{"id":4513,"date":"2021-07-12T00:02:29","date_gmt":"2021-07-11T17:02:29","guid":{"rendered":"http:\/\/gbik.info\/?p=4513"},"modified":"2021-07-12T03:54:31","modified_gmt":"2021-07-11T20:54:31","slug":"srhi-12-jul-21-tuhanlah-perisaiku","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/2021\/07\/12\/srhi-12-jul-21-tuhanlah-perisaiku\/","title":{"rendered":"SRHI 12 JUL 21 &#8211; TUHANLAH PERISAIKU"},"content":{"rendered":"<blockquote class=\"wp-block-quote\" style=\"text-align: center;\"><p><em><strong>\u201cTetapi Engkau, TUHAN, adalah perisai yang melindungi aku, Engkaulah kemuliaanku dan yang mengangkat kepalaku. Dengan nyaring aku berseru kepada TUHAN, dan Ia menjawab aku dari gunung-Nya yang kudus.&#8221;<br \/>\n<cite>(Mzm. 3:4-5)<\/cite><\/strong><\/em><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nAncaman, hambatan, gangguan dan tantangan akan selalu ada di hadapan kita sepanjang hayat masih dikandung badan. Daya tahan kita menghadapi hal-hal tersebut akan sangat menentukan keberhasilan hidup kita. Agar dapat bertahan dalam menghadapi hal tersebut, kita harus memiliki perisai yang kokoh, perisai itulah yang membentengi hidup kita dengan keperkasaannya.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nDengan gamblang Daud mengatakan bahwa Tuhan adalah perisainya. Orang memerlukan perisai sebab dirinya merasa terancam. Perisai dapat mengindarkan diri dari panah, lembing, senjata tajam lain yang mengarah kepada dirinya. Hal ini berarti Daud pada saat menulis mazmur ini sedang dalam keadaan terancam hidupnya, bahkan begitu besarnya ancaman tersebut sampai-sampai ia menuliskan, <em>\u201cBanyak orang yang berkata tentang aku: \u201cBaginya tidak ada pertolongan dari pada Allah.\u201d\u201d <\/em>(Mzm. 3: 3).\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nMemang benar, pada saat menulis mazmur ini, Daud sedang menghadapi ancaman yang berat yakni ia terusir dari istananya, dari kota raja, dari kota suci Yerusalem, oleh karena putranya yang bernama Absalom memberontak. Absalom bukan saja menginginkan tahta kerajaannya, tetapi juga menginginkan merenggut nyawanya\/hidupnya (2 Sam. 15). Betapa sedih hati Daud, karena anaknya sendiri yang memusuhinya. Daud rela meninggalkan istana karena tidak mau berperang melawan anaknya sendiri.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nDalam situasi seperti itu, Daud yang meninggalkan istana dengan menangis, masih mampu menuliskan Mazmur 3 ini dengan maksud menunjukkan pengakuan dan imannya kepada Tuhan, bahwa TUHAN lah yang akan menolong dan melindunginya dari tangan anaknya sendiri. Daud percaya bahwa dengan berseru kepada TUHAN, Ia mendengar dan menjawab dari tempat-Nya, dari gunung-Nya yang kudus itu.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nKeyakinan akan kuasa Allah seperti yang diyakini oleh Daud bahwa Tuhan adalah perisainya, yang akan melindunginya, hendaknya juga menjadi keyakinan kita, di mana kita sedang menghadapi ancaman yang datang dari virus covid 19 yang tidak kasat mata. Yakinlah Tuhan Allah akan melindungi kita sehingga tidak terpapar dari covid 19, namun jika terpapar pastilah Tuhan Allah memberi kekuatan dan pertahanan fisik yang kuat kepada kita, sehingga Dia sembuhkan kita. Seandainya virus itu merenggut nyawa kita, Tuhan Allah telah menyediakan tempat yang mulia di sorga. Jadi tetaplah tenang, Tuhan lah perisai yang melindungi kita. Tuhan Yesus memberkati kita, Amin.<br \/>\n<em><font style=\"color: blue;\" size=\"-1\">(RI12072021)<\/font><\/em><\/p>\n<p><strong>Pokok Doa:<\/strong><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Doakan bagi yang terpapar covid 19 terkhusus anggota GBIK baik pengurus dan jemaat. Kiranya Tuhan Yesus melawat setiap orang yang terpapar untuk dijamah dan disembuhkan serta orang terdekat yang merawat diberikan kekuatan dan kesehatan;<\/li>\n<li>Doakan ucapan syukur buat penyintas covid yang telah disembuhkan, atas kasih dan rahmatNya ada kesembuhan dan pemulihan;<\/li>\n<li>Doakan untuk petugas PPKM untuk dapat bersabar dan melakukan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik, humanis dan tetap menjaga protokol kesehatan;<\/li>\n<li>Doakan untuk vaksinasi tetap berjalan dengan baik dan yang telah divaksinasi diberikan imunitas terhadap covid 19;<\/li>\n<li>Doakan untuk perekonomian dapat berjalan dan banyak orang yang dapat penghidupan yang layak serta kemuliaan Tuhan;<\/li>\n<li>Mohon Tuhan melawat, menjamah dan menyembuhkan saudara-saudara kita  terkasih, jemaat GBIK yang sedang terpapar virus COVID:\n<ol>\n* Ibu Hanna<br \/>\n* Sdri. Yohanna (putri Ibu Hanna)<br \/>\n* Sdri. Lorena (putri Ibu Hanna)<br \/>\n* Sdri. Angeline (putri Ibu Hanna)\n<\/ol>\n<\/li>\n<\/ol>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cTetapi Engkau, TUHAN, adalah perisai yang melindungi aku, Engkaulah kemuliaanku dan yang mengangkat kepalaku. Dengan nyaring aku berseru kepada TUHAN, dan Ia menjawab aku dari gunung-Nya yang kudus.&#8221; (Mzm. 3:4-5) Ancaman, hambatan, gangguan dan tantangan akan selalu ada di hadapan kita sepanjang hayat masih dikandung badan. Daya tahan kita menghadapi hal-hal tersebut akan sangat menentukan&#8230;<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on wp_trim_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":4516,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-4513","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-srhi-santapan-rohani-hari-ini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4513","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4513"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4513\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4518,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4513\/revisions\/4518"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4516"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4513"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4513"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4513"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}