{"id":3809,"date":"2021-02-05T00:10:52","date_gmt":"2021-02-04T17:10:52","guid":{"rendered":"http:\/\/gbik.info\/?p=3809"},"modified":"2021-02-04T23:14:50","modified_gmt":"2021-02-04T16:14:50","slug":"srhi-5-feb-21-mengapa-kita-memuji-tuhan-wahyu-41-11","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/2021\/02\/05\/srhi-5-feb-21-mengapa-kita-memuji-tuhan-wahyu-41-11\/","title":{"rendered":"SRHI 5 FEB 21 &#8211; MENGAPA KITA MEMUJI TUHAN ? (Wahyu 4:1-11)"},"content":{"rendered":"<blockquote class=\"wp-block-quote\" style=\"text-align: center;\"><p><em><strong>&#8220;Ya Tuhan dan Allah kami, Engkau layak menerima puji-pujian dan hormat dan kuasa; sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu; dan oleh karena kehendak-Mu semuanya itu ada dan diciptakan.\u201d<br \/>\n<cite> (Wahyu 4:11)<\/cite><\/strong><\/em><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nSalah satu bagian yang sangat penting, yang terpaksa dikurangi dalam ibadah kita pada masa pandemi Covid-19 ini, adalah saat nenyanyi memuji Tuhan.\u00a0 Sebelum ada pandemi, kita biasanya menyanyi lima sampai enam lagu dalam satu ibadah dan kita menyanyikannya 3 sampai 4 bait pada setiap lagu.\u00a0 Itu sebelum ada Pandemi dan kita beribadah di gedung gereja. \u00a0Tetapi sekarang hanya \u00a0menyanyi 3 lagu itupun hanya dua bait saja. Sayang sekali, karena saat untuk memuji Tuhan adalah bagian yang sangat penting dan Alkitabiah dalam ibadah.\u00a0 Marilah kita merenungkan mengapa saat menyanyi memuji Tuhan itu sangat penting\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nDalam Wahyu 4:11 disebutkan bahwa Allah layak menerima puji-pujian dan hormat dan kuasa, sebab Allah telah menciptakan segala sesuatu (termasuk kita), dan karena kehendak-Nya semuanya itu (termasuk kita) ada dan diciptakan. \u00a0Keberadaan kita yang sangat unik ini merupakan karya Allah.\u00a0 Karena itu Allah patut menerima puji-pujian dari kita, ciptaan-Nya.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nPasal terakhir dari Kitab Mazmur berisikan ajakan untuk memuji Tuhan.\u00a0 Memuji Tuhan di segala tempat.\u00a0 Memuji Tuhan dengan segala cara.\u00a0 Memuji Tuhan dengan memakai segala alat musik.\u00a0 Mazmur itu diakhiri dengan satu perintah: <strong><em>\u201c<\/em><\/strong><strong><em>Biarlah segala yang bernafas memuji TUHAN! Haleluya!<\/em><\/strong><strong><em>\u201d<\/em><\/strong> (Mazmur 15:6)<strong>.<\/strong><strong><em>\u00a0<\/em><\/strong>Jadi mari menyanyi memuji Tuhan selagi kita masih diberi nafas, karena akan datang waktunya dimana kita tidak lagi bisa menyanyi dan orang lain yang menyanyi bagi kita, tetapi kita sudah tidak bisa lagi mendengarnya.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nDalam 1 Petrus 2:9 tertulis: \u201c<strong><em>Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib<\/em><\/strong><strong><em>\u201d<\/em><\/strong><em>. <\/em>\u00a0Firman Tuhan ini menyatakan siapa kita sesunguhnya.\u00a0 Di dalam Kristus Yesus kita telah menjadi umat pilihan-Nya.\u00a0 Kita akan memerintah bersama-sama dengan Dia.\u00a0 Kita menjadi satu bangsa yang kudus kepunyaan Allah.\u00a0 Untuk itu kita diminta untuk memberitakan perbuatan-perbuatan-Nya yang besar.\u00a0 Salah satu cara untuk memberitakan segala perbuatan Allah adalah melalui nyanyian dan lagu rohani yang kita nyanyikan.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nAda satu alasan lagi mengapa kita menyanyi memuji Tuhan. \u00a0Dalam puji-pujian ada kuasa yang luar biasa.\u00a0 Mari perhatikan dua peristiwa dalam Alkitab yang menyatakan bahwa dalam nyanyian ada kuasa Allah yang luar biasa.\u00a0 Yang pertama ialah ketika bangsa Israel menghadapi benteng Yeriko.\u00a0 Benteng ini berupa tembok yang mengelilingi kota Yeriko dan tembok tebal itu terdiri dari dua lapis tembok yang berjarak sekitar 4 meter.