{"id":5076,"date":"2021-11-12T00:03:42","date_gmt":"2021-11-11T17:03:42","guid":{"rendered":"http:\/\/gbik.info\/?p=5076"},"modified":"2021-11-11T21:11:09","modified_gmt":"2021-11-11T14:11:09","slug":"srhi-12-nov-21-pekerjaan-yang-terbaik-dalam-pandangan-tuhan-matius","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/2021\/11\/12\/srhi-12-nov-21-pekerjaan-yang-terbaik-dalam-pandangan-tuhan-matius\/","title":{"rendered":"SRHI 12 NOV 21 &#8211; PEKERJAAN YANG TERBAIK  DALAM PANDANGAN TUHAN (Matius 25: 14 &#8211; 30)"},"content":{"rendered":"<blockquote><p>\u201cMaka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.<br \/>\nMaka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia, engkau telah setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.\u201c (Matius 25:21,23)<\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nMurid-murid Yesus menanyakan kepada Tuhan Yesus tentang tanda-tanda kedatangan-Nya untuk memulihkan kerajaan-Nya.\u00a0 Setelah Tuhan Yesus menyatakan kepada mereka tanda-tanda kedatangan-Nya yang kedua kali (Matius 24), kemudian Yesus melanjutkan paparan-Nya kepada mereka serangkaian perumpamaan mengenai kesiap-siagaan mereka dalam menantikan kedatangan Yesus yang kedua kali, karena tidak ada yang mengetahui kapan Yesus akan kembali\u00a0 (Matius 25:1-13.)\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nSetelah itu Tuhan Yesus menyampaikan kepada mereka perumpamaan lain, yang bertutur tentang penghakiman terhadap hamba-hamba-Nya ketika Yesus kembali.\u00a0 Pada akhir Injil Matius pasal 25 ini Tuhan Yesus menyatakan bahwa Dia akan mengadili dunia ini ketika Dia datang kembali.\u00a0 Saat nanti, ketika Yesus datang kembali, Dia akan meminta pertanggung-jawaban kepada hamba-hamba-Nya berhubungan dengan apa saja yang telah mereka lakukan atas segala yang telah dipercayakan-Nya kepada mereka.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nYang sangat penting dalam perumpamaan ini adalah mengenai <u>kepercayaan-Nya<\/u> \u00a0atau tentang <u>hal dapatkah Anda dipercayai<\/u> dalam menggunakan hal-hal yang telah Tuhan berikan kepada Anda dan yang dipercayakan-Nya kepada Anda; apakah Anda berhasil dalam menggunakan segala yang diberikan Tuhan untuk melakukan kehendak-Nya dan bagi kemuliaan-Nya.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nPerhatikan bahwa tuan itu tidak memberikan pemberian yang sama kepada setiap hambanya.\u00a0 Mereka diberi sesuai dengan kemampuan \/ kesanggupan mereka (25:15).\u00a0 Ketiganya menerima sejumlah talenta dari tuannya.\u00a0 Firman Tuhan ini menyatakan kepada kita bahwa Tuhan memberikan kepada kita kepercayaan \/ iman.\u00a0 Tuhan menanamkan \/ menginvestasikan\u00a0 \u201cModal-Nya\u201d dalam hidup kita masing-masing.\u00a0 Tuhan meminta pertanggungjawaban kita atas\u00a0 hal-hal yang telah Tuhan berikan\/percayakan kepada kita.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nPertanyaan yang perlu Anda jawab adalah apa saja yang telah Tuhan percayakan kepada Anda.\u00a0 Seberapa jauh Anda telah mengembangkan\u00a0 kepercayaan yang diberikan oleh Tuhan kepada Anda.\u00a0 Dalam perumpamaan yang dipaparkan di Matius 25:14-30 ini, \u00a0dua kali kita dapati pujian yang diberikan tuan itu kepada hambanya: <strong><em>\u201cBaik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia\u201d<\/em><\/strong>\u00a0 Dan kedua kata pujian itu disertai dengan kalimat yang maknanya sama: <strong><em>\u201cengkau telah setia dalam perkara kecil,\u201d <\/em><\/strong>dan<strong><em> \u201cengkau telah setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil.\u201d<\/em><\/strong>\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nSaudara yang dikasihi Tuhan, di hadapan Tuhan, tindakan kita yang terbaik dalam pandangan-Nya ialah ketika kita melakukan setiap kepercayaan yang diberikan Tuhan kepada kita, sekecil apapun,yang telah kita kelola.\u00a0 Tuhan menghendaki kita mengerjakannya dengan setia untuk kemuliaan\u00a0 Tuhan.\u00a0 Jangan menunggu Allah memberi tanggung jawab yang besar, \u00a0baru Anda mau mengerjakannya.\u00a0 Allah tidak akan memberikan tanggung jawab yang besar sebelum Anda setia melakukan tanggung jawab yang Tuhan percayakan kepada Anda, yang mungkin dalam pandangan Anda, hal yang dipercayakan-Nya kepada Anda itu kecil dan sangat sederhana.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam perumpamaan ini, Tuhan Yesus dalam pujian-Nya kepada hamba-hamba yang dengan setia telah \u00a0mengelola hal yang dipercayakan kepadanya oleh tuannya, menambahkan dua penghargaan yaitu: kepada mereka diberikan tanggung jawab yang lebih besar DAN diundang masuk ke dalam sukacita tuannya.\u00a0 Ketika kita melakukan dengan setia hal yang dipercayakan Tuhan kepada kita, maka Tuhan akan memberikan tanggung jawab yang lebih besar lagi, \u00a0DAN kita akan \u00a0menikmati sukacita Tuhan dalam hidup kita.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nSaudara-saudara yang dikasihi Tuhan, mari kita melakukan tugas yang dipercayakan Tuhan kepada kita dengan setia.\u00a0 Dalam pandangan Tuhan, itulah tindakan yang terbaik yang sangat berkenan \u00a0dan mendatangkan sukacita di hadapan-Nya.<br \/>\n<em><font color=\"blue\" size=\"-1\">(JET12112021)<\/font><\/em><\/p>\n<p><strong>Pokok Doa:<\/strong><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Doakan Rapat perancang yang akan diadakan hari Jumat tgl 12 November melalui virtual zoom. Agar setiap ketua yang lama dan yang baru dapat memahami dan mengerti setiap  kegiatan dan rencana kegiatan masing-masing Panitia, dan berjalan dengan baik dan benar;<\/li>\n<li>Mari berdoa bagi anak-anak muda yang sedang kuliah melalui Pertemuan Tatap Muka suatu awal yang baru dan bisa beradaptasi dengan kampus dan  Mahasiswa yang baru;<\/li>\n<li>Mari berdoa bagi bangsa dan Negara agar dapat menciptakan lapangan pekerjaan yang dapat memenuhi kebutuhan kaum pekerja maupun UMKM dan pelatihan yang dibutuhkan oleh para pekerja.<\/li>\n<\/ol>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cMaka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu. Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia, engkau telah setia&#8230;<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on wp_trim_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":2777,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-5076","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-srhi-santapan-rohani-hari-ini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5076","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5076"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5076\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5077,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5076\/revisions\/5077"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2777"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5076"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5076"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5076"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}