{"id":3236,"date":"2020-10-06T00:29:53","date_gmt":"2020-10-05T17:29:53","guid":{"rendered":"http:\/\/gbik.info\/?p=3236"},"modified":"2020-10-06T09:12:21","modified_gmt":"2020-10-06T02:12:21","slug":"srhi-6-okt-20-yosia-pemuda-yang-hebat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/2020\/10\/06\/srhi-6-okt-20-yosia-pemuda-yang-hebat\/","title":{"rendered":"SRHI 6 OKT 20 &#8211; YOSIA, PEMUDA YANG HEBAT"},"content":{"rendered":"<blockquote class=\"wp-block-quote\" style=\"text-align: center;\"><p><em><strong>\u201cPada tahun kedelapan pada masa pemerintahannya, ketika ia masih muda belia, ia mulai mencari Allah Daud, bapa leluhurnya, dan pada tahun kedua belas ia mulai mentahirkan Yehuda dan Yerusalem dari pada bukit-bukit pengorbanan, tiang-tiang berhala, patung-patung pahatan dan patung-patung tuangan\u201d<br \/>\n<cite> (2 Taw. 34:3)<\/cite><\/strong><\/em><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nAyat firman Tuhan di atas adalah perihal Yosia, raja di Yerusalem yang memerintah pada usia yang sangat muda, yaitu saat ia berumur delapan tahun dan menjadi seorang raja yang memerintah selama tiga puluh satu tahun. Meskipun ia menjadi seorang raja oleh karena trah keluarga, namun bagi saya pribadi, Yosia adalah seorang pemuda yang sangat hebat. Kehebatan Yosia, raja Yerusalem itu bukan semata-mata karena ia raja di usia belia, bukan terletak pada caranya ia memimpin rakyatnya atau lamanya ia memerintah, tetapi oleh karena tekadnya untuk mencari Allah Daud, bapa leluhurnya di masa mudanya. Padahal kita tahu bahwa pada umumnya atau layaknya kaum muda dari dulu sampai sekarang adalah bukan untuk mencari Allah melainkan mencari kebebasan dan jati dirinya sebagai anak muda. Namun, sebagai kaum muda Kristen pada umumnya, dan khususnya \u201cKaum Muda Baptis Indonesia\u201d Gereja Baptis Indonesia Kebayoran patut menyimak beberapa hal penting mengapa masa muda adalah masa yang tepat untuk mencari Allah.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li><strong>Masa muda adalah dasar yang tepat bagi Allah untuk memulai sesuatu dalam diri seseorang.<\/strong> Biasanya kaum muda adalah masa dimana ia disepelekan orang (1 Sam. 17:33) oleh karena berbagai alasan yang ada, misalnya ketidakstabilan cara hidup, berfikir, dan dalam mengambil keputusan. Namun bagi Allah, masa muda adalah masa yang sangat penting karena masa muda adalah masa yang tepat bagi Allah untuk mempromosikan seseorang demi maksud dan tujuan-Nya (1 Raj. 3:7), masa muda adalah permulaan dari sukses seseorang, ibarat fajar adalah permulaan dari suatu hari (Pkh. 11:10), masa muda adalah masa dimana seseorang memiliki semangat yang tinggi untuk melakukan sesuatu, baik dalam hal yang baik maupun yang jahat (Mzm. 119:9), dan masa muda adalah masa yang tepat untuk menerima didikan (Ams. 22:6).<\/li>\n<li><strong>Bagaimana Kaum muda Kristen, khususnya Kaum Muda Baptis Indonesia &#8211; Gereja Baptis Indonesia Kebayoran dapat mencari Allah dan hidup berkenan kepada-Nya? <\/strong>Untuk dapat mencari Allah dan hidup berkenan kepada Allah yang harus dilakukan oleh Kaum Muda Kristen, khususnya Kaum Muda Baptis Indonesia \u2013 Gereja Baptis Indonesia Kebayoran adalah dengan tidak menganggap bahwa masa muda adalah masa yang belum tepat bagi Allah seperti yang pada umumnya dipahami dan disampaikan oleh orang-orang tertentu (1 Sam. 17:33), menyadari bahwa masa muda adalah masa yang tidak akan pernah terulang lagi untuk melakukan segala sesuatu (Pkh. 12:1), kuam muda tidak membiarkan kegagalan masa lalu menghambat langkah maju di dalam iman kepada Allah (Mzm. 25:7), kaum muda menjauhkan diri dari tindakan yang bodoh (Ams. 22:15), kaum muda memagari hidupnya dengan firman Allah (Mzm. 119:9), kaum muda menjadi teladan dalam perbuatan, tingkah laku, kesetiaan dan kesucian (1 Tim. 4:12).<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nJadi jika beberapa hal penting di atas dapat dipahami dan dilakukan niscaya setiap orang muda akan menjadi pemuda yang hebat dan berkenan bagi dirinya sendiri, sesama, orang tua, keluarga, gereja, bangsa serta bagi Allah. Amin, Tuhan Yesus memberkati.<br \/>\n<em><font style=\"color: blue;\" size=\"-1\">(AP06102020)<\/font><\/em>\n<\/p>\n<p><strong>Pokok Doa:<\/strong><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Doakan DKI dalam mempersiapkan ,menanggulangi banjir di musim penghujan sudah tiba tetap fakus dalam program nya perawatan tanggul, waduk,sungai dan saluran saluran air sehingga Jakarta bebas dari bencana banjir;<\/li>\n<li>Doakan GBIK dalam menyusun kalender Gereja tahun 2021 dan para petugas pelaksana Tuhan mengirimkan orang orang yg setia, komitmen,bertanggung jawab atas panggilanya untuk pekerjaan Tuhan;<\/li>\n<li>Doakan Jemaat GBIK selalu memperbaharui hidup kerohanianya melalui pengalaman hidupnya menjadi Dewasa Rohaninya dan memancarkan cahaya kasih Kristus.<\/li>\n<\/ol>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cPada tahun kedelapan pada masa pemerintahannya, ketika ia masih muda belia, ia mulai mencari Allah Daud, bapa leluhurnya, dan pada tahun kedua belas ia mulai mentahirkan Yehuda dan Yerusalem dari pada bukit-bukit pengorbanan, tiang-tiang berhala, patung-patung pahatan dan patung-patung tuangan\u201d (2 Taw. 34:3) Ayat firman Tuhan di atas adalah perihal Yosia, raja di Yerusalem yang&#8230;<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on wp_trim_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":3239,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-3236","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-srhi-santapan-rohani-hari-ini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3236","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3236"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3236\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3240,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3236\/revisions\/3240"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3239"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3236"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3236"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3236"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}