{"id":3491,"date":"2020-11-27T00:15:09","date_gmt":"2020-11-26T17:15:09","guid":{"rendered":"http:\/\/gbik.info\/?p=3491"},"modified":"2020-11-26T23:13:21","modified_gmt":"2020-11-26T16:13:21","slug":"srhi-27-nov-20-meminta-yesus-datang-ke-dalam-persoalan-saudara-matius-918-26","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/2020\/11\/27\/srhi-27-nov-20-meminta-yesus-datang-ke-dalam-persoalan-saudara-matius-918-26\/","title":{"rendered":"SRHI 27 NOV 20 &#8211; MEMINTA YESUS DATANG KE DALAM PERSOALAN SAUDARA (Matius 9:18-26)"},"content":{"rendered":"<blockquote class=\"wp-block-quote\" style=\"text-align: center;\"><p><em><strong>\u201cSementara Yesus berbicara demikian kepada mereka, datanglah seorang kepala rumah ibadat, lalu menyembah Dia dan berkata: &#8220;Anakku perempuan baru saja meninggal, tetapi datanglah dan letakkanlah tangan-Mu atasnya, maka ia akan hidup.\u201d<br \/>\n<cite> (Matius 9:18)<\/cite><\/strong><\/em><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nDalam Injil Matius 9:18-26 ini kita membaca peristiwa ketika seorang pemimpin rumah ibadat datang kepada Tuhan Yesus.\u00a0 Dia meminta Yesus datang ke rumahnya karena anak perempuannya meninggal.\u00a0 Dia berkata kepada Tuhan Yesus: <strong><em>&#8220;Anakku perempuan b<\/em><\/strong><strong><em>aru saja <\/em><\/strong><strong><em>meninggal, <u>tetapi datanglah<\/u> dan letakkanlah tangan-Mu atasnya, maka ia akan hidup<\/em><\/strong>.<strong><em>\u201d<\/em><\/strong>\u00a0\u00a0 Dan . . . \u00a0Puji Tuhan.\u00a0 Tuhan Yesus mau mengabulkan permohonan kepala rumah ibadat itu.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nMenurut Anda apakah sikap dan permohonan kepala rumah ibadat itu dapat digolongkan sebagai suatu doa? \u00a0Dia mempunyai persoalan yang sangat berat.\u00a0 Anak perempuannya sakit kemudian meninggal.\u00a0 Dia menginginkan anakya hidup.\u00a0 Dia percaya bahwa Tuhan Yesus mempunyai kuasa untuk membangkitkan anaknya.\u00a0 Dia pergi mencari dan memanggil Tuhan Yesus. \u00a0Ketika bertemu dengan Tuhan Yesus,\u00a0 kepala rumah ibadat itu tidak berkata tolong bangkitkan anakku, tetapi: \u201c<em>letakkanlah tangan-Mu atasya, maka ia akan hidup<\/em>\u201d.\u00a0 Perkataan ini menyatakan keyakinannya bahwa \u00a0Tuhan Yesus punya kuasa yang luar biasa. \u00a0Kuasa Tuhan Yesus tidak dibatasi oleh ruang dan waktu.\u00a0 Yesus bisa berkata kepada kepala rumah ibadat itu: \u201cpulanglah anakmu sudah hidup kembali\u201d.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nTetapi tadi, Pemimpin rumah ibadah itu memohon: \u201c &#8230; <em><u>datanglah<\/u> dan letakkan tangan-Mu di atasnya &#8230;<\/em>\u201d. \u00a0\u00a0Ia minta Yesus datang ke rumahnya.\u00a0 Dia minta Yesus masuk ke dalam persoalan yang sedamg dihadapiya.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nDoa seperti itu jarang kita lakukan.\u00a0 Sering kali ketika kita berdoa kita minta Tuhan\u00a0 membawa kita keluar dari persoalan yang sedang kita hadapi.\u00a0 Kita minta Tuhan menolong kita keluar dari masalah keuangan yang sedang melanda keluarga kita.\u00a0 Kita minta Tuhan menolong kita dilepaskan dari sakit penyakit yang sedang mendera tubuh kita.\u00a0 Dan banyak permohonan lain lagi yang bernuansa meminta Tuhan membawa kita keluar dari kesulitan yang sedang kita hadapi. \u00a0Tidak ada yang salah dalam doa seperti itu.\u00a0 Tetapi sebelum berdoa minta Tuhan membawa kita keluar dari persoalan yang kita hadapi,\u00a0 kita perlu juga meminta Yesus datang ke dalam persoalan kita.\u00a0 Itulah yang dilakukan\u00a0 pemimpim rumah ibadat tersebut.\u00a0 <u>Dia datang menyembah Yesus<\/u> dan meminta Yesus datang ke rumahnya, ke dalam persoalan yang sedang dia hadapi.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nDari peristiwa ini kita belajar bahwa sebelum kita berdoa minta keluar dari persoalan kita,\u00a0 sebaiknya kita sadar akan kebesaran, kasih dan kuasa Yesus, meyembah-Nya, dan kemudian meminta Yesus datang.\u00a0 Seringkali mujizat tidak terjadi karena kita belum minta Yesus \u201c<em>datang<\/em>\u201d.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nKita tidak tahu berapa jarak antara rumah Kepala Rumah Ibadat itu dengan tempat dia memanggil Yesus.\u00a0 Seandainya pemimpin \u00a0rumah ibadat itu tidak minta Yesus datang ke rumahnya dan dia harus berjalan sendiri pulang ke rumahnya, kita bisa membayangkan bagaimana perasaannya ketika dia mendekati rumahnya dan melihat orang orang telah berkumpul di rumahnya, \u00a0dan orang-orang telah meniup seruling tanda duka.