangan yang dibawakan oleh Brorey Marantika dan Dewi Yull ini adalah lagu yang sangat populer pada jamannya bahkan sampai sekarang. Dalam lagu ini diceritakan bahwa jika ada dusta diantara kita yang saling mengasihi maka akan menjadi masalah yang berkepanjangan termasuk menimbulkan amarah. Semua harus jujur, apa adanya dan saling percaya. Dalam hal ini jelas bahwa berdusta akan menimbulkan amarah dan amarah tidak mengerjakan yang baik dalam hidup manusia. Amarah menimbulkan sakit hati (Kej. 34:7), amarah menuntun orang melakukan dosa (Mzm. 4:5), amarah mendorong orang melakukan kejahatan (Mzm. 37:8), amarah membuat orang tidak dapat kendalikan diri (Ams. 19:19), amarah memisahkan kita dari orang yang kita cintai (Ams. 21:19). Itu berarti amarah adalah akar dari segala malapetaka.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li><strong>Apakah yang membuat seseorang marah?<\/strong> Ada banyak hal yang membuat seseorang marah. Marah adalah warisan. Seseorang marah sejak masih kanak-kanak. <em>\u201cDalam keadaan ingin menjadi sempurna, kita dibentuk oleh keadaan dan orang tua kita, dan itu menuntun hidup kita seterusnya\u201d<\/em>, demikian ungkapan Donna Sinclair seorang wartawan terkenal Amerika. Kita marah saat kita berada pada posisi tertolak, misalnya raja Herodes yang menjadi sangat marah karena merasa ditolak dan tidak digubris oleh para Majus yang menemui bayi Yesus (Mat. 2:8); padahal sebelumnya ia sudah berpesan kepada orang Majus untuk memberitahunya jika sudah menemukan bayi Yesus dan ia akan menyembah-Nya (Mat. 2:8). Selain itu seseorang bisa marah karena penampilan yang kurang pas, kebudayaan kita yang kurang cocok atau pendapat dan permohonan kita yang tidak diterima orang lain. Kita marah saat kita berpikir negatif terhadap orang lain, misalnya saat orang sedang membisikkan sesuatu kepada temannya, kita mengira, dia sedang membicarakan kita (Ams. 25:23). Pikiran negatif membuat kita celaka dan penghakiman pada orang lain (Mzm. 37:1). Kita marah karena iri hati. Raja Saul marah karena Daud berhasil (1 Sam. 18:6-30). Saudara-saudara Yusuf marah, karena Yusuf diperlakukan ayah mereka secara khusus (Kej. 37:11), Kain marah dan membunuh adiknya Habel karena persembahan Habel diterima Allah (Kej. 4:3-5). Murid-murid Tuhan Yesus marah, karena mendengar permintaan dari ibu anak-anak Zebedeus supaya kedua anaknya boleh duduk sebelah-menyebelah dengan Tuhan Yesus dalam kerajaan-Nya (Mat. 20:20-24).<\/li>\n<li><strong>Bagaimana caranya mengatasi amarah?<\/strong> Pertama, jangan memberi tempat di hati dan pikiran kita bagi amarah. <em>\u201cSegala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan\u201d (Efs. 4:31)<\/em>. Hal ini tentunya tidak terjadi begitu saja. Kita harus melihat segi yang baik dari sesama termasuk orang jahat sekalipun<em>. \u201cJangan marah karena orang yang berbuat jahat, jangan iri hati kepada orang yang berbuat curang\u201d (Mzm. 37:1)<\/em>. Saat marah berdiam diri. Karena jika kita melampiaskan amarah kita, membuktikan kebodohan kita (Pkh. 7:9), amarah kita ibarat virus berjangkit pada orang lain (Ams. 15:1). Kedua, jangan ijinkan amarah menjerat kita pada dosa. <em>\u201cBiarkan kamu marah, tetapi jangan berbuat dosa; berkata-katalah dalam hatimu di tempat tidurmu, tetapi tetaplah diam\u201d (Mzm. 4:5). <\/em>Marah berbentuk apakah yang tidak berdosa? Marah yang tidak berlarut-larut. <em>\u201cApabila kamu marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu\u201d (Efs. 4:26).<\/em> Marah yang mengambil hak-Nya Allah untuk membalas orang yang kita musuhi. <em>\u201cSaudara-saudaraku yang kekasih, janganlah kamu sendiri menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada murka Allah, sebab ada tertulis: Pembalasan itu hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan, firman Allah\u201d (Rm. 12:19)<\/em>.<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nJadi Saudara, mari kita sambut kedatangan Tuhan kita Yesus Kristus dengan hati yang penuh sukacita dan janganlah dengan dusta dan amarah seperti Herodes yang hanya mementingkan egonya sendiri. Ingat Tuhan Yesus mengasihi orang yang tulus menerimanya sebagai Tuhan dan Juruselamatnya secara pribadi. Selamat menyambut hari Natal 2021. Tuhan Yesus memberkati.<br \/>\n<em><font color=\"blue\" size=\"-1\">(AP16122021)<\/font><\/em><\/p>\n<p><strong>Pokok Doa:<\/strong><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Doakan untuk jemaat yang mencari pasangan hidup mendapatkan pasangannya dan yang mencari pekerjaan mendapatkan pekerjaan yang layak yang dapat memberikan kehidupan untuk pribadi dan orang sekelilingnya serta untuk kemuliaan Tuhan;<\/li>\n<li>Doakan untuk para ibu hamil diberikan kesehatan dan kekuatan dan janin atau bayi yang dikandungnya sehat serta hingga saat melahirkan;<\/li>\n<li>Doakan para lansia, dalam keterbatasan dan penurunan kesehatannya, Tuhan Yesus terus menjaga dan melindungi dari bahaya dan penyakit yang ada serta dikuatkan dalam kasih Tuhan melalui anak dan cucunya serta orang disekelilingnya;<\/li>\n<li>Doakan pertumbuhan balita yang ada terkhusus untuk anggota GBIK.<\/li>\n<\/ol>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cKemudian ia menyuruh mereka ke Betlehem, katanya: \u201dPergi dan selidikilah dengan seksama hal-hal mengenai Anak itu dan segera sesudah kamu menemukan Dia, kabarkanlah kepadaku supaya aku pun datang menyembah Dia.\u201d (Mat. 2:8) Masih ingatkah lagu \u201cJangan ada dusta diantara kita\u201d?\u00a0 Lagu kenangan yang dibawakan oleh Brorey Marantika dan Dewi Yull ini adalah lagu yang sangat&#8230;<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on wp_trim_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":5192,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-5189","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-srhi-santapan-rohani-hari-ini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5189","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5189"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5189\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5191,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5189\/revisions\/5191"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5192"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5189"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5189"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5189"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}