{"id":4223,"date":"2021-05-14T00:10:01","date_gmt":"2021-05-13T17:10:01","guid":{"rendered":"http:\/\/gbik.info\/?p=4223"},"modified":"2021-05-14T08:23:54","modified_gmt":"2021-05-14T01:23:54","slug":"srhi-14-mei-21-mengasihi-gereja-tuhan-dengan-mendoakan-saudara-seiman-2-timotius-11-12","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/2021\/05\/14\/srhi-14-mei-21-mengasihi-gereja-tuhan-dengan-mendoakan-saudara-seiman-2-timotius-11-12\/","title":{"rendered":"SRHI 14 MEI 21 &#8211; MENGASIHI GEREJA TUHAN DENGAN MENDOAKAN SAUDARA SEIMAN (2 Timotius 1:1-12)"},"content":{"rendered":"<blockquote class=\"wp-block-quote\" style=\"text-align: center;\"><p><em><strong>&#8220;Aku mengucap syukur kepada Allah, yang kulayani dengan hati nurani yang murni seperti yang dilakukan nenek moyangku. Dan selalu aku mengingat engkau dalam permohonanku, baik siang maupun malam.&#8221;<br \/>\n<cite> (2 Timotius 1:3)<\/cite><\/strong><\/em><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nRasul Paulus menulis setidaknya 13 Surat yang ada dalam Alkitab Perjanjian Baru.\u00a0 Ada beberapa surat yang ditujukan kepada gereja-gereja yang pernah dilayaninya. \u00a0\u00a0Ada juga yang dikirimkan kepada orang secara pribadi misalnya kepada Titus, Pilemon dan Timotius.\u00a0 \u00a0Di antara surat-surat itu\u00a0 ada beberapa yang ditulis oleh Rasul Paulus dari dalam penjara.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nDari sekian banyak surat yang ditulis Rasul Paulus, \u00a0surat\u00a0 2 Timotius adalah surat Paulus yang sangat unik.\u00a0 Unik karena Paulus menulisnya dari dalam penjara di Roma dan \u00a0Paulus menyadari bahwa ia akan segera menjalani hukuman mati. \u00a0Surat itu ditujukan kepada Timotius, anak rohani yang sangat dikasihinya.\u00a0 Kita mengetahui hal itu sebab pada bagian akhir suratnya\u00a0 dia menulis : <strong><em>\u00a0<\/em><\/strong><strong><em>\u201c<\/em><\/strong><strong><em>Mengenai diriku, darahku sudah mulai dicurahkan sebagai persembahan dan saat kematianku sudah dekat<\/em><\/strong><strong><em>\u201d<\/em><\/strong> \u00a0(2 Timotius 4:6). \u00a0Jadi segala yang ada dalam surat 2 Timotius ini merupakah kata-kata terakhir dari seorang yang segera akan meninggal.\u00a0 Isinya pasti sangat penting dan merupakan isi hati Paulus\u00a0 yang terdalam kepada penerima surat, \u00a0yaitu Timotius .\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nDari sekian banyak hal penting yang disampaikan Paulus, mari \u00a0memerhatikan satu hal yang\u00a0 patut menjadi perenungan kita hari ini. \u00a0Paulus menulis: \u201c<strong><em>Aku <u>mengucap syukur kepada Allah<\/u>, yang kulayani dengan hati nurani yang murni seperti yang dilakukan nenek moyangku. <\/em><\/strong><strong><em><u>\u00a0<\/u><\/em><\/strong><strong><em><u>Dan selalu aku mengingat engkau dalam permohonanku, baik siang maupun malam<\/u><\/em><\/strong><strong><em>\u201d<\/em><\/strong><strong><em>\u00a0<\/em><\/strong>(1:4).\u00a0 Ayat ini menyatakan kepada kita bahwa Paulus adalah:<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li><strong><u>Pendoa yang setia<\/u><\/strong>. Dia berdoa 2 kali sehari yaitu siang dan malam. \u00a0Dari surat-suratnya yang lain kita mendapati \u00a0bahwa selain doa yang dua kali sehari itu, Paulus juga berdoa dalam setiap situasi dalam hidupnya, pelayanannya\u00a0 dan hal-hal atau orang-orang atau gereja-gereja yang dilayaninya.\u00a0 Dia juga berdoa ketika ia sedang dalam penjara di Filipi, sehingga ada gempa bumi yang hebat dan pintu-pintu penjara terbuka.<\/li>\n<li><strong><u>Paulus berdoa untuk gereja di Efesus<\/u><\/strong>. Perhatikan doa Paulus untuk mereka: <strong><em>\u201dA<\/em><\/strong><strong><em>ku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu,\u00a0<\/em><\/strong><strong><em>sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih.<\/em><\/strong> <strong><em>\u00a0Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus,\u00a0<\/em><\/strong><strong><em>dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan.<\/em><\/strong> <strong><em>\u00a0Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah.<\/em><\/strong><strong><em>\u201d<\/em><\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nPertanyaan untuk kita sekarang:\u00a0 Apakah kita, Anda dan saya mendoakan gereja kita.