{"id":3923,"date":"2021-03-05T00:22:17","date_gmt":"2021-03-04T17:22:17","guid":{"rendered":"http:\/\/gbik.info\/?p=3923"},"modified":"2021-03-05T05:54:19","modified_gmt":"2021-03-04T22:54:19","slug":"srhi-5-mar-21-mengapa-kita-perlu-sabar-ibrani-69-15","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/2021\/03\/05\/srhi-5-mar-21-mengapa-kita-perlu-sabar-ibrani-69-15\/","title":{"rendered":"SRHI 5 MAR 21 &#8211; MENGAPA KITA PERLU SABAR (Ibrani 6:9-15)"},"content":{"rendered":"<blockquote class=\"wp-block-quote\" style=\"text-align: center;\"><p><em><strong>&#8220;Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,\u201d<br \/>\n<cite> (Galatia 5:22)<\/cite><\/strong><\/em><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nSelama beberapa minggu ini kita merenungkan satu \u00a0topik yang sangat penting dalam Alkitab dan kehidupan kita, \u00a0yaitu \u201ckesabaran\u201d. \u00a0Penulis mengharap agar kita benar-benar jadi anak Allah yang penyabar karena minggu ini adalah minggu kedua kita berbicara tentang kesabaran.\u00a0 Dalam renungan hari ini kita akan menelaah mengapa kita perlu sabar.\u00a0 Ada beberapa alasan alkitabiah yang menyatakan apa sebabnya kita mesti sabar.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li>Kita perlu sabar karena firman Tuhan menyatakan bahwa Allah yang kita kenal dan percayai adalah Allah yang panjang sabar. Keluaran 34:5-6 menulis: \u201c<strong><em>Turunlah TUHAN dalam awan, lalu berdiri di sana dekat Musa serta menyerukan nama TUHAN.\u00a0 Berjalanlah TUHAN lewat dari depannya dan berseru: &#8220;TUHAN, TUHAN, Allah penyayang dan pengasih, <u>panjang sabar<\/u>, berlimpah kasih-Nya dan setia-Nya,\u00a0<\/em><\/strong> Demikian juga Rasul Paulus menulis, \u201c<strong><em>Maukah engkau menganggap sepi kekayaan kemurahan-Nya, <u>kesabaran-Nya dan kelapangan hati-Nya<\/u>? Tidakkah engkau tahu, bahwa maksud <u>kemurahan Allah<\/u> ialah menuntun engkau kepada pertobatan?<\/em><\/strong> (Roma 2:4). Dalam Roma 3:25 Rasul Paulus masih menulis tentang kesabaran Allah: <strong><em>\u201c<\/em><\/strong><strong><em>Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya. Hal ini dibuat-Nya untuk menunjukkan keadilan-Nya, <u>karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaran-Nya<\/u><\/em><\/strong><strong><em><u>\u201d<\/u><\/em><\/strong>. Allah memberikan kepada kita kemampuan untuk bersabar melalui Roh Kudus-Nya<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<em>\u201cSabar\u201d<\/em> dalam Galatia: 5: 22 yang merupakan buah Roh, adalah kata Yunani dalam bentuk kata majemuk aktif \u201c<em>\u039c\u03b1\u03ba\u03c1\u03bf\u03b8\u03c5\u03bc\u03b9\u0301\u03b1<\/em> <em>\u00e0<\/em> <em>makrothumia<\/em><em>\u201d<\/em> <em>= <\/em><em>longsuffering, patience<\/em>.<strong> yang <\/strong>secara harafiah dapat diterjemahkan: <em>makro<\/em> = besar-luas dan <em>thumia <\/em>= tekanan yang berat, terus menerus dan berkepanjangan. \u00a0Jadi kesabaran merupakan kemampuan untuk menunggu dalam keadaan tekanan berat secara terus menerus dalam waktu lama tanpa menjadi frustrasi.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li>Kita perlu sabar karena kita hidup ditengah-tengah dunia penuh dengan keterbatasan.\u00a0 Rasul Paulus memberikan nasihat kepada kita: \u201c<strong><em>Kami juga menasihati kamu, saudara-saudara, tegorlah mereka yang hidup dengan tidak tertib, hiburlah mereka yang tawar hati, belalah mereka yang lemah, sabarlah terhadap semua orang<\/em><\/strong><strong><em>\u201d<\/em><\/strong> (1 Tesalonika 5:4)<strong>.<\/strong><em>\u00a0<\/em>Firman Tuhan ini mengingatkan kita bahwa di sekeliling kita, termasuk di gereja ada orang yang hidupnya tidak tertib. \u00a0Ada orang tawar hati, ada orang yang lemah, baik lemah fisik, rohani dan emosional. \u00a0Kita harus sabar menghadapi mereka.\u00a0 Dalam pepatah Yunani dikatakan: \u201c<em>kesabaran satu menit mendatangkan kedamaian selam sepuluh tahun<\/em>\u201d.\u00a0 Juga pepatah Cina mengatakan \u201c<em>kesabaran sejenak menghindarkan kita dari seratus penderitaan<\/em>\u201d.\u00a0 Dari firman Tuhan serta beberapa pepatah ini kita mengerti bahwa penting sekali adanya kesabaran dalam hidup kita.<\/li>\n<li>Kita perlu kesabaran, karena kesabaran merupakan jembatan untuk menggali potensi kita. Rasul Paulus menulis:<strong> \u201c<\/strong><em>Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu.