{"id":5024,"date":"2021-10-29T00:03:39","date_gmt":"2021-10-28T17:03:39","guid":{"rendered":"http:\/\/gbik.info\/?p=5024"},"modified":"2021-10-28T20:53:06","modified_gmt":"2021-10-28T13:53:06","slug":"srhi-29-okt-21-keyakinan-akan-injil-membuat-kita-mampu-menguasai-diri-dan-tidak-kompromi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/2021\/10\/29\/srhi-29-okt-21-keyakinan-akan-injil-membuat-kita-mampu-menguasai-diri-dan-tidak-kompromi\/","title":{"rendered":"SRHI 29 OKT 21 &#8211; KEYAKINAN AKAN INJIL MEMBUAT KITA MAMPU MENGUASAI DIRI DAN TIDAK KOMPROMI (Kisah Para Rasul 4:1-22)"},"content":{"rendered":"<blockquote><p>\u201cTetapi Petrus dan Yohanes menjawab mereka: &#8220;Silakan kamu putuskan sendiri manakah yang benar di hadapan Allah: taat kepada kamu atau taat kepada Allah. Sebab tidak mungkin bagi kami untuk tidak berkata-kata tentang apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar.&#8221; \u201d (Kisah Para Rasul 4:19,20)<\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nSalah satu peristiwa yang sangat <strong><em>heroik <\/em><\/strong>dalam Kisah Para Rasul adalah keberanian Rasul Petrus dan Rasul Yohanes menentang perintah dari Imam Besar Hanas, pemimpin-pemimpin Yahudi serta tua-tua dan ahli-ahli Taurat yang melarang mereka untuk memberitakan tentang\u00a0 Tuhan Yesus dan membuat mujizat dalam nama Tuhan Yesus.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nPeristiwa itu dapat kita baca dalam Kisah Rasul-rasul pasal 3 dan 4.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nPada suatu hari menjelang waktu sembahyang, yaitu pukul tiga petang, naiklah Petrus dan Yohanes \u00a0ke Bait Allah. \u00a0Di situ ada seorang laki-laki, yang lumpuh sejak lahirnya sehingga ia harus diusung. \u00a0Tiap-tiap hari orang itu diletakkan dekat pintu gerbang Bait Allah, yang bernama Gerbang Indah, untuk meminta sedekah kepada orang yang masuk ke dalam Bait Allah. \u00a0Ketika orang itu melihat, bahwa Petrus dan Yohanes hendak masuk ke Bait Allah, ia meminta sedekah. \u00a0Imam Besar menatap dia dan Petrus berkata: &#8220;Lihatlah kepada kami.&#8221;\u00a0 Lalu orang itu menatap mereka dengan harapan akan mendapat \u00a0sesuatu dari mereka. \u00a0Tetapi Petrus berkata: &#8220;Emas dan perak tidak ada padaku, tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu: \u00a0\u201cDemi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah!&#8221;\u00a0 Lalu ia memegang tangan kanan orang itu dan membantu dia berdiri. \u00a0Seketika itu juga kuatlah kaki dan mata kaki orang itu.\u00a0 Ia melonjak berdiri lalu berjalan kian ke mari dan mengikuti mereka ke dalam Bait Allah, berjalan dan melompat-lompat serta memuji Allah.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nKemudian orang-orang yang menyaksikan mujizat,\u00a0 berkeruman di serambi Bait Allah dan Petrus bersaksi kepada mereka tentang Tuhan Yesus.\u00a0 Orang ini sembuh oleh karena kuasa Tuhan Yesus.\u00a0 Ketika Petrus dan Yohanes \u00a0sedang berbicara kepada orang banyak, mereka tiba-tiba didatangi imam-imam dan kepala pengawal Bait Allah serta orang-orang Saduki.\u00a0 Mereka sangat marah karena mereka mengajar orang banyak dan memberitakan, bahwa dalam Yesus ada kebangkitan dari antara orang mati.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nPetrus dan Yohanes \u00a0ditangkap dan diserahkan ke dalam tahanan sampai keesokan harinya, karena hari telah malam.\u00a0 Keesokan harinya pemimpin-pemimpin Yahudi serta tua-tua dan ahli-ahli Taurat mengadakan sidang di Yerusalem yang dihadiri oleh Imam Besar Hanas dan Kayafas, Yohanes dan Aleksander dan semua orang lain yang termasuk keturunan Imam Besar.\u00a0 Ketika Petrus dan Yohanes\u00a0 ditanya, &#8220;Dengan kuasa manakah atau dalam nama siapakah kamu bertindak demikian itu?&#8221; \u00a0Maka jawab Petrus, penuh dengan Roh Kudus,\u00a0 kembali bersaksi tentang Tuhan Yesus.