{"id":4253,"date":"2021-05-21T00:18:31","date_gmt":"2021-05-20T17:18:31","guid":{"rendered":"http:\/\/gbik.info\/?p=4253"},"modified":"2021-05-20T20:28:10","modified_gmt":"2021-05-20T13:28:10","slug":"srhi-21-mei-21-kunci-dalam-bekerja-sama-melayani-matius-2514-30","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/2021\/05\/21\/srhi-21-mei-21-kunci-dalam-bekerja-sama-melayani-matius-2514-30\/","title":{"rendered":"SRHI 21 MEI 21 &#8211; KUNCI DALAM BEKERJA SAMA MELAYANI (Matius 25:14-30)"},"content":{"rendered":"<blockquote class=\"wp-block-quote\" style=\"text-align: center;\"><p><em><strong>&#8220;Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia, engkau telah setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.&#8221;<br \/>\n<cite> (Matius 25:21)<\/cite><\/strong><\/em><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nKunci adalah alat yang sangat penting dan amat kita perlukan \u00a0dalam hidup kita. \u00a0Kita perlu kunci untuk membuka dan menutup pintu rumah agar kita aman di rumah.\u00a0 Kita menggunakan kunci untuk mengamankan harta benda kita.\u00a0 <em>\u201cKunci\u201d <\/em>\u00a0juga kita perlukan dalam menemukan suatu cara agar berhasil dalam melakukan suatu hal.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nRenungan kita hari ini berjudul <strong><em>\u201c<u>Kunci <\/u><\/em><\/strong><strong><em><u>Dalam Bekerja Sama Melayani<\/u><\/em><\/strong><strong><em>\u201d<\/em><\/strong><strong><em>.<\/em><\/strong> \u00a0Diharapkan \u00a0judul ini\u00a0 sungguh menarik perhatian kita, \u00a0yaitu bagaimana kita bisa melayani bersama \u00a0dengan baik dan benar.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nDalam perumpamaan Tuhan Yesus tentang talenta dan mina dalam Injil Matius 25: 14-39 dan juga dalam Injil Lukas 19:11-27,\u00a0 tuan yang diceriterakan oleh Tuhan Yesus dalam kedua perumpamaan itu berkata kepada hamba hambanya yang mampu melipat gandakan talenta atau mina yang dipercayakan kepada mereka: \u201d<em>Katanya kepada orang itu: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hamba yang baik; engkau telah setia dalam perkara kecil, karena itu terimalah kekuasaan atas sepuluh kota<\/em>\u201d (Lukas 19:17).\u00a0 \u00a0Dan kepada hamba yang bisa melipat gandakan 5 dan 2 talenta yang diberikan kepada mereka, \u00a0tuan itu berkata kepada mereka: \u201c<em>Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. <\/em><em>\u00a0<\/em><em>Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu<\/em>\u201d (Matius 19: 21, 23).\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nMari perhatikan baik baik bagaimana kita dapat melayani bersama dengan baik dan benar.\u00a0 Dalam Alkitab, Tuhan Yesus menyatakan bahwa kebenaran kita harus lebih baik dari kebenaran ahli Taurat dan orang\u00a0 Farisi.\u00a0 Kebenaran orang Farisi dan ahli Taurat adalah kebenaran semu , kebenaran palsu, tampak baik di luarnya saja.\u00a0 Yesus menyebut mereka adalah orang orang munafik.\u00a0 Tuhan Yesus berkata kepada murid murid-Nya dan kepada kita juga, bahwa kalau kita mau memiliki kerajaan surga maka kebenaran kita harus lebih baik dari kebenaran orang Farisi dan Ahli Torat (Matius 5:20).\u00a0 Jadi, bagaimanakah kita dapat bekerja sama melayani Tuhan dengan baik?<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li><strong><u>Lakukanlah Segala Sesuatu <\/u><\/strong><strong><u>u<\/u><\/strong><strong><u>ntuk Tuhan dan Bukan <\/u><\/strong><strong><u>u<\/u><\/strong><strong><u>ntuk Manusia<\/u><\/strong><\/li>\n<p>Dalam kedua perumpamaan di atas, kita membaca bahwa kedua hamba yang menerima talenta atau mina yang diberikan oleh tuannya, segera bekerja mengusahakan pelipat gandaan atas talenta yang diberi oleh tuannya. \u00a0Mereka tidak berusaha membanding-bandingkan\u00a0 berapa yang diberikan oleh tuan itu kepada mereka. \u00a0Yang utama bagi mereka ialah fokus melakukan \u00a0tugas yang dipercayakan kepada mereka.<\/p>\n<p>Saudara saudara yang dikasihi Tuhan, kunci untuk berhasil dalam pelayanan kita di gereja ialah menjalin kerja sama dengan saudara seiman, dan bersama mereka kita sehati sepikir melakukan pelayanan kita sebaik-baiknya, untuk Tuhan, \u00a0bukan Untuk manusia\u201d.