\u00a0 Berapa kali Anda mendoakan gereja kita? \u00a0\u00a0Kalau kita mengasihi gereja, kita perlu berdoa untuk gereja seperti doa Paulus kepada gereja di Efesus. \u00a0\u00a0Ada banyak anggota gereja kita yang sakit dan perlu kita doakan.\u00a0 Ada banyak saudara seiman di gereja kita yang sejak pandemi ini kehilangan pekerjaan. \u00a0\u00a0Ada beberapa anggota gereja kita yang perusahaannya mengalami kemunduran, \u00a0perlu kita doakan.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<strong>Doa merupakan salah satu tanda seberapa dalam kasih kita kepada orang, dan juga kepada gereja.\u00a0 <u>Tuhan Yesus mengasihi murid-murid-Nya<\/u>, \u00a0dan <u>Ia mendoakan mereka<\/u> agar semuanya menjadi satu,<\/strong> (Yohanes 17). <strong>\u00a0\u00a0<u>Nabi Samuel sangat mengasihi bangsa Israel<\/u> <\/strong>walaupun bangsa itu seringkali berbuat jahat kepada Tuhan.\u00a0 <strong>Samuel berkata: \u201c<\/strong><strong><em>Mengenai aku, <u>jauhlah dari padaku untuk berdosa kepada TUHAN dengan berhenti mendoakan kamu<\/u>; <\/em><\/strong><strong><em>\u00a0<\/em><\/strong><strong><em>aku akan mengajarkan kepadamu jalan yang baik dan lurus<\/em><\/strong>\u201d \u00a0(1 Samuel 12:23).\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nFirman Tuhan menyatakan bahwa <u>DOA orang benar itu sangat ampuh<\/u>, \u00a0\u201c<em>Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.<\/em> <em>\u00a0<u>Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya<\/u><\/em>\u201d\u00a0 (Yakobus 5:16).\u00a0 \u00a0Beberapa hari yang lalu kita membaca Kitab Ester.\u00a0 Dalam firman Tuhan itu diceritakan bahwa ketika Ratu Ester meminta agar Mordekai pamannya serta semua orang Yahudi berpuasa selama 3 hari supaya Ester diberi keberanian untuk berbicara kepada Raja Asahyweros untuk menggagalkan rencana Haman yang akan membinasakan bangsa Yahudi dapat dikabulkan.\u00a0 Puji Tuhan, \u00a0<u>hasilnya adalah Haman dihukum dengan salib<\/u> yang semula disiapkannya untuk menyalibkan Mordekai.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nKita pasti mengasihi gereja, mari mendoakan sesama jemaat di \u00a0gereja kita.\u00a0 Mari mendoakan Saudara-saudara seiman kita, seperti Paulus mendoakan Timotius, anak rohani yang dikasihinya<br \/>\n<em><font style=\"color: blue;\" size=\"-1\">(JET14052021)<\/font><\/em><\/p>\n<p><strong>Pokok Doa:<\/strong><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Usaha Pemerintah mengembangkan program &#8220;Bangga Buatan Indonesia&#8221; kiranya membantu pemulihan ekonomi dan mendorong kreativitas pengusaha meningkatkan kualitas produk dalam negeri;<\/li>\n<li>Kesehatan dan pemeliharaan Tuhan bagi para aparat pemerintah yang bertugas selama masa liburan. Kiranya keberadaan posko pemantauan dan pos penyekatan di jalan raya mendorong masyarakat semakin tertib;<\/li>\n<li>Kesetiaan dan pertumbuhan iman jemaat GBIK melalui kegiatan KPW yang dilaksanakan secara rutin.<\/li>\n<\/ol>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&#8220;Aku mengucap syukur kepada Allah, yang kulayani dengan hati nurani yang murni seperti yang dilakukan nenek moyangku. Dan selalu aku mengingat engkau dalam permohonanku, baik siang maupun malam.&#8221; (2 Timotius 1:3) Rasul Paulus menulis setidaknya 13 Surat yang ada dalam Alkitab Perjanjian Baru.\u00a0 Ada beberapa surat yang ditujukan kepada gereja-gereja yang pernah dilayaninya. \u00a0\u00a0Ada juga&#8230;<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on wp_trim_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":2539,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-4223","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-srhi-santapan-rohani-hari-ini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4223","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4223"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4223\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4227,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4223\/revisions\/4227"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2539"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4223"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4223"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4223"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}