\u00a0 Bahkan dengan sangat berani Petrus menegur mereka : \u201cmaka ketahuilah oleh \u00a0kamu sekalian dan oleh seluruh umat Israel, bahwa dalam nama Yesus Kristus, orang Nazaret, yang telah kamu salibkan, tetapi yang telah dibangkitkan Allah dari antara orang mati \u00a0\u2014\u00a0 bahwa oleh karena Yesus itulah orang ini berdiri dengan sehat sekarang di depan kamu.\u201d\u00a0 Dan masih banyak hal lain lagi yang disampaikan oleh Petrus dan Yohanes tentang Tuhan Yesus.\u00a0 Petrus dan Yohanes \u00a0berbicara tentang Injil.\u00a0 Dia menutup kesaksiannya dengan berkata: \u201cYesus adalah batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan \u00a0\u2014\u00a0 yaitu kamu sendiri \u00a0\u2014\u00a0, namun ia telah menjadi batu penjuru. Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.&#8221;\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nSetelah\u00a0 pemimpin-pemimpin Yahudi serta tua-tua dan ahli-ahli Taurat mendengar kesaksian Petrus dan Yohanes,\u00a0 mereka mengenali bahwa Petrus dan Yohanes \u00a0adalah murid-murid Yesus. \u00a0Pemimpin agama dan tua-tua Yahudi itu lalu melarang keduanya \u00a0memberitakan tentang Yesus dan melakukan mujizat dalam nama Yesus.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nKedua Rasul itu bisa saja berkompromi dan menaati perintah Imam Besar Kayafas, tua-tua Yahudi serta ahli-ahli Torat.\u00a0 Petrus dan Yohanes \u00a0telah melihat bagaimana mereka memperlakukan dan menghukum Tuhan Yesus.\u00a0 Petrus juga mempunyai keluarga yang pasti sangat memerlukan perhatian.\u00a0 Tetapi Petrus dan Yohanes \u00a0mampu mengendalikan diri dan mereka tidak takut.\u00a0 Mereka berdua tidak mau kompromi.\u00a0 Mereka terus memberitakan Injil Yesus Kristus , karena mereka percaya bahwa <strong><em>\u201csebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya \u00a0kita dapat diselamatkan.&#8221;<\/em> <\/strong><br \/>\n<em><font color=\"blue\" size=\"-1\">(JET29102021)<\/font><\/em><\/p>\n<p><strong>Pokok Doa:<\/strong><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Doakan agar satuan pendidikan jenjang PAUD, Dasar, Menengah dan Perguruan Tinggi menjadi lingkungan yang aman dan nyaman bagi peserta didik, bebas dari kekerasan fisik dan psikis;<\/li>\n<li>Mengucapsyukur untuk kebijakan Pemerintah dalam menurunkan harga tes PCR. Kiranya masyarakat dapat terus mematuhi protokol kesehatan;<\/li>\n<li>Doakan persiapan rangkaian Ibadah Natal dan Tahun Baru GBIK kiranya dapat membangun jemaat, bertumbuh dalam kasih akan Tuhan dan sesama.<\/li>\n<\/ol>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cTetapi Petrus dan Yohanes menjawab mereka: &#8220;Silakan kamu putuskan sendiri manakah yang benar di hadapan Allah: taat kepada kamu atau taat kepada Allah. Sebab tidak mungkin bagi kami untuk tidak berkata-kata tentang apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar.&#8221; \u201d (Kisah Para Rasul 4:19,20) Salah satu peristiwa yang sangat heroik dalam Kisah&#8230;<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on wp_trim_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":2517,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-5024","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-srhi-santapan-rohani-hari-ini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5024","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5024"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5024\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5028,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5024\/revisions\/5028"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2517"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5024"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5024"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5024"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}