{"id":4248,"date":"2021-05-20T00:13:53","date_gmt":"2021-05-19T17:13:53","guid":{"rendered":"http:\/\/gbik.info\/?p=4248"},"modified":"2021-05-19T14:08:14","modified_gmt":"2021-05-19T07:08:14","slug":"srhi-20-mei-21-melayani-tuhan-perlu-pendelegasian-pelayanan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/2021\/05\/20\/srhi-20-mei-21-melayani-tuhan-perlu-pendelegasian-pelayanan\/","title":{"rendered":"SRHI 20 MEI 21 &#8211; MELAYANI TUHAN PERLU PENDELEGASIAN PELAYANAN"},"content":{"rendered":"<blockquote class=\"wp-block-quote\" style=\"text-align: center;\"><p><em><strong>&#8220;jadi sekarang dengarkanlah perkataanku, aku akan memberi nasihat kepadamu dan Allah akan menyertai engkau. Adapun engkau, wakililah bangsa itu di hadapan Allah dan kauhadapkanlah perkara-perkara mereka kepada Allah. Kemudian haruslah engkau mengajarkan kepada mereka ketetapan-ketetapan dan keputusan-keputusan, dan memberitahukan kepada mereka jalan yang harus dijalani, dan pekerjaan yang harus dilakukan. Disamping itu kaucarilah dari seluruh bangsa itu orang-orang yang cakap dan takut akan Allah, orang-orang yang dapat dipercaya, dan yang benci kepada pengejaran suap; tempatkanlah mereka di antara bangsa itu menjadi pemimpin seribu orang, pemimpin seratus orang, pemimpin lima puluh orang dan pemimpin sepuluh orang.&#8221;<br \/>\n<cite> (Kel. 18:19-21)<\/cite><\/strong><\/em><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nSeringkali persepsi orang tentang sosok seorang pelayan dicemari dengan konsep dunia tentang pemimpin. Seorang pemimpin tak jarang dianggap pahlawan super sekaligus artis terkenal. Pemimpin akan diberi penghargaan kalau bisa melakukan segala sesuatu dalam pelayanan tersebut. Akibatnya pemahaman itu memunculkan satu pemikiran yang salah dimana pelayanan harus dilakukan hanya oleh hamba Tuhan (Pendeta dan Diakon), sedangkan orang lain atau jemaat hanya menjadi figuran atau penonton. Hal ini berdampak negatif bagi diri sendiri maupun jemaat atau orang yang bekerjasama dengannya. Untuk itu supaya kita lebih memahami betapa pentingnya melayani Tuhan dan pendelegasian dalam tugas serta tanggungjawab pelayanan maka alangkah baiknya kita membaca dan merenungkan Kitab Keluaran 18:13-27.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nDisini Yitro (mertua Musa) mulai mengamati potensi munculnya dampak negatif pada diri Musa dan bangsa Israel (ay. 17-18). Terlalu berat bagi Musa, juga orang-orang yang mengadu kepada Musa-pun menjadi payah jika harus antri seharian. Karena itu Yitro memberikan nasihat penting kepada Musa, yaitu: <strong><u>Pertama<\/u><\/strong>, Musa mesti terus menjadi jembatan komunikasi dua arah antara Allah dengan bangsa Israel. Musa harus tetap mewakili Israel di hadapan Allah dan menyampaikan perkara-perkara mereka kepada Allah (ay. 19), serta mengajarkan kepada bangsa Isarel ketetapan dan keputusan Allah; juga jalan yang harus dilakukan oleh bangsa Isarel. <strong><u>Kedua<\/u><\/strong>, Musa harus melakukan terobosan baru yaitu mencari orang yang mampu menjadi relasi kerjanya dan jangan sampai salah pilih orang (ay. 20-23).\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nPendelegasian seperti ini patut diteladani dalam pelayanan, khususnya di dalam konteks gereja. Ketika tuntutan pelayanan semakin tambah, sewajarnyalah tugas-tugas tertentu di delegasikan kepada orang-orang terpilih, terlatih, dan selalu mengutamakan kehendak Allah (ay. 20). Dengan demikian, pelayanan di gereja dan di luar gereja dalam upaya pengembangan rohani umat dan penginjilan kepada orang yang belum percaya kepada Tuhan takkan menjadi ajang solo seorang hamba Tuhan tertentu, tetapi persekutuan yang saling melengkapi di dalam Tubuh Kristus. Niscaya, jika hal itu difahami dan dilakukan, tubuh Kristus semakin tahu tugas dan tanggungjawabnya, semua pelayanan menjadi ringan, dan gereja-Nya (GBIK) mengalami kemajuan yang luar biasa. Amin. Tuhan Yesus memberkati.<br \/>\n<em><font style=\"color: blue;\" size=\"-1\">(AP20052021)<\/font><\/em><\/p>\n<p><strong>Pokok Doa:<\/strong><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Doakan Pemerintah Indonesia dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, kususnya TNI dan Polri tetap kompak bersatu dalam menghadapi  teroris  dalam segala aksi dan propagandanya;<\/li>\n<li>Doakan GBIK dalam membiayai operasional Gereja Induk dan Cabang-cabang dapat tercukupi walaupun masih dalam situasi Pandemi, Tuhan tetap mengirimkan jemaat yg setia memberi perpuluhan dan persembahan;<\/li>\n<li>Doakan Jemaat GBIK yang sedang menghapi permasalahan hidup tentang ekonomi dalam keluarga, Tuhan tetap memberi berkat berkecukupan sehat Jasmani dan Rohani pribadi lepas pribadi.<\/li>\n<\/ol>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&#8220;jadi sekarang dengarkanlah perkataanku, aku akan memberi nasihat kepadamu dan Allah akan menyertai engkau. Adapun engkau, wakililah bangsa itu di hadapan Allah dan kauhadapkanlah perkara-perkara mereka kepada Allah. Kemudian haruslah engkau mengajarkan kepada mereka ketetapan-ketetapan dan keputusan-keputusan, dan memberitahukan kepada mereka jalan yang harus dijalani, dan pekerjaan yang harus dilakukan. Disamping itu kaucarilah dari seluruh&#8230;<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on wp_trim_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":4250,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-4248","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-srhi-santapan-rohani-hari-ini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4248","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4248"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4248\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4251,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4248\/revisions\/4251"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4250"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4248"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4248"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4248"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}