\u00a0<\/em> <em>Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah.\u00a0Karena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman<\/em><em>\u201d<\/em>\u00a0(Galatia 6:8-10).\u00a0 Menurut firman Tuhan ini Allah melalui Roh Kudus-Nya memberi kepada kita kemampuan atau potensi untuk melakukan kehendak-Nya, yaitu berbuat kebajikan kepada semua orang, terutama kepada saudara saudara seiman.\u00a0 Untuk mencapainya, amat sangat diperlukan kesabaran.\u00a0 Kita sering kurang sabar, sehingga kita gagal dalam melakukan kebajikan.\u00a0 Sangat disayang ya?<\/li>\n<li>Satu hal lagi mengapa kita perlu kesabaran, karena kesabaran merupakan kunci pembuka kepada janji-janji Tuhan. Alkitab penuh dengan janji Tuhan.\u00a0 Itu sebabnya ada \u00a0Perjanjian Lama dan ada Perjanjian Baru.\u00a0 Untuk dapat \u00a0mewujudkan janji-janji itu terjadi dalam hidup kita, kita memerlukan kesabaran. \u00a0Penulis Ibrani menyatakan kepada orang Kristen Ibrani agar mereka sabar: \u201c<strong><em>Tetapi kami ingin, supaya kamu masing-masing menunjukkan kesungguhan yang sama untuk menjadikan pengharapanmu suatu milik yang pasti, sampai pada akhirnya,<\/em><\/strong> <strong><em>agar kamu jangan menjadi lamban, tetapi menjadi penurut-penurut mereka yang oleh iman dan <u>kesabaran<\/u> mendapat bagian dalam apa yang dijanjikan Allah.\u00a0Sebab ketika Allah memberikan janji-Nya kepada Abraham, Ia bersumpah demi diri-Nya sendiri, karena tidak ada orang yang lebih tinggi dari pada-Nya,\u00a0kata-Nya: &#8220;Sesungguhnya Aku akan memberkati engkau berlimpah-limpah dan akan membuat engkau sangat banyak.&#8221;\u00a0Abraham menanti <u>dengan sabar<\/u> dan dengan demikian ia memperoleh apa yang dijanjikan kepadanya<\/em><\/strong><strong><em>\u201d<\/em><\/strong> (Ibrani 6:11-15).\u00a0 Abraham adalah contoh orang yang sabar menantikan janji Allah.\u00a0 Ketekunan, Iman dan Kesabaran merupakan <u>tiga <em>tiang tumpuan kita<\/em><\/u> untuk mengalami mujizat Tuhan.<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nSebagai ilustrasi, penulis sering membuat foto keluarga.\u00a0 Untuk itu kami memerlukan satu alat yang berbentuk kaki tiga <em>three pot<\/em> di mana kita menempatkan kamera dan dengan demikan semua anggota keluarga dapat berfoto bersama. Saudara-saudara, dengan Ketekunan, Iman dan Kesabaran, maka Anda, saya dan setiap orang dapat berada dalam pemenuhan janji Allah.\u00a0 Jadi, mari berusaha agar kesabaran ada dalam diri kita dan menjadi sifat kita.<br \/>\n<em><font style=\"color: blue;\" size=\"-1\">(JET05032021)<\/font><\/em><\/p>\n<p><strong>Pokok Doa:<\/strong><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Mendoakan semua hamba Tuhan dan misionari dalam menjalankan panggilan melayani selalu mengandalkan dan memuliakan Tuhan Yesus;<\/li>\n<li>Mendoakan pelayanan Panitia kunjungan dan tolong menolong selalu dalam tuntunan Hikmat Tuhan Yesus;<\/li>\n<li>Mendoakan pemerintah yang menjalankan amanat pengabdian bagi kesejahteraan masyarakat NKRI diberi kesehatan dan hikmat Tuhan.<\/li>\n<\/ol>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&#8220;Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,\u201d (Galatia 5:22) Selama beberapa minggu ini kita merenungkan satu \u00a0topik yang sangat penting dalam Alkitab dan kehidupan kita, \u00a0yaitu \u201ckesabaran\u201d. \u00a0Penulis mengharap agar kita benar-benar jadi anak Allah yang penyabar karena minggu ini adalah minggu kedua kita berbicara tentang kesabaran.\u00a0 Dalam renungan hari&#8230;<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on wp_trim_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":3927,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-3923","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-srhi-santapan-rohani-hari-ini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3923","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3923"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3923\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3932,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3923\/revisions\/3932"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3927"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3923"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3923"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3923"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}