{"id":3228,"date":"2020-10-03T00:58:14","date_gmt":"2020-10-02T17:58:14","guid":{"rendered":"http:\/\/gbik.info\/?p=3228"},"modified":"2020-10-02T21:04:31","modified_gmt":"2020-10-02T14:04:31","slug":"srhi-3-okt-20-merendahkan-diri-kita-ditinggikan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/2020\/10\/03\/srhi-3-okt-20-merendahkan-diri-kita-ditinggikan\/","title":{"rendered":"SRHI 3 OKT 20 &#8211; MERENDAHKAN DIRI, KITA DITINGGIKAN"},"content":{"rendered":"<blockquote class=\"wp-block-quote\" style=\"text-align: center;\"><p><em><strong>\u201cDan barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan, dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan\u201d<br \/>\n<cite> (Matius 23:12)<\/cite><\/strong><\/em><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nBanyak di antara kita terkecoh oleh judul di atas &#8220;merendahkan diri, kita ditinggikan&#8221;. Tinggi dan rendah adalah 2 kata yang berlawanan. Di dalam kehidupan juga demikian, kadang prilaku kita tidak sesuai dengan kepercayaan iman kita. Waktu di gereja kita bisa mengajar dan belajar dengan baik. Tetapi dalam kehidupan diluar, kita tidak bisa memberi contoh yang sesuai dengan apa yang sudah diajarkan. Dengan kepandaian, jabatan, kekayaan bisa menjadikan kita tinggi hati dan sombong. Sehingga kita mau didahulukan, mau di-nomor satu kan dan anti ditegur. Pada kitab Matius pasal 23: 11-12, Yesus berkata kepada orang banyak dan murid-murid Nya : \u201cBarangsiapa terbesar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu dan barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan\u201d.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nPara ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi yang merasa memiliki nilai tersendiri, sehingga dikecam oleh Yesus. Ayat di atas muncul ketika Yesus mengkritik orang-orang Farisi dan ahli Taurat. Mereka mengajarkan hukum Musa dan bertugas sebagai penentu atau hakim bagi bangsa Israel, tetapi mereka sendiri tidak melakukannya.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nMereka memang mengajarkan Taurat tentang kebenaran, mengajarkan supaya setiap orang berperilaku benar. Namun, perilaku mereka sendiri tidak benar. Mereka tidak melakukan hal-hal yang semestinya mereka lakukan sebagai konsekuensi pengajaran mereka. Dengan menempatkan diri sebagai rabbi, para ahli Taurat juga menempatkan diri sebagai pusat segalanya, yang tahu segalanya. Artinya mereka meninggikan diri dengan merebut kedaulatan Allah, dengan segala kesombongannya. Mereka telah bermusuhan dengan Allah, sebab Allah tidak berkenan terhadap orang yang sombong, yang hanya gemar meninggikan diri.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nWujud kerendahan hati seorang bukan hanya dengan cara tutur kata yang lemah lembut. Kerendahan hati ini menyangkut sikap hati, bukan bagaimana penampilan diri. Suatu kesadaran bahwa diri kita bukanlah apa-apa, merupakan salah satu wujud kerendahan hati. Jika seseorang menyadari kalau dirinya bukan apa-apa, maka apa pun yang ada padanya bukan dianggap sebagai miliknya. Maka pengendalian diri dari dalam, menjadi sesuatu yang paling penting. Oleh karena itulah, setiap orang Kristen seharusnya mencerminkan suatu kerendahan hati dengan belajar Firman Tuhan, memberitakan Firman Tuhan dan melayani Tuhan dan sesama sebagai saudara. Pelayanan dengan iman kepada Yesus dan dilakukan dengan hati yang tulus, maka kita akan menjadi yang terbesar ( Matius 23:11 ).\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nKita melayani sesama dengan tidak memandang jabatan, status sosial dan semua sama adalah ciptaan-Nya. Fokusnya adalah ajaran dan perintah Yesus yang memberikan anugerah keselamatan kepada kita.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nMaka DIA akan mengangkat kita, jika kita merendahkan diri.\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nTuhan Yesus memberkati.<br \/>\n<em><font style=\"color: blue;\" size=\"-1\">(MS03102020)<\/font><\/em>\n<\/p>\n<p><strong>Pokok Doa:<\/strong><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Doakan Indonesia dalam hal ini Persekutuan Gereja Indonesia menjadi wadah yang dapat menyuarakan kebenaran Firman Tuhan dan tidak terintervensi terpengaruh dinamika yg bertentangan dengan kebenaran Illahi;<\/li>\n<li>Doakan GBIK tetap mengembangkan pembelajaran tata kelola Gereja Tuhan yang benar agar anggota jemaat dapat menopang dalam pelayananya;<\/li>\n<li>Doakan Jemaat yang saat ini sakit yg ada di rumah sakit maupun di rawat di rumahnya tetap dalam perlindungan Tuhan dapat sembuh sehat kembali.<\/li>\n<\/ol>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cDan barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan, dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan\u201d (Matius 23:12) Banyak di antara kita terkecoh oleh judul di atas &#8220;merendahkan diri, kita ditinggikan&#8221;. Tinggi dan rendah adalah 2 kata yang berlawanan. Di dalam kehidupan juga demikian, kadang prilaku kita tidak sesuai dengan kepercayaan iman kita. Waktu di gereja kita&#8230;<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on wp_trim_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on wp_trim_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":2829,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-3228","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-srhi-santapan-rohani-hari-ini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3228","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3228"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3228\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3230,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3228\/revisions\/3230"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2829"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3228"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3228"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbik.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3228"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}