{"id":4980,"date":"2021-10-20T00:03:01","date_gmt":"2021-10-19T17:03:01","guid":{"rendered":"http:\/\/gbik.info\/?p=4980"},"modified":"2021-10-19T21:15:12","modified_gmt":"2021-10-19T14:15:12","slug":"srhi-20-okt-21-dasar-dan-tujuan-yang-salah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/2021\/10\/20\/srhi-20-okt-21-dasar-dan-tujuan-yang-salah\/","title":{"rendered":"SRHI 20 OKT 21 &#8211; DASAR DAN TUJUAN YANG SALAH"},"content":{"rendered":"<blockquote><p>\u201cIngatlah, jangan kamu melakukan kewajiban agamamu di hadapan orang supaya dilihat mereka, karena jika demikian, kamu tidak beroleh upah dari Bapamu yang di sorga.\u201d (Mat.6:1)<\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nMampu menguasai diri adalah perintah Tuhan bagi setiap umat-Nya, namun masih saja orang Kristen tidak mampu menguasai diri dalam hal tertentu misalnya seperti yang terdapat dalam Matius 6:1-8 <em>(silahkan dibaca!).<\/em> Tuhan Yesus tidak melarang kebiasaan orang Yahudi seperti bersedekah, berdoa dan berpuasa karena hal yang demikian adalah baik dan dianjurkan oleh Tuhan kepada setiap orang. Hanya saja Tuhan Yesus tidak menyetujui tiga rukun Yahudi tersebut di atas kalau hal itu dilakukan sebagai tujuan akhir. Sikap orang Yahudi ketika melakukan kegiatan keagamaan adalah untuk peningkatan, kenikmatan diri sendiri dan agar dipuji orang lain. Akibatnya, keagamaan hanya menjadi suatu pameran kesalehan. Motivasi kesucian yang salah inilah yang dikritik oleh Tuhan Yesus. Tindakan mereka sudah dianggap menerima upahnya dan tidak berharga di mata Allah (Mat. 6:2,5,16).\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nDoa yang keluar dari mulut yang tidak memberi makna hidup yang dalam bukanlah doa yang benar. Doa merupakan suatu pergumulan, bukan kebiasaan. Orang Yahudi cenderung bermain kata dalam doa. Nama Tuhan dipuji-puji, dihormati, dimuliakan, tetapi jalan hidupnya tidak terpuji. Doa yang bagaikan karangan indah, atau yang seperti rentetan mantera, adalah kebencian di telinga Tuhan. Tuhan tahu apa yang harus dilakukan tanpa tergantung kepada manusia.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nJadi untuk menghindari kegiatan gerejawi yang salah, maka dalam gereja dan kegiatan spiritual harus terus dilakukan peningkatan pembinaan, supaya doktrin tidak kering kerohanian, dan kerohanian tidak hampa bobot kebenaran teologis Kristen.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nRenungkan: Sikap hati dan hubungan yang tidak benar dengan Allah tidak mungkin menghasilkan doa yang berkenan bagi Tuhan. Tuhan memberkati. Tuhan Yesus memberkati.<br \/>\n<em><font color=\"blue\" size=\"-1\">(AP20102021)<\/font><\/em><\/p>\n<p><strong>Pokok Doa:<\/strong><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Doakan hikmat Tuhan bagi Para Anggota Panitia Perancang dalam melayani Tuhan Yesus;<\/li>\n<li>Doakan kesehatan dan keselamatan  bagi Para petugas keamanan Gereja kita;<\/li>\n<li>Doakan Pelaksanaan program pemerintah dalam mensejahterakan masyarakat di bidang pertanian dan perkebunan.<\/li>\n<\/ol>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cIngatlah, jangan kamu melakukan kewajiban agamamu di hadapan orang supaya dilihat mereka, karena jika demikian, kamu tidak beroleh upah dari Bapamu yang di sorga.\u201d (Mat.6:1) Mampu menguasai diri adalah perintah Tuhan bagi setiap umat-Nya, namun masih saja orang Kristen tidak mampu menguasai diri dalam hal tertentu misalnya seperti yang terdapat dalam Matius 6:1-8 (silahkan dibaca!)&#8230;.<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on wp_trim_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":1863,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-4980","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-srhi-santapan-rohani-hari-ini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4980","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4980"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4980\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4985,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4980\/revisions\/4985"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1863"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4980"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4980"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4980"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}