\u00a0 Atau ketika dia mendekati rumahya dan orang bertanya kemana saja dia hari itu, dan dia menjawab dia pergi mendatangi Tuhan Yesus minta Yesus membangkitkan anaknya.\u00a0 Kita membaca dalam teks\u00a0 bahwa orang menertawakan dia.\u00a0 Untunglah dia mengundang Yesus ke rumahnya sehingga dia tetap tabah dan percaya bahwa Yesus dapat menolong dia.\u00a0 Dan imannya tidak sia-sia. Tuhan Yesus membangkitkan anaknya hidup kembali.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nKita perlu berdoa dan menyadari kuasa, kebesaran dan kasih Yesus, meyembah-Nya, dan minta Tuhan datang ke tempat kita atau ke masalah kita, mengulurkan tangan-Nya, membuat hal-hal buruk menjadi baik lagi.\u00a0 Kita perlu minta Yesus datang ke dalam masalah kita agar Dia memberi kita jalan keluar.\u00a0 Kita perlu minta Yesus datang ke dalam persoalan kita sebab Dia mampu mengubah situasi yang kita hadapi. \u00a0Kalau kita hanya berfokus pada permohonan minta kita keluar dari kesulitan kita,\u00a0 kita bisa frustasi sebab <u>waktu Tuhan bukan waktu kita<\/u>.\u00a0 \u00a0Tidak jarang kita harus menuggu lama baru Tuhan menjawab doa kita.\u00a0 Tetapi kalau kita minta Tuhan datang ke dalam masalah yang sedang kita hadapi,\u00a0 maka Dia akan menyertai kita sampai mujizat-Nya terjadi seperti yang dialami oleh kepala rumah ibadat itu.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nKehadiran Tuhan Yesus dalam persoalan kita dapat menolong kita semakin kuat dalam iman.\u00a0 Dia dapat menolong kita tetap tenang menghadapi badai sekalipun.\u00a0 Saya menutup renugan harian ini dengan mengutip sebagian ayat dari Yesaya 43:1-3:<strong><em> \u201c<\/em><\/strong><strong><em>Janganlah takut, sebab Aku telah menebus engkau, Aku telah memanggil engkau dengan namamu, engkau ini kepunyaan-Ku.\u00a0<\/em><\/strong><strong><em>A<\/em><\/strong><strong><em>pabila engkau menyeberang melalui air, Aku akan menyertai engkau, atau melalui sungai-sungai, engkau tidak akan dihanyutkan; apabila engkau berjalan melalui api, engkau tidak akan dihanguskan, dan nyala api tidak akan membakar engkau.\u00a0<\/em><\/strong><strong><em>Sebab Akulah TUHAN, Allahmu, Yang Mahakudus, Allah Israel, Juruselamatmu.<\/em><\/strong><strong><em>\u201d\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/em><\/strong><br \/>\n<em><font style=\"color: blue;\" size=\"-1\">(JET27112020)<\/font><\/em>\n<\/p>\n<p><strong>Pokok Doa:<\/strong><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Doakan Pemerintah Indonesia dalam hal ini Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dalam rangka menyiapkan belajar tatap muka untuk SD,SMP, SMA dan Perguruan Tinggi dapat segera dilaksankan tetap taat aturan sesuai protokol kesehatan;<\/li>\n<li>Doakan GBIK dalam membina iman kerohanian Jemaat tetap berjalan dengan baik para Pendeta,Diakon petugas tidak jenuh tetap semangat penuh tanggung jawab untuk kemuliaan Tuhan;<\/li>\n<li>Doakan Jemaat GBIK semakin hari semakin dewasa Iman nya , bertumbuh dan berbuah untuk GerejaNya.<\/li>\n<\/ol>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cSementara Yesus berbicara demikian kepada mereka, datanglah seorang kepala rumah ibadat, lalu menyembah Dia dan berkata: &#8220;Anakku perempuan baru saja meninggal, tetapi datanglah dan letakkanlah tangan-Mu atasnya, maka ia akan hidup.\u201d (Matius 9:18) Dalam Injil Matius 9:18-26 ini kita membaca peristiwa ketika seorang pemimpin rumah ibadat datang kepada Tuhan Yesus.\u00a0 Dia meminta Yesus datang ke&#8230;<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on wp_trim_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":2441,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-3491","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-srhi-santapan-rohani-hari-ini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3491","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3491"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3491\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3493,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3491\/revisions\/3493"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2441"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3491"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3491"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3491"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}