<\/p>\n<p>Saudara saudara yang dikasihi Tuhan, Yesus menyatakan kepada kita bahwa kebenaran yang melebihi kebenaran orang Farisi dan ahli Taurat adalah kebenaran dari hati kita\u00a0 yang berfokus kepada Allah dan bukan kepada harta benda dunia ini.\u00a0 Pengabdian yang baik dan benar menurut Tuhan Yeus adalah pengabdian yang mengutamakan \u00a0menaruh harta kita di surga dan bukan di dunia ini.\u00a0 Pengabdian yang baik dan benar adalah pengabdian yang bertujuan untuk kekekalan dan bukan untuk yang bersifat sementara.\n<\/ul>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li><strong><u>Kumpulkanlah <\/u><\/strong><strong><u>H<\/u><\/strong><strong><u>artamu Di S<\/u><\/strong><strong><u>u<\/u><\/strong><strong><u>rga<\/u><\/strong><\/li>\n<p>Kita semua termotivasi untuk mengumpulkan harta. \u00a0Untuk itu kita bekerja keras agar ada penghasilan yang dapat kita peroleh untuk memenuhi keperluan keluarga kita saat ini dan mudah-mudahan untuk masa depan anak cucu kita. \u00a0\u00a0Hal itu tidak salah.\u00a0 Tetapi Tuhan Yesus juga mengajarkan kepada kita untuk mengumpulkan harta kita di sorga.<\/p>\n<p>Demikianlah Tuhan Yesus mengajar agar kita ingat untuk mengumpulkan harta kita di sorga. \u00a0Perhatikan Matius 6:19-21:\u00a0 &#8220;<em>Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya.Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya. Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada<\/em>\u201d.<\/p>\n<p>Kita mempersembahkan waktu, talenta bahkan harta untuk melayani Tuhan dan kerajaan surga.\u00a0 Kita akan berhasil melayani bersama apabila kita melayani sebagai seorang pelayan Tuhan yang mengumpulkan harta di surga.\u00a0 Demikianlah kita mengumpulkan harta kita di surga.\n<\/ul>\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nTuhan kiranya memberkati kita ketika kita bekerja bersama\u00a0 saudara-saudara seiman\u00a0\u00a0 melayani Dia, demi pertumbuhan gereja dan perluasan Kerajaan-Nya.\u00a0 Dan Ia memberkati kita dengan harta di surga. \u00a0Amin, terpujilah nama Tuhan. \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<br \/>\n<em><font style=\"color: blue;\" size=\"-1\">(JET21052021)<\/font><\/em><\/p>\n<p><strong>Pokok Doa:<\/strong><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Doakan Indonesia dalam hal ini Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) yg di ketuai Wakil Presiden dengan   Mentri lintas sektor sebagai anggota dapat berjalan baik, tepat sasaran dan dapat mengentaskan dan mengurangi kemiskian di Indonesia;<\/li>\n<li>Doakan  GBIK terus diberkati Tuhan dan menjadi berkat ,dalam tata kelola kinerjanya melalui organisasi dan ke panitiaan yang ada penuh himat dan kebijaksanaan dari Tuhan sehingga nama Tuhan dipermuliakan;<\/li>\n<li>Doakan Jemaat GBIK yang sedang  dalam keadaan jenuh,bosan, bingung, khawatir tentang pendemi Covid 19 yang belum ada tanda-tanda berakhir tetap sabar dan berserah kepada Tuhan yang berdaulat di Bumi maupun di Surga menyatakan kehendakNya.<\/li>\n<\/ol>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&#8220;Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia, engkau telah setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.&#8221; (Matius 25:21) Kunci adalah alat yang sangat penting dan amat kita perlukan \u00a0dalam hidup&#8230;<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on wp_trim_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":4260,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-4253","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-srhi-santapan-rohani-hari-ini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4253","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4253"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4253\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4259,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4253\/revisions\/4259"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4260"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4253"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4253"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4253"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}