\u00a0 Tebal tembok luar hanpir 2 meter dan tebal tembok dalam sekitar 4 meter.\u00a0 Jadi jika dijumlahkan seluruhnya maka tebal tembok itu sekitar 10 meter dan tingginya adalah 9 meter. \u00a0Namun ketika bangsa Israel mengelilingi tembok itu 7 hari dan pada hari yang ketujuh mereka menyanyi dan meniup sangkakala, maka tembok yang tebal dan kokoh itu runtuh.\u00a0 Ada kuasa Tuhan dalam Nyanyian.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nSatu contoh lagi dalam Perjanjian Baru. \u00a0Ini terjadi di penjara kota Filipi.\u00a0 Dalam Kisah Para Rasul 16: 24-30 kita membaca bahwa Paulus dan Silas dipenjarakan karena menyembuhkan seorang wanita yang punya kuasa bertenung.\u00a0 \u201c<em>Tetapi kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah dan orang-orang hukuman lain mendengarkan mereka.\u00a0<\/em> <em>Akan tetapi terjadilah gempa bumi yang hebat, sehingga sendi-sendi penjara itu goyah; dan seketika itu juga terbukalah semua pintu dan terlepaslah belenggu mereka semua<\/em>\u201d\u00a0(25-26).\u00a0 Puji Tuhan ada kuasa dalam doa dan puji-pujian yang diserukan kepada Tuhan,\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nTidak menjadi soal berapa tebalnya masalah yang Anda sedang hadapi.\u00a0 Tidak menjadi soal betapa dalamnya kesulitan yang ada di depan Anda.\u00a0 Tidak menjadi soal berapa\u00a0 beratnya beban yang Anda sedang pikul.\u00a0 Mari membuka mulut, keluarkan suara Anda dan senandungkan, lantunkan, nyanyikan puji-pujian kepada Tuhan, masyurkanlah nama-Nya.<br \/>\n<em><font style=\"color: blue;\" size=\"-1\">(JET05022021)<\/font><\/em><\/p>\n<p><strong>Pokok Doa:<\/strong><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Doakan Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam hal pelayanan , pelindung, dan penegakan hukum kepada masyarakat dapat berjalan dg baik tidak ada ganguan dengan adanya pergantian Kapolri yang baru dapat memimpin anggotanya dengan segala perubahan dan kebijaksanaan dan berdampak baik kepada masyarakat Indonesia;<\/li>\n<li>Doakan GBIK tetap dalam perlindungan Tuhan , dalam menjalankan program organisasi yang ada , kepanitiaan yang ada ,serta Naomi dan Harmoni tetap semangat di beri hikmat kebijaksanaan kepandaian dan ini siatif dalam menyikapi masa pandemi Covid 19 saat ini;<\/li>\n<li>Doakan Jemaat GBIK yang kehilangan sanak saudara yang meninggal karena tertular virus Corona dan yang saat ini sedang di rawat di rumah sakit atau isolasi mandiri terus mendapat pertolongan kekuatan jamahan Tuhan.<\/li>\n<\/ol>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&#8220;Ya Tuhan dan Allah kami, Engkau layak menerima puji-pujian dan hormat dan kuasa; sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu; dan oleh karena kehendak-Mu semuanya itu ada dan diciptakan.\u201d (Wahyu 4:11) Salah satu bagian yang sangat penting, yang terpaksa dikurangi dalam ibadah kita pada masa pandemi Covid-19 ini, adalah saat nenyanyi memuji Tuhan.\u00a0 Sebelum ada pandemi,&#8230;<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on wp_trim_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":3813,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-3809","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-srhi-santapan-rohani-hari-ini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3809","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3809"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3809\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3812,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3809\/revisions\/3812"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3813"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3809"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3809"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3809"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}